Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Akan Tarik Kios Pasar Pagi yang Tak Kunjung Ditempati Pedagang Hingga Akhir Agustus

    Juli 14, 2026

    Aduan Warga Berbuah Hasil, PT REA Lanjutkan Kerja Sama Angkutan Sawit dengan 13 BUMDes

    Juli 14, 2026

    Kedekatan Helmi dan Budisatrio Jadi Jembatan Aspirasi Kaltim ke Senayan

    Juli 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Kasus HIV dan TBC Meningkat, Dinkes Samarinda Tegaskan Fokus pada Deteksi Dini
    Samarinda

    Kasus HIV dan TBC Meningkat, Dinkes Samarinda Tegaskan Fokus pada Deteksi Dini

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 15, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, dr. Ismed Kusasih saat memberikan keterangan kepada awak media.(Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda menanggapi isu peningkatan kasus HIV/AIDS dan Tuberkulosis (TBC) dengan menekankan lonjakan angka tidak selalu mencerminkan memburuknya kondisi, melainkan hasil dari sistem deteksi dini yang semakin optimal.

    Kepala Dinkes Kota Samarinda, Ismed Kusasih menjelaskan HIV dan TBC merupakan bagian dari Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang ditetapkan pemerintah pusat, sehingga penanganannya menjadi prioritas utama di seluruh daerah.

    “Dua penyakit ini memang masuk dalam indikator SPM. Tantangan terbesar bukan hanya pada pengobatan, tapi pada penemuan kasus secara dini,” ujarnya pada Rabu, 15 April 2026.

    Menurutnya, peningkatan jumlah kasus yang tercatat justru menunjukkan keberhasilan sistem surveilans dalam menemukan pasien lebih cepat. Dengan deteksi yang lebih awal, penanganan dapat segera dilakukan sehingga risiko penularan dapat ditekan.

    “Jangan langsung diasosiasikan angka yang tinggi itu buruk. Bisa jadi karena kita lebih cepat menemukan kasus, sehingga bisa lebih cepat juga mengobati,” jelasnya.

    Ia menambahkan, capaian Samarinda dalam penanganan TBC bahkan telah melampaui target nasional. Persentase penemuan kasus TBC di kota ini tercatat di atas 70 persen, lebih tinggi dibanding rata-rata nasional yang masih di bawah angka tersebut.

    Keberhasilan ini tidak lepas dari kinerja sistem surveilans kesehatan yang dinilai unggul. Bahkan, pada tahun lalu Samarinda meraih penghargaan sebagai daerah dengan surveilans terbaik di Kaltim dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

    Prestasi tersebut juga membuka peluang peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Salah satu tenaga surveilans dari Dinkes Samarinda mendapatkan kesempatan mengikuti program pembelajaran surveilans di Jepang selama dua bulan.

    “Itu bentuk apresiasi karena kerja surveilans kita dinilai bagus. Bahkan hanya beberapa daerah saja yang mendapat kesempatan tersebut,” ungkapnya.

    Dengan penguatan deteksi dini dan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, Dinkes Samarinda optimistis pengendalian HIV dan TBC dapat terus ditingkatkan, sekaligus menjaga kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    BUMRT Bakal Kelola Kandang Anti Bau, Varia Niaga Siapkan Model Bisnis dan Pendampingan

    Juli 14, 2026

    Gandeng Distributor Grosir, Bazar Sekolah Samarinda Ulu Permudah Wali Murid Penuhi Kebutuhan Sekolah

    Juli 10, 2026

    Satpol PP Akui Tak Bisa Bergerak Sendiri, Dukungan Polresta Dinilai Krusial Saat Penegakan Perda

    Juli 1, 2026

    Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Samarinda Komitmen Tingkatkan Profesionalisme

    Juli 1, 2026

    PT PSB Persilakan Sengketa Ketenagakerjaan hingga Dugaan Pelanggaran Diuji di Pengadilan

    Juni 30, 2026

    Blasting PT PSB Disorot, Warga Keluhkan Debu Ganggu Kesehatan Anak hingga Air Hujan

    Juni 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Akan Tarik Kios Pasar Pagi yang Tak Kunjung Ditempati Pedagang Hingga Akhir Agustus

    R’syaJuli 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Meski revitalisasi pasar telah rampung, penataan kios di Pasar Pagi Samarinda masih…

    Aduan Warga Berbuah Hasil, PT REA Lanjutkan Kerja Sama Angkutan Sawit dengan 13 BUMDes

    Juli 14, 2026

    Kedekatan Helmi dan Budisatrio Jadi Jembatan Aspirasi Kaltim ke Senayan

    Juli 14, 2026

    Inflasi Samarinda Capai 3,53 Persen, Pemkot Perkuat Pengawasan Pangan dan Distribusi

    Juli 14, 2026

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    Juli 14, 2026
    1 2 3 … 3,214 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.