Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    April 10, 2026

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Keluhan Jalan Buruk Mendominasi Reses DPRD Kaltim di Kutai Timur
    DPRD Kaltim

    Keluhan Jalan Buruk Mendominasi Reses DPRD Kaltim di Kutai Timur

    Adit MustafaBy Adit MustafaNovember 16, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kaltim, Sulasih.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

     

    Insitekaltim, Samarinda – Dalam rangkaian reses masa sidang, anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) terus bergerak mendengarkan langsung keluhan masyarakat di daerah pemilihan (dapil). Hal ini juga dilakukan oleh Sulasih, wakil rakyat dari Dapil Berau yang menyerap aspirasi di 13 titik di Kabupaten Kutai Timur.

    Sulasih menemui masyarakat di berbagai wilayah, antara lain Kecamatan Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Rantau Pulung, Wahau dan Kongbeng. Salah satu keluhan yang banyak disampaikan adalah terkait pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

    “Untuk yang disampaikan dari kalangan ibu-ibu, mereka berharap UMKM bisa lebih mandiri dan membantu menambah perekonomian keluarga,” ujar Sulasih pada Kamis (14/11/2024).

    Usulan ini menunjukkan tingginya harapan masyarakat, khususnya perempuan, untuk mendapatkan dukungan agar UMKM di daerah bisa berkembang lebih pesat dan mandiri.

    Selain UMKM, infrastruktur tetap menjadi isu utama di daerah. Di Kecamatan Rantau Pulung, warga mengeluhkan buruknya kondisi jalan yang mengganggu mobilitas dan aktivitas sehari-hari.

    “Selama saya reses, keluhan soal infrastruktur jalan ini sangat mendominasi. Rata-rata masyarakat menginginkan perhatian lebih di sektor ini,” ungkap Sulasih.

    Tidak hanya jalan, penerangan di daerah pedalaman juga menjadi kebutuhan mendesak yang disuarakan warga. Beberapa wilayah masih minim lampu jalan, sehingga masyarakat meminta percepatan dalam pemenuhan fasilitas tersebut.

    Masalah lain yang menjadi perhatian serius adalah status administratif salah satu desa di Kecamatan Bengalon. Menurut Sulasih, desa tersebut telah 15 tahun menunggu definitif tetapi hingga kini belum terwujud.

    “Masyarakat di kilometer 102 wilayah Bengalon berharap desa tersebut bisa segera didefinitifkan. Ini menjadi catatan penting yang akan saya bawa ke DPRD,” ujarnya.

    Sulasih menegaskan bahwa semua aspirasi yang ia terima selama reses akan menjadi bahan diskusi dan perjuangan di tingkat DPRD Kaltim. Dari persoalan infrastruktur hingga pengembangan UMKM, ia berkomitmen untuk mendorong kebijakan yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di Kutai Timur.

    Dengan reses ini, diharapkan ada langkah konkret dari pemerintah daerah maupun DPRD untuk menjawab berbagai keluhan yang disampaikan masyarakat, sehingga pembangunan di wilayah-wilayah pedalaman Kaltim bisa lebih merata dan berkeadilan.

    DPRD Kaltim Sulasih UMKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    DPRD Samarinda Ingatkan Standar SPPG, Kualitas Program MBG Harus Diutamakan

    April 8, 2026

    Pemkot Samarinda Investigasi Kenaikan Harga Plastik, UMKM Diminta Gunakan Alternatif

    April 8, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Pengembangan Desa Wisata, Kampung Tenun Samarinda Jadi Percontohan

    Maret 31, 2026

    Dorong UMKM dan Pola Pikir Masyarakat, Samri Tegas Harus Ada Perubahan Strategi Ekonomi

    Maret 25, 2026

    Taman Tanjong Dipadati Pengunjung pada Hari Ketiga Lebaran, Jadi Favorit Wisata Keluarga

    Maret 23, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    Ratu ArifanzaApril 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan kebijakan Work From Home (WFH) akan mulai…

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026

    PAD Samarinda Triwulan I 2026 Lampaui Target, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama

    April 10, 2026

    Pemkot Samarinda Terapkan WFH Setiap Jumat, Andi Harun: Tidak Sekadar Formalitas

    April 10, 2026
    1 2 3 … 3,048 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.