Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Realisasi Fisik Pembangunan Kaltim Masih 57 Persen Hingga Akhir September

    September 28, 2026

    Denda Pajak Kendaraan di Kaltim Dihapus hingga 22 November, Ini yang Perlu Dibayar Warga

    September 28, 2026

    Mahakam Mask Carnival Jadi Ruang Belajar Seni dan Budaya Nusantara

    September 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Kampus Masih Punya PR Besar Wujudkan Ruang Aman bagi Mahasiswa
    Pendidikan

    Kampus Masih Punya PR Besar Wujudkan Ruang Aman bagi Mahasiswa

    R’syaBy R’syaJuni 26, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua BEM FISIP Universitas Mulawarman (Unmul), Rossa Tri Rahmawati Bahri (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua BEM FISIP Universitas Mulawarman (Unmul) Rossa Tri Rahmawati Bahri menilai lingkungan kampus masih belum sepenuhnya menjadi ruang yang aman bagi mahasiswa. Ia menyebut masih banyak persoalan terkait kekerasan seksual dan diskriminasi gender yang perlu menjadi perhatian serius sivitas akademika.

    Menurut Rossa, persoalan ruang aman tidak hanya menyangkut perilaku mahasiswa, tetapi juga dipengaruhi oleh pemahaman seluruh unsur kampus terhadap isu kesetaraan gender. Ia mengatakan edukasi mengenai gender masih perlu diperkuat, terutama bagi dosen, tenaga kependidikan, hingga petugas di lingkungan kampus.

    “Ruang aman hari ini saya rasa belum. Teman-teman mahasiswa, khususnya perempuan, masih mengalami hal-hal yang membuat mereka merasa tidak nyaman. Bahkan ketika mereka sudah berpakaian sesuai norma kampus, masih ada celetukan yang membuat mereka tidak merasa aman,” ujarnya di Samarinda, Jumat, 26 Juni 2026.

    Ia menegaskan, menciptakan ruang aman tidak cukup hanya melalui sosialisasi kepada mahasiswa. Perubahan harus dimulai dari lingkungan kampus secara menyeluruh karena seluruh sivitas akademika memiliki tanggung jawab yang sama dalam menciptakan iklim belajar yang aman.

    Rossa mengungkapkan BEM FISIP pernah mendampingi dugaan kasus kekerasan seksual yang tidak dapat diselesaikan di tingkat organisasi mahasiswa. Kasus tersebut, kata dia, membutuhkan penanganan oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS).

    Namun hingga saat ini, Satgas PPKS Unmul masih dalam proses pembentukan kembali. Ia berharap proses tersebut segera rampung agar mekanisme penanganan kasus dapat berjalan optimal.

    “Saat itu ada kasus yang memang tidak bisa ditangani hanya di tingkat BEM. Perlu perhatian khusus dari Satgas PPKS. Informasinya, satgas akan kembali terbentuk dalam waktu dekat,” ungkapnya.

    Sebagai upaya memperluas akses pelaporan, BEM FISIP telah memasang spanduk berisi tautan formulir pelaporan kekerasan seksual di sejumlah titik fakultas. Informasi serupa juga dipublikasikan melalui media sosial organisasi agar mahasiswa mengetahui jalur pelaporan apabila mengalami maupun menyaksikan dugaan kekerasan seksual.

    Selain persoalan ruang aman, Rossa juga menyoroti masih kuatnya stereotip terhadap perempuan yang memegang posisi kepemimpinan. Perempuan masih sering dianggap lemah, lebih mengedepankan perasaan dan lambat dalam mengambil keputusan.

    Meski demikian, ia mengaku stigma tersebut justru menjadi motivasi untuk membuktikan bahwa perempuan memiliki kapasitas yang sama dalam memimpin organisasi maupun berkiprah di ruang publik.

    “Kesetaraan bukan berarti laki-laki dan perempuan harus sama dalam segala hal, tetapi bagaimana keduanya memperoleh hak yang sama tanpa diskriminasi, stigma, maupun stereotip,” tuturnya.

    Rossa berharap kampus terus memperkuat komitmen dalam membangun lingkungan yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan. Ia menambahkan, keberadaan Satgas PPKS yang aktif, kemudahan akses pelaporan, serta peningkatan pemahaman seluruh sivitas akademika menjadi langkah penting untuk memastikan setiap mahasiswa dapat menjalani aktivitas perkuliahan dengan rasa aman.

     

    BEM FISIP Rossa Tri Rahmawati Bahri Universitas Mulawarman
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    SMAN 3 Kota Bangun Rusak Diterjang Angin, Disdikbud Kaltim Segera Turunkan Tim

    September 27, 2026

    Gratispol Pendidikan dan Kesehatan Jadi Sorotan, Arah Pembangunan SDM Kaltim Dapat Pengakuan Nasional

    September 26, 2026

    Hadapi Hoaks dan AI, Literasi Informasi Jadi Tantangan Pendidikan di Era Digital

    September 24, 2026

    Disdikbud Samarinda Ingatkan Orang Tua Tak Ganggu Anak Saat PJJ

    September 23, 2026

    Disdikbud Samarinda Minta Penggunaan AI dan Gawai di Sekolah Dibatasi

    September 23, 2026

    Kekerasan Masih Mengintai Sekolah dan Pesantren, Hetifah Dorong Deteksi Dini

    September 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Realisasi Fisik Pembangunan Kaltim Masih 57 Persen Hingga Akhir September

    ArumSeptember 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Realisasi anggaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) hingga akhir September 2026 baru…

    Denda Pajak Kendaraan di Kaltim Dihapus hingga 22 November, Ini yang Perlu Dibayar Warga

    September 28, 2026

    Mahakam Mask Carnival Jadi Ruang Belajar Seni dan Budaya Nusantara

    September 28, 2026

    Rumah Makan Kenari, Tempat Singgah Nyaman di Jalur Samarinda-Bontang

    September 27, 2026

    SMAN 3 Kota Bangun Rusak Diterjang Angin, Disdikbud Kaltim Segera Turunkan Tim

    September 27, 2026
    1 2 3 … 3,366 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.