Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Kaltim Beri Waktu Sepekan untuk Cabut Mutasi Guru

    September 9, 2026

    Setahun Tujuh Hari Dimutasi, Guru SMA Kaltim Masih Terjebak Persoalan Administrasi dan Jam Mengajar

    September 8, 2026

    TPP Belum Dibayar, Ratusan Pegawai RSUD AWS Teken Petisi Tuntut Pencairan

    September 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Jelang HUT RI Ke-79, Pedagang Bendera Mulai Menjamur di Samarinda
    Samarinda

    Jelang HUT RI Ke-79, Pedagang Bendera Mulai Menjamur di Samarinda

    LarasBy LarasAgustus 2, 2024Updated:Agustus 3, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Serba Serbi Bendera 17 Agustus
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Euforia Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-79 yang jatuh pada 17 Agustus 2024 mendatang, mulai terasa. Baru masuk hari kedua di Bulan Agustus, nampak dekorasi-dekorasi yang menampakkan dua warna bersejarah bagi Indonesia, yakni merah dan putih terpasang di sudut-sudut kota.

    Ramai juga di pusat perbelanjaan, toko-toko dan media sosial dihiasi bendera merah putih sebagai lambang Hari Kemerdekaan. Tak hanya itu, di pinggir jalan juga mulai menjamur pedagang dadakan yang menjual bendera merah putih.

    Salah satu yang aktif menjadi pedagang bendera adalah Siti Mulia (59). Terjun bersama suaminya sejak 30 tahun lalu, dirinya setia menjajakan bendera negara Indonesia itu di Jalan Teuku Umar, Sungai Kunjang, Samarinda.

    “Saya baru mulai lagi tiga hari yang lalu,” kata Siti pada Jumat (2/8/2024), sambil menunjukkan berbagai bendera dan umbul-umbul yang dijualnya.

    Berbagai ukuran dan varian bendera dijual Siti dengan harga bervariasi. Bendera kecil dihargai Rp5.000, bendera gelombang Rp150.000, umbul-umbul Rp80.000 dan bendera merah putih seharga Rp40.000 hingga Rp45.000.

    “Yang paling sering dicari itu bendera kecil yang harganya Rp5.000,” ungkapnya.

    Meskipun hanya berjualan di bulan Agustus, Siti mengakui bahwa keuntungan yang didapat cukup signifikan. Bahkan setiap satu bendera bernilai Rp10.000, dirinya mampu meraup untung Rp5.000.

    “Keuntungan bisa sampai setengah harga atau 50 persen,” tuturnya.

    Beberapa bendera yang dijualnya dibuat sendiri dengan biaya produksi yang cukup tinggi. Berbekal keahliannya menjahit menggunakan mesin jahit sederhana, Siti bisa menghemat biaya produksi.

    “Bahan segolongan merah putih bisa sampai Rp850 ribu, kalau putih sedikit lebih murah,” jelasnya soal modal yang dikeluarkan untuk membuat bendera.

    Bagi Siti dan keluarganya, berjualan bendera telah menjadi bagian dari rutinitas tahunan. Mereka memanfaatkan momen peringatan kemerdekaan ini untuk meraih penghasilan tambahan.

    HUT RI Ke-79 Pedagang bendera Siti Mulia
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Family Fun Walk PWI Kaltim Satukan Insan Pers Lintas Generasi

    September 6, 2026

    Satu Langkah, Banyak Generasi: Jalan Santai PWI Kaltim Rajut Kebersamaan

    September 6, 2026

    Sungai Mahakam Hadapi Masalah Alur hingga Tata Kelola, Pengelolaan Terpadu Dinilai Mendesak

    Agustus 7, 2026

    150 Anak Jadi Tersangka Narkoba dalam 10 Bulan, BNN Dorong Penguatan Rehabilitasi

    Juli 20, 2026

    Rooftop Pasar Pagi Bakal Jadi Kafe Panorama Sungai Mahakam

    Juli 19, 2026

    42 Calon Paskibraka Samarinda Digembleng Disiplin, Integritas, dan Jiwa Bela Negara

    Juli 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Kaltim Beri Waktu Sepekan untuk Cabut Mutasi Guru

    R’syaSeptember 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim…

    Setahun Tujuh Hari Dimutasi, Guru SMA Kaltim Masih Terjebak Persoalan Administrasi dan Jam Mengajar

    September 8, 2026

    TPP Belum Dibayar, Ratusan Pegawai RSUD AWS Teken Petisi Tuntut Pencairan

    September 8, 2026

    Kemenkes Perkuat Pemulihan Mental Warga NTT Pascagempa, 160 Nakes Dikirim

    September 8, 2026

    Jaga Hutan Malah Dapat Dana Lebih Kecil, Pansus DPRD Kaltim Minta Skema Jasa Lingkungan Diubah

    September 8, 2026
    1 2 3 … 3,328 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.