Insitekaltim, Samarinda – Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Hasanuddin Mas’ud mulai membuka peluang maju dalam kontestasi kepala daerah Kutai Kartanegara (Kukar). Pernyataan itu muncul setelah ia kembali dipercaya memimpin DPD Partai Golkar Kukar.
Hamas sapaan Hasanuddin Mas’ud, belum mendeklarasikan diri sebagai calon kepala daerah. Namun, ia mengakui ada komitmen internal Golkar yang mengarahkan setiap ketua DPD terpilih untuk mencalonkan diri dalam pemilihan kepala daerah.
“Kalau memang nanti dipilih, ya keterpilihannya mungkin, kan kenapa tidak? Bisa aja. Karena saya kebetulan Ketua DPD Golkar Kukar. Memang komitmennya adalah setiap Ketua DPD yang terpilih itu wajib untuk mencalonkan menjadi kepala daerah,” kata Hamas di Gedung Utama B DPRD Kaltim, Senin, 14 September 2026.
Artinya, peluang Hamas maju di Kukar belum berhenti pada dukungan organisasi. Ia mengaku masih harus melihat hasil survei untuk mengukur seberapa besar peluangnya memenangkan kontestasi.
“Tapi sesuai dengan kemampuan juga. Kalau keterpilihannya ternyata setelah disurvei rendah, ya enggak bisa dipaksakan. Kita lihat nanti,” ujarnya.
Ketika ditanya apakah siap jika partai benar-benar mengarahkannya maju sebagai calon kepala daerah, Hamas menjawab singkat.
“Sanggup. Cuma terpilih atau tidaknya kan perlu ada survei,” katanya.
Sikap tersebut menempatkan Hamas dalam posisi yang cukup terbuka tidak mendeklarasikan pencalonan, tetapi juga tidak menutup kemungkinan jika partai memberikan mandat.
Ia kembali menegaskan bahwa pencalonan ketua DPD merupakan bagian dari komitmen internal Golkar. Namun, keputusan akhirnya tetap akan mempertimbangkan tingkat keterpilihan kandidat.
“Semua sudah saya bilang, bahwa setiap Ketua DPD yang terpilih punya kewajiban untuk mencalonkan. Cuma nanti dilihat tingkat keterpilihannya, kan? ya kira-kira itu,” ucapnya.

