Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    RKAB dan Ekspor Tambang Diambil Pusat, Bisnis Perusda Kaltim Ikut Tertekan

    September 18, 2026

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, 3.000 Masker Demokrat Ludes Kurang dari 30 Menit

    September 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Olahraga»Indonesia Torehkan Rekor Dunia dan Rekor Asia di World Para Athletics Grand Prix 2026
    Olahraga

    Indonesia Torehkan Rekor Dunia dan Rekor Asia di World Para Athletics Grand Prix 2026

    R’syaBy R’syaJuli 31, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Nanda Mei Sholihah melintasi garis finis pada nomor 100 meter klasifikasi T45/46/47 di ajang World Para Athletics Grand Prix 2026 Meksiko (Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kontingen para atletik Indonesia mencatat prestasi membanggakan pada ajang World Para Athletics Grand Prix 2026 yang diselenggarakan sejak 21 hingga 24 Juli di Meksiko. Selain mengoleksi 16 medali, Merah Putih juga membawa pulang rekor dunia dan rekor Asia melalui penampilan gemilang dua atletnya.

    Rekor dunia dibukukan I Kadek Dwi Purwana Yasa pada nomor lempar cakram klasifikasi F57. Atlet Indonesia itu mencatat lemparan sejauh 48,68 meter, melewati rekor sebelumnya milik atlet Brasil, Thiago Paulino dos Santos, yang bertahan di angka 48,55 meter.

    Kadek mengaku tidak menyangka mampu mencatatkan rekor dunia. Menurutnya, ia hanya berusaha menampilkan kemampuan terbaik selama pertandingan tanpa membayangkan hasil yang akan diraih.

    “Sebenarnya tidak menyangka bisa pecah rekor. Saya hanya berusaha lempar sebisanya, tetapi ternyata dari lemparan sebisanya itu malah pecah rekor di sini. Tentunya saya senang dan masih engga expect,” ujar Kadek.

    Ia mengungkapkan perjalanan panjang menuju Meksiko serta perbedaan makanan sempat menjadi tantangan sebelum bertanding. Namun, kendala tersebut dapat diatasi dengan memperbanyak waktu istirahat dan membawa bekal makanan dari Indonesia.

    “Kendala yang pertama solusinya istirahat yang banyak. Untuk yang kedua, kita membawa bekal makanan dari Indonesia. Jadi, dua kendala itu bisa kita atasi,” tuturnya.

    Sementara itu, Nanda Mei Sholihah juga mencatatkan prestasi dengan memecahkan rekor Asia pada nomor lari 100 meter klasifikasi T45/46/47. Selain itu, ia turut membukukan catatan waktu terbaik pribadinya di nomor 200 meter.

    Nanda mengungkapkan tantangan terbesar yang dihadapinya justru berasal dari diri sendiri, terutama dalam mengatasi rasa takut sebelum berlaga. Berkat persiapan yang matang, ia mampu tampil sesuai harapan.

    “Sebenarnya yang menjadi lawan terberat justru diri sendiri karena melawan rasa takut. Tetapi dengan persiapan yang cukup matang, Alhamdulillah berjalan sesuai harapan,” ungkapnya.

    Pencapaian tersebut menjadi modal berharga bagi Nanda untuk menatap Asian Para Games 2026 di Jepang. Pada ajang itu, ia dijadwalkan turun di tiga nomor, yakni 100 meter, 200 meter dan estafet.

    “Target selanjutnya di Asian Para Games 2026. Saya mengikuti tiga nomor, di 100 meter, 200 meter dan relay. Harapan saya, lebih semangat lagi, bisa mencapai target pribadi, bahkan mimpinya bisa memecahkan rekor-rekor yang sudah ada,” pungkasnya.

     

    Lempar Cakram Olahraga World Para Athletics Grand Prix 2026
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Porprov Kaltim 2026 Batasi Usia Atlet 30 Tahun, Larang Peraih Emas PON Tampil

    September 18, 2026

    Jaga Transparansi, KONI Terapkan Digitalisasi Data Atlet Porprov Kaltim

    September 17, 2026

    59 Atlet dari Lima Daerah Ikuti Selekda Padel Kaltim Menuju Kejurnas 2026

    September 16, 2026

    Porprov Kaltim Dua Tahun Sekali, Dispora Soroti Efisiensi Anggaran dan Pembinaan Atlet

    September 15, 2026

    59 Cabor Dipastikan Bertanding di Porprov Kaltim 2026, Lima Digelar Mandiri

    September 14, 2026

    Teknologi Ubah Cara Ikut Lomba Lari, Virtual Run Bisa Diikuti dari Mana Saja

    September 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    RKAB dan Ekspor Tambang Diambil Pusat, Bisnis Perusda Kaltim Ikut Tertekan

    AminahSeptember 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebijakan pemerintah pusat dalam mengatur produksi dan ekspor komoditas tambang mulai berdampak…

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, 3.000 Masker Demokrat Ludes Kurang dari 30 Menit

    September 18, 2026

    Porprov Kaltim 2026 Batasi Usia Atlet 30 Tahun, Larang Peraih Emas PON Tampil

    September 18, 2026

    Kaltim Kekurangan Jutaan Judul Buku untuk Capai Rasio Ideal Perpusnas

    September 18, 2026
    1 2 3 … 3,349 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.