Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Paripurna DPRD Kaltim Tertunda, Sekda Bantah Pemprov Sengaja Abaikan Agenda Dewan

    Juni 22, 2026

    Blusukan Lagi, Gubernur Harum Siap Tinjau Kondisi Kaltim dari Selatan hingga Utara

    Juni 22, 2026

    DPRD Samarinda Warning Pemkot: Cari PAD Baru, Jangan Jadikan Warga Sasaran Beban Tambahan

    Juni 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Kaltim Genjot Eliminasi Malaria, Lima Daerah Masih Berstatus Endemik
    Diskominfo Kaltim

    Kaltim Genjot Eliminasi Malaria, Lima Daerah Masih Berstatus Endemik

    GilangBy GilangNovember 10, 2025Updated:Februari 4, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, dr. Jaya Mualimin
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus berupaya menekan angka kasus malaria dengan menargetkan eliminasi penyakit tersebut di seluruh kabupaten/kota. Hingga saat ini, dari sepuluh daerah di Kaltim, lima di antaranya telah berhasil mencapai status eliminasi malaria, sementara lima lainnya masih berproses menuju bebas malaria.

    Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kaltim, dr. Jaya Mualimin, menjelaskan bahwa upaya eliminasi malaria menjadi salah satu prioritas utama sektor kesehatan daerah. Pemerintah daerah bersama dinas kesehatan kabupaten/kota melakukan berbagai langkah intensif untuk menurunkan angka kasus dan mencegah penularan lokal.

    “Sekarang target kita itu eliminasi malaria. Di 10 kabupaten/kota, 5 sudah tereliminasi. Tinggal 5 daerah, Kutai Barat, Paser, Berau, Kutai Timur, dan Penajam Paser Utara. Yang paling tinggi berada di Paser, kemudian Berau,” jelas dr. Jaya.

    Menurutnya, untuk dapat dinyatakan bebas malaria, suatu daerah harus memenuhi sejumlah indikator, salah satunya adalah tingkat infeksi parasit yang sangat rendah.

    Infeksi tersebut diukur berdasarkan jumlah kasus positif malaria dibandingkan dengan jumlah penduduk dalam satu tahun.

    “Infeksi parasit setahun itu tidak boleh lebih dari persen dari jumlah penduduk. Kalau lebih dari persen atau bahkan persen maka itu masih endemik,” terangnya.

    Ia menambahkan, sebagian kasus malaria di Kaltim berasal dari masyarakat yang datang dari daerah endemik di luar wilayah. Kasus semacam itu tidak memengaruhi status eliminasi karena sumber infeksinya bukan berasal dari penularan lokal.

    “Ada infeksi yang dari orang luar ke penduduk kita. Tidak masalah karena itu dari endemik luar,” ujar dr. Jaya.

    Namun, yang menjadi perhatian utama pemerintah adalah infeksi endogenus, yaitu penularan malaria yang terjadi antarpenduduk lokal di daerah tersebut. Menurutnya, agar status eliminasi bisa dicapai, maka penularan lokal harus benar-benar dihentikan.

    “Tapi kalau misalnya penduduk kena malaria yang diakibatkan penduduk sini, berarti infeksi endogenus atau infeksi dalam daerah. Itu harus tidak ada. Nol persen,” tegasnya.

    dr. Jaya menuturkan, untuk mencapai eliminasi malaria, Dinas Kesehatan Kaltim terus memperkuat sistem deteksi dini dan pengawasan kasus. Puskesmas dan rumah sakit di daerah ditugaskan melakukan surveilans aktif, terutama di wilayah yang masih ditemukan kasus positif.

    Selain itu, masyarakat juga didorong untuk segera memeriksakan diri jika mengalami gejala demam berulang agar dapat ditangani sejak dini.

    Upaya pengendalian vektor juga menjadi fokus penting.

    Dinkes bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan penyemprotan insektisida, distribusi kelambu berinsektisida, dan edukasi tentang pencegahan gigitan nyamuk.

    dr. Jaya menambahkan bahwa dukungan masyarakat menjadi faktor kunci keberhasilan program eliminasi. Ia mengajak seluruh pihak, baik tenaga kesehatan maupun warga, untuk berperan aktif dalam mencegah penyebaran penyakit tersebut.

    Dengan kerja sama lintas sektor dan kesadaran masyarakat yang semakin meningkat, Dinkes Kaltim optimistis lima daerah yang masih berstatus endemik dapat segera menyusul daerah lain yang telah berhasil mencapai eliminasi malaria.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Gilang

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Paripurna DPRD Kaltim Tertunda, Sekda Bantah Pemprov Sengaja Abaikan Agenda Dewan

    Nur AjijahJuni 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Tidak ada unsur kesengajaan, keterlambatan kehadiran jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur…

    Blusukan Lagi, Gubernur Harum Siap Tinjau Kondisi Kaltim dari Selatan hingga Utara

    Juni 22, 2026

    DPRD Samarinda Warning Pemkot: Cari PAD Baru, Jangan Jadikan Warga Sasaran Beban Tambahan

    Juni 22, 2026

    Efisiensi Anggaran Tak Boleh Korbankan Rakyat, DPRD Samarinda Kawal APBD Pro-Masyarakat

    Juni 22, 2026

    Gerindra-PDIP Samarinda Buka Peluang Bangun Komunikasi Politik Menuju Pilwali 2029

    Juni 22, 2026
    1 2 3 … 3,163 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.