Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Desa Prayon: Kecil dalam Wilayah, Besar dalam Kebersamaan dan Potensi

    Agustus 20, 2026

    72 Karhutla Terjadi di Samarinda, Pemkot Sebut 99 Persen Dipicu Aktivitas Manusia

    Agustus 20, 2026

    Cegah Narkoba Sejak Dini, Ismail Latisi Dorong Edukasi Antinarkoba Masuk Kurikulum Sekolah

    Agustus 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Kurikulum Merdeka Perlu Dikaji Ulang Sesuai Keberagaman Indonesia
    DPRD Kaltim

    Kurikulum Merdeka Perlu Dikaji Ulang Sesuai Keberagaman Indonesia

    LarasBy LarasNovember 12, 202401 Min Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Sapto Setyo Pramono.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Sapto Setyo Pramono menyoroti penerapan Kurikulum Merdeka yang menurutnya perlu dikaji ulang.

    Sapto berpendapat bahwa kurikulum ini harus disesuaikan dengan keberagaman karakteristik masyarakat Indonesia yang berbeda-beda, mulai dari aspek budaya hingga jumlah penduduk.

    “Indonesia ini memiliki keberagaman yang luas. Kurikulum tidak bisa disamakan di seluruh wilayah,” ungkap Sapto dalam diskusi dengan Ketua Komisi X DPR RI Hetifah membahas pentingnya adaptasi kurikulum terhadap konteks pendidikan di Indonesia, belum lama ini.

    Menurutnya, Kurikulum Merdeka mungkin cocok diterapkan di negara dengan homogenitas penduduk yang tinggi, tetapi di Indonesia yang memiliki lebih dari 200 juta penduduk dan ribuan budaya, hal ini perlu penyesuaian khusus.

    “Di negara seperti Swiss yang penduduknya sedikit, mungkin mudah diterapkan. Tapi di sini situasinya berbeda,” jelasnya.

    Sapto juga mengusulkan agar pendekatan Kurikulum Merdeka dikembangkan dengan mempertimbangkan kondisi tiap daerah.

    Menurutnya, sistem pendidikan seharusnya memberi apresiasi bagi siswa yang belajar keras dan berhasil, serta memastikan ada penyesuaian lokal agar kurikulum bisa diterima masyarakat.

    “Siswa yang tekun seharusnya mendapat nilai baik, tanpa adanya penyeragaman yang membatasi potensi mereka,” katanya.

    Sapto berharap ada evaluasi komprehensif agar Kurikulum Merdeka bisa diadaptasi dengan tepat sesuai kebutuhan pendidikan di Indonesia, yang kaya akan keberagaman budaya dan karakter masyarakat.

    DPRD Kaltim Kurikulum Merdeka Sapto Setyo Pramono
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    KMBS Dituntut Buktikan Pengelolaan Lembuswana Tak Kalah dari Swasta

    Agustus 19, 2026

    DPRD Kaltim Soroti Izin MBLB Bisa 400 Hari, Aktivitas Tambang Tanpa Izin Masih Ditemukan

    Agustus 18, 2026

    Jahidin Soroti Dugaan Permainan Lelang Proyek, Minta Polda dan Kejati Kaltim Turun Tangan

    Agustus 10, 2026

    Hasanuddin Mas’ud Bongkar Potensi PAD Kaltim dari Pajak Alat Berat hingga Air Permukaan

    Agustus 10, 2026

    Hak Angket Gubernur Kaltim Masih Menggantung, DPRD Belum Jadwalkan Pembahasan

    Agustus 3, 2026

    Sekolah Masih Menumpang, DPRD Kaltim Minta Anggaran Pendidikan Fokus Tuntaskan Infrastruktur

    Juli 27, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Desa Prayon: Kecil dalam Wilayah, Besar dalam Kebersamaan dan Potensi

    Ratu ArifanzaAgustus 20, 2026

    Di antara wilayah Kecamatan Muara Komam, Desa Prayon hadir sebagai salah satu desa dengan wilayah…

    72 Karhutla Terjadi di Samarinda, Pemkot Sebut 99 Persen Dipicu Aktivitas Manusia

    Agustus 20, 2026

    Cegah Narkoba Sejak Dini, Ismail Latisi Dorong Edukasi Antinarkoba Masuk Kurikulum Sekolah

    Agustus 20, 2026

    Pengabdian Dosen Dorong Penguatan Identitas Mamanda Kutai melalui Ecological Dramaturgy

    Agustus 20, 2026

    Ismail Latisi Soroti Kekurangan Guru di Samarinda, Dorong Pengangkatan ASN

    Agustus 20, 2026
    1 2 3 … 3,287 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.