Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    Juli 14, 2026

    Efisiensi Anggaran Hambat Program Keluarga Berkualitas, DPPKB Samarinda Ajukan Tambahan Dana

    Juli 14, 2026

    Empat Final Ideal Piala Dunia 2026: Ada Ulangan Qatar 2022 hingga Duel Messi-Yamal

    Juli 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Kendala Geografis, Pendataan Lengkap UMKM Di Kutim Belum Mencapat Target
    Advertorial

    Kendala Geografis, Pendataan Lengkap UMKM Di Kutim Belum Mencapat Target

    AdminBy AdminJuni 14, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi

    Insitekaltim,Sangatta – Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Diskop UMKM) Kutai Timur, sudah melakukan pendataan UMKM 2022 sebanyak 1.104 orang per 9 Juni 2022.

    Pendataan lengkap UMKM merupakan program dari Kemenkop UMKM sebagai upaya membangun basis data tunggal UMKM. Secara nasional, Kemenkop UMKM menargetkan sebanyak 14,5 juta UMKM.

    “Targetnya kami 16 ribu UMKM, yang terdata per 9 Juni 2022 ini baru mencapai 1.104 UMKM,” ungkap Kepala Diskop UMKM Kutim, Darsafani melalui Kabid UMKM, Suwandi di ruangannya, Kantor Diskop UMKM Kutim, Kawasan Bukit Pelangi, Senin (13/6/2022)

    Pendataan tersebut diberi tenggang waktu hingga September 2022 mendatang. Pihaknya telah menugaskan sebanyak 32 orang sebagai enumerator (petugas lapangan), yang terdiri dari pegawai Diskop UMKM dan masyarakat.

    Suwandi mengaku dalam pelaksanaan pendataan lengkap UMKM ini mengalami beberapa kendala.

    “Salah satu kendalanya yaitu letak geografis Kutim yang cukup luas dan jangkauannya tidak mudah mengingat infrastruktur dan blank spot masih ada yang belum memadai,” urainya.

    Pasalnya, dalam pendataan tersebut digunakan sistem yang terintegrasi dengan pusat sehingga memerlukan jangkauan internet yang memadai.

    Selain itu juga ia mengaku bahwa sistem yang digunakan mengalami beberapa kali perubahan sehingga harus melakukan penyesuaian kembali.

    “Sistem atau aplikasi yang digunakan juga sering mengalami perubahan, kira-kira sudah 3 kali ganti, itu juga yang membuat hambatan,” pungkasnya.

    Sasaran pendataan lengkap dilakukan kepada seluruh jenis UMKM kecuali di bidang pertanian atau perkebunan dan pedagang kaki lima yang berpindah tempat. Misalnya petani padi atau sayuran yang langsung menjual hasil panennya serta pedagang bakso keliling.

    “Nah yang didata itu pedagang kaki lima yang menetap atau semi menetap, contoh orang yang jualan di pasar,” tutupnya.

    Blank sport Geogarfis infrastruktur UMKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    Juli 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    Juli 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    Juli 9, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    Juli 8, 2026

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    Juli 8, 2026

    Andalkan Aplikasi Lawas 2024, Penentuan Jarak Domisili SPMB Samarinda Ternyata Masih Manual

    Juli 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    Nur AjijahJuli 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Angka prevalensi stunting di Kota Samarinda terus menunjukkan tren penurunan, dari 20…

    Efisiensi Anggaran Hambat Program Keluarga Berkualitas, DPPKB Samarinda Ajukan Tambahan Dana

    Juli 14, 2026

    Empat Final Ideal Piala Dunia 2026: Ada Ulangan Qatar 2022 hingga Duel Messi-Yamal

    Juli 14, 2026

    BUMRT Bakal Kelola Kandang Anti Bau, Varia Niaga Siapkan Model Bisnis dan Pendampingan

    Juli 14, 2026

    Efisiensi Anggaran Jangan Sampai Korbankan Mutu Pendidikan Kaltim

    Juli 14, 2026
    1 2 3 … 3,213 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.