Artikel ini telah dilihat : 173 kali.
oleh

Kasmidi Bulang Resmikan Jembatan Gantung Sangatta Lama

Reporter: Astuti – Editor: Redaksi

Insitekaltim, Sangatta – Wakil Bupati Kabupaten Kutai Timur Kasmidi Bulang meresmikan Jembatan Gantung Sangatta Lama yang menjadi penghubung Kecamatan Sangatta Utara dengan Kecamatan Sangatta Selatan.

Peresmian dan penandatanganan prasasti jembatan yang dinamai Jembatan Sangatta Lama itu dilakukan secara langsung oleh Wakil Bupati pada Senin 12/4/2021 dengan didampingi oleh Wakil Ketua I DPRD Kutai Timur, Asti Mazar.

Penandatanganan Prasasti dilakukan oleh Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang

Dalam Acara tersebut Kasmidi berpesan agar jembatan tersebut bisa dipergunakan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat, juga berharap agar dengan menggunakan jembatan baru ini kesejahteraan masyarakat bisa meningkat karena adanya kemudahan akses mobilitas. 

“Mudah-mudahan dengan adanya jembatan ini bisa membantu mempermudah seluruh masyarakat mulai dari keperluan belanja ke pasar, pengantaran orang sakit hingga petugas pemadam kebakaran bisa lebih cepat untuk sampai ke tempat tujuan,” ujar Kasmidi kepada awak media usai meresmikan Jembatan Sangatta Lama.

Selain itu Kasmidi mengatakan, nasib masyarakat yang bekerja sebagai jasa penyebrangan (Ponton) sudah dipikirkan sebelumnya dengan mengganti melalui program pariwisata yang menggunakan akomodasi ponton.

“Banyak yang dilalui untuk membuat jembatan ini, salah satunya membuat jasa para penyeberang pasti berkurang. untuk itu kami ganti dengan program pembangunan perhotelan yang memuat salah satu fasilitasnya adalah breakfast menggunakan ponton sebagai gantinya. agar para pekerja ponton tidak kehilangan mata pencahariannya” jelas Kasmidi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Witono menyampaikan, pembangunan jembatan itu mampu menopang kendaraan hingga 8 Ton, dalam pengerjaan jembatan memakan waktu 2 tahun lebih. 

“Pembangunan jembatan ini memang sudah dilaksanakan beberapa tahun yang lalu, namun secara konstruksi dapat diselesaikan dalam waktu 2. tapi karena banyak sisi-sisi yang perlu kami selesaikan sehingga memakan waktu sampai 2 tahun lebih” ungkap Witono.

Acara peresmian itu juga dihadiri beberapa Anggota DPRD Kutim, Dandim 0909, Danlanal, Camat Sangatta Utara, Camat Sangatta Selatan, Tokoh Agama, Kepala Adat, serta masyarakat Kutai Timur yang antusias menyaksikan peresmian tersebut.

Baca Juga :  Tim Khusus OPD akan Verifikasi Faktual Perum Jokowi di Kutim

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot News