Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    Oktober 6, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Menguat, Dinas Perkebunan Ingatkan Petani Soal Tengkulak

    Oktober 6, 2026

    Kebutuhan Daging Domba Kaltim Buka Peluang Ekonomi bagi Peternak Lokal

    Oktober 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Kebutuhan Daging Domba Kaltim Buka Peluang Ekonomi bagi Peternak Lokal
    Ekonomi

    Kebutuhan Daging Domba Kaltim Buka Peluang Ekonomi bagi Peternak Lokal

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaOktober 6, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Gubernur Kaltim, H Seno Aji saat menerima audiensi jajaran Dewan Pengurus Daerah Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (DPD HPDKI) Kalimantan Timur di ruang rapat Wagub Kaltim, Senin 5/10/2026. (Ist/Pemprov Kaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kebutuhan daging domba di Kalimantan Timur yang mencapai sekitar 1.000 hingga 1.250 ekor per minggu membuka peluang ekonomi bagi peternak lokal. Namun, tingginya permintaan tersebut belum sepenuhnya mampu dipenuhi dari produksi daerah, sehingga Kaltim masih bergantung pada pasokan dari luar daerah, termasuk daging beku dari Jawa hingga domba hidup dari Australia.

    Sekretaris DPD Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) Kaltim, Adung Karyo Sedio Utomo, mengatakan kebutuhan pasar daging domba di Kaltim saat ini diperkirakan mencapai 5.000 hingga 6.000 ekor per bulan.

    Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan masih besarnya ruang bagi peternak lokal untuk mengembangkan usaha sekaligus memperluas pasar komoditas domba di Kaltim.

    “Pangsa pasar daging domba sangat besar untuk kebutuhan konsumsi,” ujar Adung dalam audiensi DPD HPDKI Kaltim bersama Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji di ruang rapat Wagub Kaltim, Senin, 5 Oktober 2026.

    Adung menjelaskan, populasi domba yang dibudidayakan anggota HPDKI maupun peternak lainnya saat ini telah mencapai sekitar 3.000 hingga 4.000 ekor. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan populasi sebelumnya yang berada di kisaran 600 ekor.

    Pengembangan usaha domba, kata dia, juga tidak hanya berorientasi pada penjualan daging. Rantai usaha dapat dikembangkan mulai dari budidaya, pemotongan, pemasaran hingga pengolahan produk. Selain daging, domba juga dapat menghasilkan produk lain seperti pupuk dari kotoran ternak dan susu.

    “Kami melakukan ternak domba mulai dari budidaya, pemotongan, pemasaran hingga pengolahannya. Dan domba tidak hanya hasil daging, tetapi juga pupuk (kotoran) dan susu,” jelasnya.

    Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji mengatakan peluang tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah mendorong swasembada pangan, termasuk pemenuhan kebutuhan daging.

    Ia menyebut kebutuhan daging domba dan kambing di Kaltim masih mengalami kekurangan sekitar 40 hingga 50 persen. Kondisi itu dinilai perlu diantisipasi dengan memperkuat produksi peternak lokal agar ketergantungan terhadap pasokan dari daerah lain dapat dikurangi.

    “Kami berharap HPDKI ini mampu melahirkan peternak-peternak domba yang mandiri, sehingga mendukung percepatan swasembada daging Kaltim,” kata Seno.

    Seno juga mendorong HPDKI untuk lebih intensif memberikan edukasi kepada peternak, termasuk mengenai budidaya dan peluang pasar. Dengan kebutuhan yang masih tinggi, pengembangan peternakan domba dinilai dapat menjadi salah satu peluang usaha bagi masyarakat sekaligus memperkuat rantai ekonomi peternakan di Kaltim.

    Adung Karyo Sedio Utomo Daging Domba Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) Kaltim Pemprov Kaltim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Harga TBS Sawit Kaltim Menguat, Dinas Perkebunan Ingatkan Petani Soal Tengkulak

    Oktober 6, 2026

    Keluhan BBM Berulang, Pemprov Kaltim Akan Turun Pantau Distribusi

    Oktober 4, 2026

    Inflasi Kaltim Tembus 3,98 Persen, Harga Pangan dan Transportasi Jadi Beban Terbesar

    Oktober 2, 2026

    Ratusan Kapal Beraktivitas di Muara Berau, Potensi PAD Kaltim Masih Dihitung

    Oktober 1, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Penguatan Nilai Pancasila di Kalangan Generasi Muda

    Oktober 1, 2026

    DPRD Kaltim Bongkar Gap Kuota Pertalite, Usulan Daerah Dua Kali Lipat

    September 30, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    AminahOktober 6, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur…

    Harga TBS Sawit Kaltim Menguat, Dinas Perkebunan Ingatkan Petani Soal Tengkulak

    Oktober 6, 2026

    Kebutuhan Daging Domba Kaltim Buka Peluang Ekonomi bagi Peternak Lokal

    Oktober 6, 2026

    TNI Siapkan Kluster Pertanian hingga Perikanan, Kaltim Bidik Ketahanan Pangan Berkelanjutan

    Oktober 6, 2026

    PUPR Kaltim Sepakat Cabut Patok di Lahan Warga Jalan Kurnia Makmur dan Blitar

    Oktober 5, 2026
    1 2 3 … 3,375 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.