Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Oktober 7, 2026

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 7, 2026

    Keluarga Edianto Wongso Laporkan Dokter RSUD AWS ke Polisi Dugaan Kelalaian Medis

    Oktober 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Kapolri Ajak Perkuat Penanganan Covid-19 Saat Silaturahmi dengan PCNU Banyuwangi
    Kesehatan

    Kapolri Ajak Perkuat Penanganan Covid-19 Saat Silaturahmi dengan PCNU Banyuwangi

    SeliBy SeliOktober 15, 2021Updated:Oktober 15, 202104 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Asih – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Balikpapan – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan silaturahmi dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi, Kamis (14/10/2021).

    Dalam kegiatan ini, Sigit mengucapkan terima kasih san apresiasi karena mendapatkan sambutan tang hangat.

    Sigit pun mengingat bagaimana perjalanan karir dirinya selama menjadi anggota Polri tak lepas dari keberadaan NU. Bahkan, dari dirinya masih menjabat Kapolres hingga saat ini menjadi Kapolri.

    Mantan Kapolda Banten ini pun mengakui bahwa dirinya sudah menjadi keluarga besar NU sejak dulu dan akan terus sampai kapanpun.

    “Saya merasa sudah menjadi keluarga besar NU semenjak dari dulu dan ini akan terus sampai kapanpun,” ujar Sigit.

    Dalam kesempatan itu juga, mantan Kabareskrim Polri itu membahas bagaimana penanganan Covid-19 di Banyuwangi, Jawa Timur yang sudah cukup baik. Dari laporan yang ia terima, angka vaksinasi di Banyuwangi sudah mencapai 60 persen.

    Lanjut Sigit, hal tersebut tak lepas dari peran serta pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat yang ada.

    “Karena kalau ini tidak gayung bersambut susah mencapai 60 persen. Saya bersama Panglima setiap saat berusaha bagaimana serbuan vaksinasi bisa dilaksanakan. Ada juga beberapa wilayah yang sudah diserbu masih alot, masih 29 persen, 30 persen gitu aja terus. Jadi kalau Banyuwangi sudah 60 persen, saya berikan apresiasi,” ucap Sigit.

    Ia pun meminta capaian vaksinasi ini terus ditingkatkan agar laju pertumbuhan Covid-19 bisa ditekan. Saat ini, Kabupaten Banyuwangi sudah masuk PPKM Level 1. Hal itu tentunya akan berimbas pada pelonggaran aktivitas masyarakat.

    “PPKM Level 2 atau 1 jauh lebih longgar sehingga masyarakat bisa beraktivitas seperti normal, tapi belum normal,” kata Sigit.

    Meskipun wilayah Banyuwangi sudah berada di PPKM Level 1, Sigit mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 di Indonesia belum selesai. Secara nasional angka vaksinasi harus mencapai 70 persen untuk tercapainya herd immunity.

    Untuk itu, ia tetap meminta kepada masyarakat khususnya di wilayah Banyuwangi agar tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) agar angka Covid-19 di Indonesia tak kembali meningkat.

    “Ini tentunya PR kita bersama untuk betul-betul bisa menjaga. Kita ingat bulan Juli lalu kita pernah berada dimana angka harian Covid-19 sebanyak 56 ribu kasus. Itu adalah peristiwa yang pernah kita lalui dan ini tak boleh terjadi lagi. Kita tetap waspada, kita boleh gembira tapi tetap waspada. Hari ini kita pertahankan agar tak terjadi lagi,” papar Sigit.

    Lebih lanjut, ia berharap angka vaksinasi di Banyuwangi meningkat 70 persen pada akhir Oktober. Ia pun yakin lantaran dari laporan PCNU meminta serbuan vaksinasi agar ditingkatkan.

    “Jadi tak ada lagi masyarakat yang takut vaksin dan semua sudah menunggu vaksinasi. Tinggal Dinkes, vaksinator TNI-Polri, relawan yang bergabung memperkuat dan meningkatkan laju suntikan sehingga laju pencapaian harian vaksinasi bisa sesuai target yang sudah ditentukan,” tutur Sigit.

    Sigit menyampaikan, saat ini Indonesia menjadi negara nomor satu di Asia Tenggara yang bisa menekan laju pertumbuhan Covid-19. Prestasi ini, bukanlah hal yang main-main.

    Sebab, lanjut Sigit, negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia masih melakukan pembatasan dan lockdon terbatas.

    Apalagi Indonesia sudah bisa melaksanakan event Pekan Olahraga Nasional (PON) yang tentunya hal ini dapat dilihat negara lain. Setelah ini, akan ada event internasional lainnya yang diselenggarakan Indonesia seperti konferensi G20 di Bali dan penyelenggaraan World Superbike Championship (WSBK) di Mandalika, NTB.

    “Artinya di sisi negara lain melakukan lockdown, Indonesia sudah berani event baik sifatnya nasional maupun internasional. Ini berhasil berkat sinergitas, kerja keras antara seluruh stakeholder, antara pemerintah dan masyarakat dan ini harus dipertahankan,” ujar Sigit.

    Ia pun mengakui, dengan mulainya ada penyelenggaraan event baik nasional maupun internasional, akan ada risiko transmisi penularan virus. Untuk itu, hal ini menjadi pekerjaan bersama agar angka Covid-19 di Indonesia tak kembali meningkat dengan tetap mematuhi prokes dan mempercepat vaksinasi.

    “Kita berani melaksanakan event, masyarakat mulai berani melaksanakan kegiatan, Indonesia saat ini sudah dicabut travel warningnya kita bisa masuk ke beberapa negara termasuk dalam kegiatan umrah dan haji,” ungkap Sigit.

    1. ”Jadi ini memang menjadi PR kita ke depan bagaimana setelah kita buka ruang interaksi antardaerah, nasional, internasional kita bisa tetap menekan laju pertumbuhan Covid-19,” tutup Sigit.
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Sering Minum Setelah Makan Malam? Perhatikan Dampaknya bagi Ginjal dan Tidur

    Oktober 4, 2026

    Dinkes Kaltim Petakan Program Bermasalah, Percepatan Layanan Jadi Prioritas

    September 30, 2026

    Kompensasi Rp5 Miliar Belum Terealisasi, Kasus Pasien RSUD AWS Berlanjut ke DPRD Kaltim

    September 29, 2026

    Dugaan Malpraktik Dokter Furqon Belum Bisa Dibuktikan, AWS Tunggu Hasil Majelis Disiplin Profesi

    September 29, 2026

    Asam Lambung Mudah Naik, 10 Makanan Ini Bisa Jadi Alternatif

    September 26, 2026

    Kasus ISPA Kaltim Mulai Turun, Asap dan Minim Hujan Masih Jadi Ancaman

    September 24, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Ratu ArifanzaOktober 7, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Samarinda mengembangkan sistem pelayanan ketenagakerjaan berbasis digital…

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 7, 2026

    Keluarga Edianto Wongso Laporkan Dokter RSUD AWS ke Polisi Dugaan Kelalaian Medis

    Oktober 7, 2026

    Kontribusi Hotel Samarinda Menurun, DPRD Soroti Efisiensi Pemerintah

    Oktober 7, 2026

    Dua Bulan Padamkan Karhutla, 15 Relawan Samarinda Mengeluh Sesak Napas

    Oktober 7, 2026
    1 2 3 … 3,376 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.