Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Target Eliminasi 2030, Penanganan TBC dan HIV/AIDS di Samarinda Perlu Kolaborasi

    April 13, 2026

    Dari Toko Karpet Sepi ke Galeri Seni, Perjuangan Ramadhan Bangun Pameran Ilustrasi Terbesar di Kaltim Tanpa Dukungan Dana

    April 13, 2026

    Kasus TBC Masih Tinggi, Pemkot Samarinda Siapkan Perda Penanggulangan

    April 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»Klaim BPJS Rumah Sakit di Riau Tertunggak Hingga Rp1 Triliun
    Nasional

    Klaim BPJS Rumah Sakit di Riau Tertunggak Hingga Rp1 Triliun

    SeliBy SeliJuli 8, 202103 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Rumah Sakit Aulia, Panam Pekanbaru Riau
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Pekanbaru – Sejumlah rumah sakit (RS) di Riau belum mendapat pembayaran klaim penanganan Covid-19 yang melalui BPJS Kesehatan bahkan besarannya hingga hampir mencapai Rp1 triliun.

    Beberapa RS di Riau sangat berharap kepada pemerintah pusat untuk membantu membayarkan klaim penanganan Covid-19. Dimana total penagihan tersebut diperkirakan mencapai hampir Rp1 triliun untuk tahun 2020 dan 2021 ini.

    “Tunggakan BPJS Kesehatan kepada rumah sakit di Riau mencapai hampir Rp1 triliun,” ungkap Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Daerah Riau, dr. Nuzelly Husnedi melalui siaran pers kepada redaksi ini, Kamis (8/7/2021)

    Namun demikian, ia belum memperoleh berapa rincian tunggakan pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kepada masing-masing rumah sakit di Riau yang menangani Covid-19.

    Disamping itu, pihaknya telah mengirim surat kepada Menteri Kesehatan terkait tunggakan tersebut. Namun dalam surat tersebut tunggakan yang disampaikan hanya untuk tahun 2020 yaitu sebesar Rp593 miliar.

    Pada sebelumnya, Gubernur Riau Syamsuar mengatakan bahwa dirinya sangat berharap agar pemerintah pusat segera menyelesaikan klaim BPJS kesehatan RS di Riau yang menangani pasien Covid-19.

    “Jika tadi diberi kesempatan bicara, kami akan menanyakan terkait klaim rumah sakit yang seharusnya segera dibayar,” kata Syamsuar usai mengikuti rapat koordinasi terbatas (Rakortas) evaluasi pelaksanaan PPKM mikro diperketat yang dipimpin Menko Perekonomian secara virtual, di Gedung Daerah Riau, Jalan Diponegoro Pekanbaru, Rabu (7/7/2021).

    Menurutnya, penyelesaian terkait klaim rumah sakit ini harus menjadi prioritas karena ini berkaitan dengan kebutuhan rumah sakit.

    Pasalnya dalam rapat virtual tersebut turut hadir Menteri Keuangan sehingga bisa menjadi momen yang pas untuk membahas persoalan ini.

    “Itu nomor satu yang harus menjadi prioritas. Tapi saya tidak bisa ngomong karena tak diberi kesempatan bicara. Padahal tadi Menteri Keuangan hadir dalam rapat virtual. Karena sekarang rumah sakit membutuhkan itu (pembayaran klaim BPJS di RS),” jelasnya.

    Dalam rakortas itu, Syamsuar mengaku Menteri Keuangan yang hadir dalam rapat memang sudah menyampaikan, bahwa masalah klaim ini segera diselesaikan. Namun belum ada kepastian kapan akan diselesaikan.

    “Tadi klaim yang disampaikan Ibu (Menteri Keuangan) akan diselesaikan. Tapi kita belum tahu kapan akan diselesaikan,” ujarnya.

    Pada Selasa (6/7/2021), Wakil Wali Kota Pekanbaru, Ayat Cahyadi juga menyebutkan sejumlah rumah sakit di Pekanbaru belum menerima pembayaran tagihan penanganan Covid-19.

    “Keluhan kami, klaim kepada BPJS untuk tagihan penanganan Covid-19 belum cair. Menurut laporan Dinas Kesehatan Pekanbaru, bahkan ada dari tahun 2020 belum dibayar,” kata Ayat kepada awak media.

    Kata dia, misalnya tunggakan untuk tagihan penanganan Covid-19 di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru. Ia berharap semoga segera dibayar tunggakan tersebut. 

    “Lumayan sekali ya, di RSD Madani saja ada Rp18 Miliar, sedangkan ada 21 rumah sakit lain, sudah berapa. Mudah-mudahan segera ya,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Air Jadi Tambang Baru, Gubernur Rudy Mas’ud Genjot Pajak Permukaan di Kaltim

    Maret 28, 2026

    Kaltim Bidik Kelapa Genjah sebagai Primadona Baru di Era IKN

    Maret 27, 2026

    Prabowo Terima Kritik, Dorong Peran Devil’s Advocate untuk Uji Kebijakan

    Maret 20, 2026

    Prabowo Soroti Budaya Laporan Asal Bapak Senang, Tekankan Pentingnya Kejujuran Data

    Maret 20, 2026

    Hilal Tak Terpantau di 170 Titik, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H di Hari Sabtu

    Maret 19, 2026

    Menaker Yassierli Tinjau Posko THR Idulfitri 2026

    Maret 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Target Eliminasi 2030, Penanganan TBC dan HIV/AIDS di Samarinda Perlu Kolaborasi

    Andika SaputraApril 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Upaya penanggulangan Tuberkulosis (TBC) dan HIV/AIDS di Kota Samarinda dinilai memerlukan keterlibatan…

    Dari Toko Karpet Sepi ke Galeri Seni, Perjuangan Ramadhan Bangun Pameran Ilustrasi Terbesar di Kaltim Tanpa Dukungan Dana

    April 13, 2026

    Kasus TBC Masih Tinggi, Pemkot Samarinda Siapkan Perda Penanggulangan

    April 13, 2026

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    April 12, 2026

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026
    1 2 3 … 3,053 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.