Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jangan Bebani Pelaku Usaha, Ketua Komisi II DPRD Samarinda Minta Skema Bagi Hasil Harus Rasional

    April 29, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Distribusi Lapak Pasar, Iswandi Minta Data Pedagang Dibuka Transparan

    April 29, 2026

    Samarinda Targetkan Peringkat Terbaik Program Desa Cantik

    April 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Khawatir Muncul Klaster Baru Covid, Parawansa – Markus Minta KPU Hentikan Proses Verifikasi Faktual Perbaikan
    Daerah

    Khawatir Muncul Klaster Baru Covid, Parawansa – Markus Minta KPU Hentikan Proses Verifikasi Faktual Perbaikan

    AdminBy AdminAgustus 12, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Samuel – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Samarinda – Bakal Pasangan Calon (Bacalon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda Parawansa Assoniwora – Markus Taruk Allo menuntut penghentian proses verifikasi faktual tahap kedua yang dilaksanakan oleh KPU.

    Sebelumnya, Pasangan Parawansa – Markus harus memengumpulkan 75 pendukung per hari dalam beberapa titik dari 9 – 16 Agustus 2020. Pengumpulan tersebut merupakan bentuk perbaikan suara dukungan untuk pasangan Parawansa – Markus dalam tahapan verifikasi faktual.

    Pada konferensi pers yang dilaksanakan Rabu (12/8/2020) malam, pasangan Parawansa – Markus menuntut penghentian proses verfak disebabkan oleh beberapa alasan.

    Salah satunya ialah yakni proses pengumpulan pendukung yang dirasa sulit. Terlebih dalam situasi pandemi di Kota Samarinda yang menurut pasangan Samarinda Berani tersebut sedang berada dalam fase peningkatan jumlah kasus.

    “Bukan kami tak mau, tapi mari kita sama – sama melakukan ini dengan bijak, dan memperhatikan kesehatan masyarakat. Petugas di lapangan janganlah mengeluarkan syarat-syarat yang hanya dalam hitungan hari, ini kan sesuatu permintaan yang tidak mungkin dipenuhi, tapi dipaksa untuk dipenuhi,” sebut Markus Taruk Allo.

    Markus mempermasalahkan syarat dari KPU yang dirasa memberatkan. Sebab menurutnya, dalam kondisi pandemi ini, mayoritas pendukung Parawansa – Markus sulit untuk diajak berkumpul dan berkerumun imbas Covid-19.

    “Jangankan orang lain, keluarga saja susah diajak, sehingga melalui kesempatan ini kami menyampaikan kepada KPU bahwa prinsipnya kami menghargai segala aturan yang dikeluarkan oleh KPU, cuma seharusnya peraturan tersebut menyesuaikan dengan kondisi,” sambung Markus.

    Senada dengan Parawansa mengatakan bahwa jangan sampai pengumpulan pendukung akan menyebabkan klaster epidemi baru.

    “Jangan sampai hal tersebut menimbulkan klaster baru di masyarakat. Kami minta keputusan alternatif yang dikeluarkan, tidak hanya mengacu pada aturan pedoman teknis penyerahan dukungan bacalon perorangan, karena ini acuan peraturan yang di awal, belum terupdate dan menyesuaikan kondisi pandemi saat ini,” sebut Parawansa.

    Maka dalam hal tersebut. Parawansa juga mengatakan bahwa pihaknya menuntut KPU untuk tidak melakukan perubahan status pendukung dalam dokumen B11KWK sampai KPU memberikan solusi atas permasalahan yang mereka alami.

    “Ini tidak mungkin kami selesaikan berdasarkan pertimbangan, keluhan dan ketakutan masyarakat serta pendukung kami yang terigester dalam form B11KWK, ” sambung Parawansa.

    Ketika ditanyakan mengenai apakah ada kemungkinan mereka akan mundur. Parawansa menampik. Ia mengatakan bahwa pihaknya hanya meminta untuk mengkaji dan mempertimbangkan ulang mekanisme verifikasi faktual perbaikan. Pertimbangan KPU dalam situasi yang ia rasa extraordinary (luar biasa).

    “Kami tidak mundur, kami hanya meminta supaya ada pertimbangan-pertimbangan extraordinary yang terjadi di kita. Kita mengharapkan mereka (KPU) bijak melihat situasi dan faktor lapangan,” pungkas Parawansa.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Jangan Bebani Pelaku Usaha, Ketua Komisi II DPRD Samarinda Minta Skema Bagi Hasil Harus Rasional

    April 29, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Distribusi Lapak Pasar, Iswandi Minta Data Pedagang Dibuka Transparan

    April 29, 2026

    DPRD Samarinda Nilai Kinerja Perumdam Lampaui Target PAD, Layanan Air Capai 84 Persen

    April 28, 2026

    DPRD Dorong Percepatan Layanan Air Bersih, Target 100 Persen Diminta Tak Tunggu 2029

    April 28, 2026

    Harga Solar Industri Tembus Rp30 Ribu, DPRD Waspadai Dampak ke Operasional Perumdam

    April 28, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Kualitas Layanan Perumdam Meski Capaian Sudah 84 Persen

    April 28, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jangan Bebani Pelaku Usaha, Ketua Komisi II DPRD Samarinda Minta Skema Bagi Hasil Harus Rasional

    Andika SaputraApril 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Iswandi mengingatkan…

    DPRD Samarinda Soroti Distribusi Lapak Pasar, Iswandi Minta Data Pedagang Dibuka Transparan

    April 29, 2026

    Samarinda Targetkan Peringkat Terbaik Program Desa Cantik

    April 29, 2026

    Perkuat Data dari Akar, BPS Samarinda Dorong Program Desa Cantik untuk Wujudkan Satu Data Indonesia

    April 29, 2026

    Pemkot Samarinda Dorong Aparatur Jadi Penghasil Data Akurat

    April 29, 2026
    1 2 3 … 3,080 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.