Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Mengapa Bekas Luka Bisa Menonjol dan Tak Hilang? Ini Penjelasan Medis tentang Keloid

    Mei 30, 2026

    Dompet Aman, Saldo Menipis: Fenomena Belanja Impulsif di Era QRIS

    Mei 30, 2026

    Generasi Muda Jadi Sasaran Judi Online, OJK Perkuat Literasi Keuangan

    Mei 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Implementasi PUG Masih Lambat, Fachmi Rozano Minta Perencanaan Pembangunan Lebih Responsif Gender
    Diskominfo Kaltim

    Implementasi PUG Masih Lambat, Fachmi Rozano Minta Perencanaan Pembangunan Lebih Responsif Gender

    Andika SaputraBy Andika SaputraDesember 3, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan, DP3A Kaltim, Fachmi Rozano
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kalimantan Timur (Kaltim) Fachmi Rozano menilai pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) di Kaltim belum menunjukkan perkembangan signifikan, meski seluruh perangkat daerah telah ikut menerapkannya.

    Fachmi menegaskan perlunya penguatan perencanaan pembangunan yang responsif gender untuk menekan ketimpangan yang masih terjadi antara laki-laki dan perempuan di berbagai sektor.

    “Kalau kita lihat dari indeksnya, perkembangan PUG masih cukup rendah. Semua perangkat sebenarnya sudah berpartisipasi, namun pelaksanaannya belum maksimal,” ujarnya Rabu, 3 Desember 2025.

    Mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS), Kaltim masih menghadapi tantangan pada sejumlah aspek, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi. Fachmi juga menyoroti menurunnya keterwakilan perempuan di legislatif yang sebelumnya berjumlah 11 orang kini hanya 8 orang. Angka tersebut jauh dari amanat undang-undang yang mensyaratkan keterlibatan perempuan minimal 30 persen dalam politik.

    “Keterlibatan perempuan di sektor formal masih rendah, begitu juga dalam pengambilan keputusan. Ini menjadi pekerjaan besar bagi kita semua,” tegasnya.

    Fachmi menekankan pembangunan tidak akan optimal apabila kebutuhan perempuan tidak diperhitungkan sejak awal perencanaan. Ia mencontohkan kondisi darurat seperti bencana, di mana kebutuhan dasar perempuan sering terabaikan, mulai dari pembalut hingga fasilitas sanitasi yang layak.

    “Perencanaan pembangunan harus responsif gender. Dalam kondisi bencana pun, kebutuhan perempuan sering tidak terlihat,” ujarnya.

    Karena itu, ia mendorong peningkatan keterlibatan perempuan dalam proses perencanaan di tingkat desa melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) hingga penyusunan kebijakan di tingkat provinsi.

    Ia menyebut masih banyak desa yang belum memberi ruang partisipatif bagi perempuan dalam pengambilan keputusan.

    “Kami berharap perangkat daerah memaksimalkan ruang partisipasi perempuan agar mereka dapat turut menentukan arah pembangunan,” imbuhnya.

    Menutup keterangannya, Fachmi berharap penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim berikutnya dapat mengintegrasikan isu gender ke dalam setiap program pemerintah.

    “RPJMD berikutnya harus lebih responsif gender. Perempuan harus terlibat dan merasakan manfaat pembangunan secara langsung, karena SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045 juga mencakup perempuan,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Mengapa Bekas Luka Bisa Menonjol dan Tak Hilang? Ini Penjelasan Medis tentang Keloid

    SittiMei 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Tidak semua luka akan sembuh menjadi garis tipis yang samar di kulit.…

    Dompet Aman, Saldo Menipis: Fenomena Belanja Impulsif di Era QRIS

    Mei 30, 2026

    Generasi Muda Jadi Sasaran Judi Online, OJK Perkuat Literasi Keuangan

    Mei 29, 2026

    Jelang Musda VI di Samarinda, Demokrat Kaltim Resmi Buka Seleksi Ketua Baru

    Mei 29, 2026

    38 Desa di Kaltim Masih Blank Spot Internet, Terkendala Listrik dan Anggaran

    Mei 29, 2026
    1 2 3 … 3,111 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.