Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    WiFi Gratis di Sejumlah Titik Bontang Terganggu akibat Kabel Fiber Optik Terputus

    Agustus 12, 2026

    Pawai HUT RI ke-81 Ditiadakan, Andi Harun Alihkan Kegiatan ke Kelurahan

    Agustus 12, 2026

    Daya Beli Belum Pulih, Andi Harun Pastikan PBB Samarinda Tak Dinaikkan

    Agustus 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lainnya»Ketum JMSI Kawal Kebijakan Prabowo tentang Food Sovereignty dan Good Neighbour
    Lainnya

    Ketum JMSI Kawal Kebijakan Prabowo tentang Food Sovereignty dan Good Neighbour

    SittiBy SittiNovember 26, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Umum JMSI Teguh Santosa menyerahkan piagam kepada Wakil Duta Besar Korea Park Soo-Deok dalam Seminar Internasional "Improving Indonesia-Korea Relationship in Prabowo Administration".
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

     

    Insitekaltim, Jakarta – Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Teguh Santosa mengajak masyarakat pers nasional untuk memberikan perhatian serius terhadap dua kebijakan utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yakni food sovereignty (kedaulatan pangan) dan good neighbour (tetangga yang baik).

    Hal ini disampaikan Teguh dalam sambutannya pada seminar internasional bertajuk “Improving Indonesia-Korea Relationship in Prabowo Administration, from Food Sovereignty to Good Neighbour” yang digelar di Hall Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (26/11/2024). Seminar tersebut diselenggarakan JMSI bekerja sama dengan KoreaKini.id.

    “Kedaulatan pangan bukan hanya soal memastikan ketersediaan pangan, tetapi juga menguasai teknologi dan produksi pangan, serta memberdayakan masyarakat untuk mengamankan rantai makanan secara inklusif,” ujar Teguh.

    Kedaulatan pangan dapat dimaknai sebagai kebijakan masif untuk memperkuat sektor pertanian, mendukung kelompok petani, dan membangun pedesaan. Teguh juga mengaitkan kebijakan ini dengan prinsip good neighbour, yakni pedoman kebijakan luar negeri yang menekankan kolaborasi di tengah dinamika internasional yang semakin kompleks.

    “Kedaulatan pangan memberikan ruang bagi Indonesia untuk memainkan politik bebas aktif sekaligus menjadi tetangga yang baik di kancah internasional,” jelasnya.

    Teguh menilai pentingnya menjadikan Korea Selatan, sahabat lama Indonesia, sebagai referensi dalam mendalami food sovereignty dan good neighbour. Menurutnya, kerja sama kedua negara di berbagai bidang dapat menjadi contoh praktik terbaik dalam memperkuat hubungan bilateral untuk kesejahteraan bersama.

    “Kami percaya ada best practices yang bisa diambil dari pengalaman Korea Selatan untuk meningkatkan kualitas hubungan bilateral di era baru pemerintahan Prabowo Subianto,” tegasnya.

    Seminar internasional ini dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Deputi Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian PPN Vivi Yulaswati, Wakil Duta Besar Republik Korea (Korea Selatan) Park Soo-Deok, dan Direktur Jenderal Amerika-Eropa Kemenlu RI Umar Hadi.

    Pembicara dalam seminar meliputi Hyungjun Noh dari Rural Development Administration Korea Selatan, Kepala Biro Humas Kementerian Pertanian Moch. Arief Cahyono, peneliti George Mason University Joshua Namtae Park, dan peneliti CSIS Andrew Mantong.

    Melalui diskusi ini, JMSI berharap masyarakat pers dapat mengawal implementasi kebijakan pemerintahan Prabowo yang bertujuan meningkatkan kemandirian pangan dan memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra yang baik di kawasan internasional.

    “Semoga ini menjadi langkah awal untuk mempererat kerja sama dan memastikan kebijakan ini berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tutup Teguh.

    JMSI Ketua Umum JMSI Teguh Santosa Prabowo Subianto
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    The Founding of YouTube A Short History

    Juli 14, 2026

    Elementor #81471

    Juli 2, 2026

    Mengapa Tanah Mengeluarkan Aroma Khas Setelah Hujan? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Juni 7, 2026

    Sekber Tiga Organisasi Media Resmi Terbentuk, Siap Kawal Kebijakan dan Cegah Pemimpin Terseret Hukum

    Mei 1, 2026

    Menelisik Makna Self-Healing Lewat Buku What’s So Wrong About Your Self Healing

    Februari 22, 2026

    GONG XI HAPPY: Lagu Baru Raih Sorotan di Tengah Gelombang Keceriaan Imlek

    Februari 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    WiFi Gratis di Sejumlah Titik Bontang Terganggu akibat Kabel Fiber Optik Terputus

    R’syaAgustus 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Layanan WiFi Gratis di sejumlah titik di Kota Bontang mengalami gangguan. Akses…

    Pawai HUT RI ke-81 Ditiadakan, Andi Harun Alihkan Kegiatan ke Kelurahan

    Agustus 12, 2026

    Daya Beli Belum Pulih, Andi Harun Pastikan PBB Samarinda Tak Dinaikkan

    Agustus 12, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Tunjangan Guru di TK Negeri 2, dari 14 Guru Hanya 2 yang Menerima

    Agustus 12, 2026

    SMPN 28 Samarinda Ajukan Dua RKB, Lab Terpaksa Dipakai untuk Belajar

    Agustus 12, 2026
    1 2 3 … 3,274 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.