Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    PUPR Kaltim Sepakat Cabut Patok di Lahan Warga Jalan Kurnia Makmur dan Blitar

    Oktober 5, 2026

    Mahasiswa Dorong Perpustakaan Samarinda Tingkatkan Fasilitas sebagai Ruang Belajar

    Oktober 5, 2026

    BIFF 2026 Jadi Panggung Regenerasi Desainer Muda dan Penggerak Ekonomi Kreatif Kaltim

    Oktober 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Jurnalis Perempuan Samarinda Lawan Diskriminasi, Aksi Nyata di Kampanye HAKTP
    Samarinda

    Jurnalis Perempuan Samarinda Lawan Diskriminasi, Aksi Nyata di Kampanye HAKTP

    Adit MustafaBy Adit MustafaDesember 5, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

     

    Insitekaltim, Samarinda – Setiap tahunnya, kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (HAKTP) menjadi momentum global untuk meningkatkan kesadaran pentingnya penghapusan kekerasan berbasis gender.

    Perempuan Mahardhika Samarinda mengambil bagian aktif dalam kampanye ini dengan menggelar Diskusi Publik pada Kamis (5/12/2024) yang menyoroti isu kekerasan dan diskriminasi yang dialami jurnalis perempuan.

    Kampanye HAKTP berlangsung setiap 25 November hingga 10 Desember, dimulai dari Hari Internasional Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan hingga hari hak asasi manusia. Inisiatif ini bertujuan untuk menyoroti berbagai bentuk kekerasan berbasis gender yang masih dialami perempuan di seluruh dunia, baik di lingkungan domestik, publik, maupun tempat kerja.

    Di Indonesia, kekerasan terhadap perempuan terus menjadi isu serius. Berdasarkan data Komnas Perempuan, kasus kekerasan berbasis gender setiap tahunnya menunjukkan tren peningkatan, termasuk dalam konteks dunia kerja. Inilah yang membuat berbagai organisasi, termasuk Perempuan Mahardhika Samarinda, berkomitmen menyuarakan perubahan melalui aksi nyata.

    Diskusi Publik tersebut bertema “Jurnalis Perempuan Lawan Kekerasan dan Diskriminasi: Wujudkan Lingkungan Kerja yang Aman Bagi Jurnalis Perempuan Samarinda”. Acara ini berlangsung di Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur, Jalan Biola Samarinda.

    Diskusi ini menghadirkan narasumber berpengalaman, seperti Ketua Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Kalimantan Timur Tri Wahyuni, jurnalis Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Samarinda Noviyatul Chalimah serta paralegal Perempuan Mahardhika Samarinda Disya Halid.

    Dengan dipandu oleh Refinaya J, diskusi ini membahas tantangan yang dihadapi jurnalis perempuan, mulai dari intimidasi, pelecehan, hingga diskriminasi di tempat kerja.

    “Diskriminasi berbasis gender masih menjadi salah satu hambatan bagi jurnalis perempuan. Perlu ada kesadaran kolektif untuk menciptakan ruang kerja yang lebih aman dan setara,” ujar Tri Wahyuni.

    Dalam diskusi, pandangan juga disampaikan oleh Ketua PWI Kaltim Abdurahman Amin yang menyoroti bagaimana dunia kerja menghadirkan tantangan besar, terutama bagi perempuan.

    “Kerentanan di dunia kerja ada pada setiap profesi, tetapi untuk jurnalis perempuan, tantangannya berlipat ganda. Namun, mereka juga memiliki keistimewaan, terutama dalam mengangkat isu-isu human interest dengan pendekatan yang mengedepankan perasaan,” katanya.

    Pria yang akrab dipanggil Rahman itu menambahkan bahwa jurnalis perempuan memiliki kelebihan dalam menghasilkan tulisan yang sarat dengan nilai emosional. Hal ini memberikan dampak yang lebih kuat dalam menyuarakan isu-isu sosial.

    Diskusi ini menekankan pentingnya membangun solidaritas di antara jurnalis perempuan untuk melawan kekerasan dan diskriminasi. Perempuan Mahardhika Samarinda menyerukan aksi kolektif sebagai langkah strategis untuk memperkuat perlindungan terhadap jurnalis perempuan di Samarinda.

    “Kami berharap kegiatan ini dapat membuka kesadaran lebih luas mengenai isu kekerasan berbasis gender, terutama di lingkungan kerja. Dengan solidaritas, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi semua,” ungkap Refinaya J.

    Abdurrahman Amin jurnalis Perempuan Mahardhika PWI Kaltim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    Oktober 2, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Rp14 Miliar untuk PJU, Sejumlah Ruas Jadi Fokus Tahun Depan

    Oktober 2, 2026

    DPRD Samarinda Belum Terima Update Progres SLF Terowongan

    Oktober 1, 2026

    Antrean BBM Belum Terurai, Pertamina Akui Jumlah SPBU Kaltim Perlu Dievaluasi

    Oktober 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    PUPR Kaltim Sepakat Cabut Patok di Lahan Warga Jalan Kurnia Makmur dan Blitar

    AminahOktober 5, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemasangan patok batas jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)…

    Mahasiswa Dorong Perpustakaan Samarinda Tingkatkan Fasilitas sebagai Ruang Belajar

    Oktober 5, 2026

    BIFF 2026 Jadi Panggung Regenerasi Desainer Muda dan Penggerak Ekonomi Kreatif Kaltim

    Oktober 5, 2026

    HUT ke-81 TNI, Prajurit Diminta Tak Hanya Kuasai Alutsista tapi Juga Taat Hukum

    Oktober 5, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026
    1 2 3 … 3,374 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.