Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Maret 30, 2026

    Kendala Dapodik Hambat TPG Guru, Pembayaran Dipastikan Tetap Dirapel

    Maret 30, 2026

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Jalan Nasional Rusak, DPRD Kaltim Soroti Minimnya Anggaran UPTD
    DPRD Kaltim

    Jalan Nasional Rusak, DPRD Kaltim Soroti Minimnya Anggaran UPTD

    SittiBy SittiMei 21, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kerusakan sejumlah ruas jalan nasional di Kalimantan Timur, terutama di wilayah Samarinda dan Kutai Kartanegara (Kukar), menuai sorotan dari DPRD Provinsi Kalimantan Timur. Minimnya alokasi anggaran untuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Wilayah II dinilai menjadi penyebab utama belum optimalnya perawatan infrastruktur jalan.

    Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi, mengungkapkan keterbatasan anggaran sebagai hambatan besar dalam menangani kerusakan jalan yang dikeluhkan masyarakat.

    “Anggaran UPTD Wilayah II hanya sekitar Rp28 miliar, dan dari angka itu, sekitar Rp10 miliar digunakan untuk belanja BBM. Sisanya sangat terbatas untuk perawatan jalan di Samarinda, Kukar, Kutai Barat, dan Mahakam Ulu,” ujarnya saat ditemui di Gedung E DPRD Kaltim, Senin, 19 Mei 2025.

    Menurutnya, anggaran yang minim menyebabkan keterbatasan ruang gerak petugas lapangan untuk menindaklanjuti laporan jalan rusak. Banyak titik yang harus segera ditangani, namun belum bisa dijangkau secara cepat karena terbatasnya sumber daya.

    “Banyak keluhan dari masyarakat terkait jalan rusak, apalagi di musim hujan seperti sekarang. Tapi dengan anggaran sekecil itu, mereka kewalahan untuk tangani semua,” tambah Subandi.

    Salah satu ruas yang paling sering dikeluhkan adalah Jalan H.A.M Rifaddin di Samarinda. Jalan ini menjadi akses utama yang menghubungkan Samarinda dengan wilayah Kukar dan sekitarnya. Kondisinya yang rusak parah kerap menghambat mobilitas warga dan aktivitas distribusi barang.

    Selain H.A.M Rifaddin, DPRD juga mencatat kondisi rusak di Jalan Batuah Kilometer 28 yang menghubungkan Samarinda–Balikpapan. Meski status jalan tersebut merupakan jalan nasional dan berada di bawah tanggung jawab Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN), DPRD tetap menjalin komunikasi untuk memastikan adanya penanganan sementara.

    “Kami sudah komunikasi dengan BBPJN. Katanya nanti akan dilakukan perbaikan melalui skema Multi Years Contract tahun 2025. Tapi jalan rusak tidak bisa menunggu selama itu,” tegas Subandi.

    Ia menilai perlu adanya solusi jangka pendek untuk perbaikan sementara, agar jalan tetap bisa dilalui dengan aman. Menurutnya, penanganan jalan tidak boleh menunggu program besar semata, melainkan juga butuh langkah-langkah cepat yang berdampak langsung bagi warga.

    Subandi juga menyampaikan bahwa DPRD Kaltim akan mengusulkan penambahan anggaran untuk UPTD Wilayah II dalam pembahasan anggaran berikutnya. Tujuannya agar unit pelaksana bisa bekerja lebih optimal dan merespons cepat setiap keluhan masyarakat.

    “Infrastruktur jalan yang baik adalah kunci pertumbuhan ekonomi dan konektivitas daerah. Kami akan perjuangkan tambahan anggaran agar kualitas layanan publik di sektor ini bisa ditingkatkan,” tandasnya.

    DPRD Kaltim infrastruktur Jalan Rusak Subandi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026

    Pemprov Kaltim Apresiasi DPRD, Pokok Pikiran Dewan Dinilai Penting dalam Perencanaan Pembangunan 2027

    Maret 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    Maret 16, 2026

    Pansus DPRD Kaltim Sampaikan Laporan Pembahasan Renja 2027 dalam Rapat Paripurna

    Maret 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Andika SaputraMaret 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menyoroti belum terbitnya rekomendasi penunjukan Penjabat (Pj)…

    Kendala Dapodik Hambat TPG Guru, Pembayaran Dipastikan Tetap Dirapel

    Maret 30, 2026

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026

    Angkat Bicara Terkait Bankaltimtara, Andi Harun Serahkan Sepenuhnya ke Gubernur Kaltim

    Maret 30, 2026
    Our Picks

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Maret 30, 2026

    Kendala Dapodik Hambat TPG Guru, Pembayaran Dipastikan Tetap Dirapel

    Maret 30, 2026

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026

    Angkat Bicara Terkait Bankaltimtara, Andi Harun Serahkan Sepenuhnya ke Gubernur Kaltim

    Maret 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.