Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dana Global Fund Terancam Berubah, Penanganan HIV Kaltim Dibayangi Masalah Anggaran

    September 16, 2026

    Karhutla Belum Reda, Sekolah di Kubar dan Mahulu Masih Perpanjang Belajar dari Rumah

    September 16, 2026

    Di Tengah Upaya Perluas Deteksi HIV, Fasilitas Lab Kaltim Belum Terpakai

    September 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Karhutla Belum Reda, Sekolah di Kubar dan Mahulu Masih Perpanjang Belajar dari Rumah
    Pendidikan

    Karhutla Belum Reda, Sekolah di Kubar dan Mahulu Masih Perpanjang Belajar dari Rumah

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaSeptember 16, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Disdikbud Kaltim, Rahmat Ramadhan, saat ditemui awak media pada Rabu, 16/9/2026. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih berdampak terhadap aktivitas pendidikan di sejumlah wilayah Kalimantan Timur (Kaltim).

    Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim memastikan pembelajaran dari rumah masih diberlakukan di sejumlah sekolah di Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu. Hal itu disampaikan Sekretaris Disdikbud Kaltim Rahmat Ramadhan.

    Ia mengatakan kebijakan tersebut diberlakukan dengan mempertimbangkan kondisi karhutla di masing-masing daerah. Menurutnya, tidak seluruh wilayah Kaltim terdampak dengan kondisi yang sama sehingga keputusan terkait kegiatan belajar disesuaikan berdasarkan situasi setempat.

    “Kalau yang terdampaknya kemarin ini di Berau, Kutai Barat, Mahakam Ulu,” kata Rahmat saat ditemui di Gedung DPRD Provinsi Kaltim, Rabu, 16 September 2026.

    Kondisi di Kabupaten Berau saat ini sudah kembali normal, sehingga kegiatan pembelajaran dapat dilaksanakan seperti biasa. Sementara itu, sekolah di Kutai Barat dan Mahakam Ulu masih mendapatkan perpanjangan pembelajaran dari rumah.

    “Untuk Berau itu sudah kembali, tapi kalau di Kutai Barat ini masih. Kutai Barat, Mahakam Ulu masih ada perpanjangan,” ujarnya.

    Rahmat menyebut perpanjangan pembelajaran dari rumah di dua wilayah tersebut tinggal berlangsung beberapa hari lagi. Namun, ia belum menyampaikan secara pasti tanggal berakhirnya kebijakan tersebut.

    “Kalau enggak salah ada dua hari lagi, ada perpanjangan,” katanya.

    Sementara untuk Kabupaten Kutai Kartanegara, penanganan kegiatan belajar tidak diberlakukan secara menyeluruh di seluruh wilayah. Disdikbud Kaltim menyerahkan penyesuaian berdasarkan kondisi masing-masing lokasi, mengingat tingkat dampak karhutla dapat berbeda antara satu wilayah dengan wilayah lainnya.

    “Kalau Kutai Kartanegara itu disesuaikan dengan lokasinya, karena masing-masing kan berbeda,” jelas Rahmat.

    Ia mencontohkan kondisi di Tenggarong yang masih dinilai aman dari dampak karhutla. Namun, kondisi tersebut tidak serta-merta dapat disamakan dengan wilayah lain di Kutai Kartanegara, seperti Marangkayu.

    “Kalau di Tenggarong masih aman, belum tentu seperti di Marangkayu,” tuturnya.

    Penyesuaian aktivitas pembelajaran menjadi penting karena kondisi lingkungan di setiap daerah tidak seragam. Dengan demikian, sekolah dapat mengambil langkah sesuai situasi di wilayah masing-masing dengan tetap berkoordinasi dengan pihak terkait.

    Kebijakan pembelajaran dari rumah tersebut menjadi salah satu langkah yang ditempuh selama kondisi karhutla masih berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan belajar mengajar.

    “Pihak kami pun masih memantau perkembangan kondisi di wilayah terdampak sebelum sekolah kembali menjalankan pembelajaran secara normal,” tandasnya.

    Asap Karhutla Disdikbud kaltim karhutla Rahmat Ramadhan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Krisis Air Paksa Siswa SMA Sekolah Rakyat Samarinda Tak Lagi Tinggal di Asrama

    September 16, 2026

    Pelayanan Ramah, Perpustakaan Jadi Alternatif Ruang Belajar Mahasiswa

    September 15, 2026

    Palaran hingga Makroman Berkali-kali Terbakar, BPBD Samarinda Ungkap Dugaan Penyebab

    September 15, 2026

    Karhutla Samarinda Tembus 273 Hektare, DPRD Dorong Gerak Cepat Hadapi Ancaman El Nino

    September 15, 2026

    Tanggap Darurat Berakhir 21 September, Begini Nasib BTT Rp2,5 Miliar untuk Kekeringan Samarinda

    September 15, 2026

    KLH Segel 50 Perusahaan Terdampak Karhutla, 4 di Antaranya Berada di Kaltim

    September 15, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dana Global Fund Terancam Berubah, Penanganan HIV Kaltim Dibayangi Masalah Anggaran

    AminahSeptember 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) mulai mendorong pemerintah daerah menyiapkan pembiayaan penanggulangan HIV/AIDS…

    Karhutla Belum Reda, Sekolah di Kubar dan Mahulu Masih Perpanjang Belajar dari Rumah

    September 16, 2026

    Di Tengah Upaya Perluas Deteksi HIV, Fasilitas Lab Kaltim Belum Terpakai

    September 16, 2026

    59 Atlet dari Lima Daerah Ikuti Selekda Padel Kaltim Menuju Kejurnas 2026

    September 16, 2026

    Krisis Air Paksa Siswa SMA Sekolah Rakyat Samarinda Tak Lagi Tinggal di Asrama

    September 16, 2026
    1 2 3 … 3,345 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.