Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Erlangga Gandeng BINUS, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan Literasi AI di Samarinda

    April 16, 2026

    Potensi Cuan Besar dari Parkir Berlangganan, DPRD Samarinda Minta Jangan Asal Terapkan

    April 16, 2026

    DBH Menurun, DPRD Samarinda Dorong Maksimalkan UMKM dan Pariwisata sebagai Sumber PAD

    April 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Jaga Kapal Tetap Berlayar di Tengah Badai, Rahman Tegaskan PWI Kaltim Tetap Solid
    Kaltim

    Jaga Kapal Tetap Berlayar di Tengah Badai, Rahman Tegaskan PWI Kaltim Tetap Solid

    Adit MustafaBy Adit MustafaJuli 26, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua PWI Kalimantan Timur Abdurrahman Amin
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) telah menjadi salah satu organisasi jurnalis paling berpengaruh dan tertua di Indonesia. Didirikan pada tahun 1946, PWI bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme wartawan dan menjaga integritas jurnalistik di tanah air. Organisasi ini berperan penting dalam membangun dan mempertahankan standar etika jurnalistik serta memperjuangkan hak-hak wartawan di Indonesia.

    Dalam beberapa dekade terakhir, PWI telah berhasil mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi oleh profesi wartawan, termasuk tekanan politik, ekonomi dan sosial. PWI juga aktif dalam memberikan pelatihan dan sertifikasi melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW), sebuah inisiatif yang bertujuan untuk memastikan bahwa wartawan memiliki keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk menjalankan tugas mereka dengan baik.

    Namun, PWI tidak lepas dari dinamika internal yang terkadang memengaruhi stabilitas organisasi. Isu Kongres Luar Biasa (KLB) yang baru-baru ini mencuat menjadi salah satu contohnya. Kisruh yang berawal dari permasalahan bantuan anggaran UKW dari Forum Humas BUMN ini menimbulkan ketegangan antara Ketua Umum PWI dan Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat, yang akhirnya memengaruhi seluruh anggota PWI di berbagai daerah.

    Ketua PWI Kalimantan Timur (Kaltim) Abdurrahman Amin menyampaikan sikap tegas terkait isu ini. Dalam wawancara setelah acara pelantikan di Gedung Olah Bebaya Pemprov Kaltim, Jumat (26/7/2024) Abdurrahman menegaskan bahwa PWI Kaltim tetap berpegang teguh pada hasil Kongres di Bandung yang diselenggarakan pada Oktober lalu.

    “Yang pertama kita masih berpedoman pada hasil Kongres di Bandung bulan Oktober kemarin,” ujarnya.

    Pria yang akrab dipanggil Rahman itu juga menekankan pentingnya sinergi antara pengurus pusat dan daerah untuk menjaga keutuhan organisasi.

    Hendy CH Bangun dalam acara pelantikan tersebut disebut oleh Rahman sebagai tanda bahwa dia masih diakui sebagai Ketua PWI Pusat oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

    “Karena sampai hari ini, Kemenkumham masih mengakui bahwa ketua PWI Pusat adalah Pak Hendry. Apabila ada yang menolak, ya kami anggap itu sebagai dinamika di organisasi saja,” jelasnya.

    Rahman yang terpilih menjadi ketua PWI Kaltim pada 27 April lalu itu menjelaskan bahwa meskipun ada perbedaan pendapat, PWI Kaltim tetap solid dan fokus menjalankan program-program yang telah disusun.

    “Namun intinya, kami di Kalimantan Timur tetap solid dan fokus menjalankan program-program yang telah kita susun,” tegasnya.

    Ketika ditanya apakah PWI Kaltim menolak KLB, Abdurrahman menjelaskan bahwa syarat untuk mengadakan KLB cukup panjang. Dia menyebutkan bahwa harus ada usulan dari 2 per 3 jumlah pemilik suara atau provinsi. Dengan 38 provinsi, minimal 23-26 provinsi harus mengusulkan KLB.

    Lebih lanjut, Abdurrahman menyoroti bahwa KLB hanya bisa diselenggarakan jika ketua berstatus sebagai terdakwa. “Kalau dua hal itu tidak terpenuhi, namun diselenggarakan KLB, berarti ada hal yang dipaksakan. Itu yang tidak kita inginkan,” ujarnya.

    Abdurrahman menekankan bahwa KLB adalah jalur konstitusi organisasi yang harus dipertimbangkan dengan matang. Menurutnya, pelaksanaan KLB yang tidak sesuai prosedur dapat berdampak buruk bagi PWI sebagai organisasi wartawan tertua dan terbesar di Indonesia. “Jadi kita menolak KLB, kita ingin antara pengurus di pusat dengan daerah saling bersinergi,” tegasnya.

    Dalam upaya menjaga stabilitas organisasi dan menghindari perpecahan, Abdurrahman mengajak seluruh anggota PWI untuk mengedepankan dialog dan menurunkan ego masing-masing demi kepentingan bersama.

    Sebagai organisasi wartawan tertua dan terbesar di Indonesia, PWI terus berkomitmen untuk mengembangkan jurnalisme yang profesional dan berintegritas serta memperjuangkan kebebasan pers dan hak-hak wartawan. Meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan, baik dari dalam maupun luar organisasi, PWI tetap menjadi salah satu pilar jurnalisme di Indonesia.

    “Ini soal ego, jadi tidak ada masalah yang tidak ada jalan keluarnya. Tinggal kita menurunkan ego masing-masing saja,” ujarnya.

    Abdurrahman Amin Ketua PWI Kaltim KLB
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Sukri Dorong Penguatan Literasi Jurnalistik di OPD, Tekankan Pentingnya Verifikasi Informasi

    April 15, 2026

    Perdana Digelar, BPSDM Kaltim Tingkatkan Kompetensi ASN di Bidang Penulisan dan Publikasi

    April 15, 2026

    Kasus Pelecehan Tak Kunjung Reda, Disdikbud Kaltim Singgung Kegagalan Pengawasan Sekolah

    April 14, 2026

    Jelang Aksi 21 April, Pemprov Kaltim Tegaskan Tidak Ada Upaya Redam Demo

    April 13, 2026

    Pemprov Kaltim Gelar Coffee Morning Bersama Ormas, Perkuat Silaturahmi dan Serap Aspirasi

    April 13, 2026

    Dari Toko Karpet Sepi ke Galeri Seni, Perjuangan Ramadhan Bangun Pameran Ilustrasi Terbesar di Kaltim Tanpa Dukungan Dana

    April 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Erlangga Gandeng BINUS, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan Literasi AI di Samarinda

    Andika SaputraApril 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Upaya peningkatan mutu pendidikan terus didorong melalui kolaborasi berbagai pihak, salah satunya…

    Potensi Cuan Besar dari Parkir Berlangganan, DPRD Samarinda Minta Jangan Asal Terapkan

    April 16, 2026

    DBH Menurun, DPRD Samarinda Dorong Maksimalkan UMKM dan Pariwisata sebagai Sumber PAD

    April 16, 2026

    Soal BPJS Kota dan Provinsi, Iswandi Tegaskan Jangan Bikin Publik Bingung

    April 16, 2026

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    April 15, 2026
    1 2 3 … 3,059 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.