Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Andi Harun Terapkan WFH Tiap Jumat, Pantau Kinerja ASN Lewat Dashboard Digital

    April 17, 2026

    Balik Nama Jangan Ditunda, Samsat Samarinda Ungkap Risikonya

    April 17, 2026

    Inovasi Samsat Samarinda, Dari Layanan Digital hingga Samsat Malam

    April 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Kaltim Genjot Eliminasi Malaria, Lima Daerah Masih Berstatus Endemik
    Diskominfo Kaltim

    Kaltim Genjot Eliminasi Malaria, Lima Daerah Masih Berstatus Endemik

    GilangBy GilangNovember 10, 2025Updated:Februari 4, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, dr. Jaya Mualimin
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus berupaya menekan angka kasus malaria dengan menargetkan eliminasi penyakit tersebut di seluruh kabupaten/kota. Hingga saat ini, dari sepuluh daerah di Kaltim, lima di antaranya telah berhasil mencapai status eliminasi malaria, sementara lima lainnya masih berproses menuju bebas malaria.

    Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kaltim, dr. Jaya Mualimin, menjelaskan bahwa upaya eliminasi malaria menjadi salah satu prioritas utama sektor kesehatan daerah. Pemerintah daerah bersama dinas kesehatan kabupaten/kota melakukan berbagai langkah intensif untuk menurunkan angka kasus dan mencegah penularan lokal.

    “Sekarang target kita itu eliminasi malaria. Di 10 kabupaten/kota, 5 sudah tereliminasi. Tinggal 5 daerah, Kutai Barat, Paser, Berau, Kutai Timur, dan Penajam Paser Utara. Yang paling tinggi berada di Paser, kemudian Berau,” jelas dr. Jaya.

    Menurutnya, untuk dapat dinyatakan bebas malaria, suatu daerah harus memenuhi sejumlah indikator, salah satunya adalah tingkat infeksi parasit yang sangat rendah.

    Infeksi tersebut diukur berdasarkan jumlah kasus positif malaria dibandingkan dengan jumlah penduduk dalam satu tahun.

    “Infeksi parasit setahun itu tidak boleh lebih dari persen dari jumlah penduduk. Kalau lebih dari persen atau bahkan persen maka itu masih endemik,” terangnya.

    Ia menambahkan, sebagian kasus malaria di Kaltim berasal dari masyarakat yang datang dari daerah endemik di luar wilayah. Kasus semacam itu tidak memengaruhi status eliminasi karena sumber infeksinya bukan berasal dari penularan lokal.

    “Ada infeksi yang dari orang luar ke penduduk kita. Tidak masalah karena itu dari endemik luar,” ujar dr. Jaya.

    Namun, yang menjadi perhatian utama pemerintah adalah infeksi endogenus, yaitu penularan malaria yang terjadi antarpenduduk lokal di daerah tersebut. Menurutnya, agar status eliminasi bisa dicapai, maka penularan lokal harus benar-benar dihentikan.

    “Tapi kalau misalnya penduduk kena malaria yang diakibatkan penduduk sini, berarti infeksi endogenus atau infeksi dalam daerah. Itu harus tidak ada. Nol persen,” tegasnya.

    dr. Jaya menuturkan, untuk mencapai eliminasi malaria, Dinas Kesehatan Kaltim terus memperkuat sistem deteksi dini dan pengawasan kasus. Puskesmas dan rumah sakit di daerah ditugaskan melakukan surveilans aktif, terutama di wilayah yang masih ditemukan kasus positif.

    Selain itu, masyarakat juga didorong untuk segera memeriksakan diri jika mengalami gejala demam berulang agar dapat ditangani sejak dini.

    Upaya pengendalian vektor juga menjadi fokus penting.

    Dinkes bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan penyemprotan insektisida, distribusi kelambu berinsektisida, dan edukasi tentang pencegahan gigitan nyamuk.

    dr. Jaya menambahkan bahwa dukungan masyarakat menjadi faktor kunci keberhasilan program eliminasi. Ia mengajak seluruh pihak, baik tenaga kesehatan maupun warga, untuk berperan aktif dalam mencegah penyebaran penyakit tersebut.

    Dengan kerja sama lintas sektor dan kesadaran masyarakat yang semakin meningkat, Dinkes Kaltim optimistis lima daerah yang masih berstatus endemik dapat segera menyusul daerah lain yang telah berhasil mencapai eliminasi malaria.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Gilang

    Related Posts

    Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Kaltim Bahas Dukungan Infrastruktur Daerah

    Maret 22, 2026

    Lebaran Pertama, Gubernur Kaltim Pilih Temui Lansia di Panti Sosial

    Maret 21, 2026

    Gubernur Kaltim Soroti Peran Strategis Baznas, Penyaluran Zakat Tembus Rp23 Miliar

    Maret 20, 2026

    Satgas Pangan Polda Kaltim Pastikan Stok Aman, Tidak Ada Penimbunan Jelang Lebaran dan Nyepi

    Maret 17, 2026

    Disperindagkop Kaltim Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying LPG Jelang Lebaran

    Maret 17, 2026

    Jelang Idulfitri, Pemprov Kaltim Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak

    Maret 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Andi Harun Terapkan WFH Tiap Jumat, Pantau Kinerja ASN Lewat Dashboard Digital

    Ratu ArifanzaApril 17, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda resmi menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) satu…

    Balik Nama Jangan Ditunda, Samsat Samarinda Ungkap Risikonya

    April 17, 2026

    Inovasi Samsat Samarinda, Dari Layanan Digital hingga Samsat Malam

    April 17, 2026

    Erlangga Gandeng BINUS, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan Literasi AI di Samarinda

    April 16, 2026

    Potensi Cuan Besar dari Parkir Berlangganan, DPRD Samarinda Minta Jangan Asal Terapkan

    April 16, 2026
    1 2 3 … 3,060 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.