Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Drainase Menanjak hingga Kolam Retensi Tanpa Outlet, PR Samarinda Jelang Musim Hujan

    Oktober 11, 2026

    El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027, Kaltim Terancam Kekeringan dan Gangguan Pangan

    Oktober 11, 2026

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Kabid Hubungan Industrial Syaifullah : Tahun 2018 Jumlah PHK Menurun 20 Persen
    Advertorial

    Kabid Hubungan Industrial Syaifullah : Tahun 2018 Jumlah PHK Menurun 20 Persen

    MartinusBy MartinusMei 8, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Foto : Kabid Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja Kota Bontang, Syaifullah

    Insitekaltim,Bontang – Sepanjang tahun 2018 lalu, Dinas Tenaga Kerja Kota Bontang, telah mencatat sebanyak 141 laporan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang masuk ke Dinas Tenaga Kerja.
    Kabid Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja Kota Bontang, Syaifullah mengatakan, jumlah PHK di tahun 2018, menurun sekira 20 persen dari tahun – tahun sebelumnya, dimana PHK tersebut banyak dilakukan perusahaan yang bergerak di bidang kontraktor.

    “Di tahun 2018 lalu ada sekira 20 kasus yang tidak di selesaikan oleh perusahaannya, ada juga 10 sudah yang diselesaikan di Dinas tenaga kerja,”ujanya pada Rabu (8/5/2019)
    Dalam laporan tersebut, rata – rata PHK dikarenakan habisnya masa kontrak. Menurut Syaifullah banyak perusahaan salah membuat kontrak, dimana seharusnya karyawan bersatatus perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) menjadi harian lepas.

    “Seharusnya ini tidak terjadi, karena masih banyak perusahan yang salah membuat kontrak kerja itulah yang menjadi PHK terjadi,” jelasnya.

    Banyaknya laporkan PHK tersebut, lanjut Syaifullah, tidak hanya karena PHK saja ada juga yang pensiun dan ada juga yang habis masa kerjanya karna PHK, ” Tidak semua di PHK ada juga beberapa yang sudah pensiun, mereka melaporkan karena ingin mengambil uang pensiunan mereka,” tambahnya.
    Diketahui ada sebanyak 416 perusahaan di Kota Bontang yang bergerak di bidang pemborong pekerja dan jasa penunjang migas dan kimia. Ratusan perusahaan ini menyerab tenaga kerja lokal.
    Syaiful berharap, para perusahaan dapat memperhatikan, pembuatan kontrak, dan masyarakat yang melamar juga memperhatikan isi kontrak yang ada.
    “Saya harap hal ini tidak terjadi lagi di tahun 2019, dan para perusahaan dan pencari kerja dapat teliti dalam menelaah isi kontrak,”tutupnya (Yuli)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Drainase Menanjak hingga Kolam Retensi Tanpa Outlet, PR Samarinda Jelang Musim Hujan

    Oktober 11, 2026

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 9, 2026

    Karhutla Masih Terjadi, DPRD Samarinda Imbau Warga Tak Bakar Lahan Sembarangan

    Oktober 8, 2026

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Drainase Menanjak hingga Kolam Retensi Tanpa Outlet, PR Samarinda Jelang Musim Hujan

    AminahOktober 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda diminta membenahi drainase dan memastikan seluruh sistem pengendalian banjir…

    El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027, Kaltim Terancam Kekeringan dan Gangguan Pangan

    Oktober 11, 2026

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026
    1 2 3 … 3,380 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.