Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dari Lapak Catur Pasar, Ramadhan Menjelma Jadi Master Nasional

    Agustus 30, 2026

    Warga Diminta Waspada Debu, Kemarau Picu Kasus ISPA Meningkat hingga 20 Persen

    Agustus 30, 2026

    Suparno Apresiasi Prestasi Mahasiswa Polnes di Ajang UGM

    Agustus 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Ikon Baru, Andi Harun Wujudkan Taman Jembatan Mahakam Secara Bertahap
    Samarinda

    Ikon Baru, Andi Harun Wujudkan Taman Jembatan Mahakam Secara Bertahap

    Andika SaputraBy Andika SaputraMaret 26, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda, Andi Harun bersama jajaran Pemkot lainnya saat melakukan peninjauan langsung di taman (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus melanjutkan penataan ruang terbuka hijau di sejumlah titik strategis. Salah satu yang menjadi fokus adalah pembangunan taman di kawasan Jembatan Mahakam yang saat ini masih dalam tahap pengembangan.

    Wali Kota Samarinda Andi Harun menyampaikan konsep perencanaan kawasan tersebut sebenarnya telah dirancang secara menyeluruh. Namun, pelaksanaan pembangunan masih dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.

    Menurutnya desain keseluruhan untuk kawasan tersebut sudah rampung, tetapi realisasi di lapangan baru mencakup sebagian dari rencana awal. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan dana yang tersedia dalam satu tahun anggaran.

    “Perencanaannya sebenarnya sudah lengkap, tetapi karena keterbatasan anggaran, kita baru bisa mengerjakan sebagian dulu,” ujarnya saat melakukan peninjauan lapangan, Kamis 26 Maret 2026.

    Ia menjelaskan bahwa pembangunan taman tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan bagian dari penataan kawasan terpadu. Proyek ini mencakup berbagai elemen pendukung mulai dari fasilitas taman akses jalan hingga infrastruktur penunjang lainnya.

    Secara keseluruhan, kebutuhan anggaran untuk merealisasikan seluruh konsep tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp6 miliar.
    Namun, pada tahap awal pemerintah baru mengalokasikan sekitar Rp3 miliar untuk memulai pembangunan.

    Meski belum sepenuhnya terealisasi, pemerintah tetap memilih untuk menjalankan proyek tersebut secara bertahap agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat.

    Strategi ini dinilai lebih efektif dibanding harus menunggu hingga anggaran tersedia sepenuhnya.

    “Kita tidak ingin berhenti hanya karena keterbatasan anggaran. Lebih baik dikerjakan bertahap, yang penting ada progres nyata,” jelasnya.

    Ke depan, pembangunan akan dilanjutkan hingga mencakup seluruh area sesuai dengan desain awal termasuk penataan hingga ke sisi jalan yang terhubung langsung dengan kawasan jembatan.

    Selain meningkatkan estetika kota proyek ini juga diharapkan mampu mengatasi persoalan kebersihan dan kesan kumuh yang selama ini kerap muncul di area pintu masuk kota.

    Penataan yang terintegrasi diharapkan menciptakan lingkungan yang lebih tertib, bersih, dan nyaman. Pembangunan kawasan tersebut, merupakan bagian dari rencana besar penataan kota khususnya di sepanjang bantaran Sungai Mahakam.

    Ia pun meminta masyarakat untuk bersabar karena proses pembangunan membutuhkan waktu serta perencanaan yang matang.

    “Semua ini dilakukan bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah. Harapannya, nanti kawasan ini bisa menjadi ruang terbuka yang layak dan dinikmati masyarakat,” tutupnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Sungai Mahakam Hadapi Masalah Alur hingga Tata Kelola, Pengelolaan Terpadu Dinilai Mendesak

    Agustus 7, 2026

    150 Anak Jadi Tersangka Narkoba dalam 10 Bulan, BNN Dorong Penguatan Rehabilitasi

    Juli 20, 2026

    Rooftop Pasar Pagi Bakal Jadi Kafe Panorama Sungai Mahakam

    Juli 19, 2026

    42 Calon Paskibraka Samarinda Digembleng Disiplin, Integritas, dan Jiwa Bela Negara

    Juli 17, 2026

    Kemiskinan Samarinda Turun, Serapan Anggaran Dinsos Baru 31 Persen

    Juli 15, 2026

    BUMRT Bakal Kelola Kandang Anti Bau, Varia Niaga Siapkan Model Bisnis dan Pendampingan

    Juli 14, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dari Lapak Catur Pasar, Ramadhan Menjelma Jadi Master Nasional

    Ratu ArifanzaAgustus 30, 2026

    Insitekaltim, Balikpapan – Bagi Ramadhan, catur awalnya bukanlah sesuatu yang direncanakan untuk menjadi jalan hidup.…

    Warga Diminta Waspada Debu, Kemarau Picu Kasus ISPA Meningkat hingga 20 Persen

    Agustus 30, 2026

    Suparno Apresiasi Prestasi Mahasiswa Polnes di Ajang UGM

    Agustus 30, 2026

    Teras Samarinda Tahap II Dibuka, Andi Harun Sebut Jadi “Paru-Paru Baru” di Tepi Mahakam

    Agustus 30, 2026

    Teras Samarinda Belum Tuntas, Celni Dorong Penyelesaian Seluruh Segmen

    Agustus 29, 2026
    1 2 3 … 3,307 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.