Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Hapkido Kaltim Bidik Sapuh Bersih 20 Kelas di Kualifikasi PON 2027

    September 12, 2026

    Menpora Erick Dorong Olahraga Jadi Mesin Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi

    September 12, 2026

    Polnes Borong 9 Prestasi di KMIPN VIII 2026, Bawa Pulang Empat Gelar Juara I

    September 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Bontang»Hendita Dyah Ratnady, Guru IPA yang Ikut Susun LKS Bontang
    Diskominfo Bontang

    Hendita Dyah Ratnady, Guru IPA yang Ikut Susun LKS Bontang

    AdminBy AdminNovember 1, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Muhammad editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Lahir 35 tahun silam, tepatnya di Kota Jambi pada 21 Maret 1985. Perempuan ini tercatat sebagai guru di SMPN 6 Bontang Lestari. Dia adalah Hendita Dyah Ratnady atau lebih sering dipanggil Dita.

    Dita kecil mengenyam pendidikan di SD 002 Bontang Utara, kemudian melanjutkan ke jenjang sekolah menengah di SMP 1 Bontang. Dan menamatkan sekolah atasnya di SMA 1 Bontang.

    Sewaktu kuliah Dita menimba ilmu di Universitas Mulawarman Jurusan S1 Pendidikan Biologi dan dinyatakan lulus tahun 2007.

    Guru yang dikenal penyabar ini dikarunia satu putra yang ia beri nama M Izzat Attar Fauzi dan dua putri cantik bernama Fadiyah Naurah Rayyan dan Malya Aiesha Dinillah

    Sehari-hari Dita dipercaya menjadi guru mata pelajaran IPA di tempat ia mendedikasikan ilmunya.

    Keterbatasan ruang kelas tidak menyurutkan semangatnya. Dita menggunakan ruang laboratorium digunakan untuk ruang kelas.

    “Keterbatasan ini tidak menyurutkan langkah kami, tetap praktik di ruang kelas. Percoban tetap jalan dengan sederhana di sekitar lingkungan siswa. Kemudian, siswa kami persilakan mendowload hasil video percobaan pada google class room,” ungkap Dita kepada insitekaltim.com Sabtu (31/10/2020).

    Dita berpesan kepada semua pelajar agar selalu mematuhi protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 ini. Dan disiplin menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).

    Dia berharap masa pandemi ini tidak menghalangi semangat para siswa untuk belajar, mengukir prestasi menggoreskan tinta emas pada peradaban.

    “Kuatkan tekad, walaupun PJJ saya harus berhasil mendapatkan nilai terbaik, tetap ingat dengan pencipta, salat, ngaji, banyak berdoa agar pandemi segera berakhir,” pesannya.

    Istri dari Ewin Suhandoyo ini mengatakan, selama proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) ia menemukan banyak kendala. Menurutnya, beberapa siswa harus membantu pekerjaan orang tuanya dan ada yang tidak memiliki HP.

    Banyak kendala yang dihadapi. Seperti sinyal internet yang kurang bersahabat. Ada juga siswa yang berada di pesisir dan ada yang tidak memiliki HP sehingga harus pinjam ke saudara atau tetangga.

    Ada juga keluarga yang memiliki anak lebih dari dua dan hanya memiliki satu HP untuk digunakan bergantian.

    Saat ini Dita bersama keluarga tinggal di Jalan Gendang Tanjung Limau. Dia di percaya Disdikbud Bontang sebagai Tim Penyusun Lembar Kerja Siswa (LKS) pada semester I tahun 2020. Atas karyanya tersebut, Disdikbud Bontang memberikan penghargaan berupa piagam dan SK Tim Penyusun LKS untuk SMP di Kota Bontang.

    Selama penyusunan LKS, Dita mengalami berbagai kendala seperti waktu yang terlalu mepet dan harus mendampingi anak didiknya dalam PJJ.

    “Kendala jangan ditanya. Tapi alhamdulilah, semua harus bisa kita atasi,” jawab Dita.

    Kadisdikbud Bontang Saparudin-Disdik Bontang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Polnes Borong 9 Prestasi di KMIPN VIII 2026, Bawa Pulang Empat Gelar Juara I

    September 12, 2026

    Bunda Harum: Anak PAUD Jangan Dibebani Target Calistung

    September 11, 2026

    TPP Guru Samarinda Belum Dibayar, Ismail Latisi: Tidak Ada Wacana Pengurangan dan Penghilangan

    September 10, 2026

    BIFF Siapkan Siswa SMK Kaltim Tampil di Melbourne

    September 10, 2026

    Masa Depan Samarinda Dibangun dari Ruang Kelas

    September 10, 2026

    Bukan Kekurangan Anggaran, Ini Alasan Insentif Guru Samarinda Terlambat Dibayar

    September 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Hapkido Kaltim Bidik Sapuh Bersih 20 Kelas di Kualifikasi PON 2027

    Ratu ArifanzaSeptember 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur (Kaltim) optimistis Hapkido Kaltim mampu…

    Menpora Erick Dorong Olahraga Jadi Mesin Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi

    September 12, 2026

    Polnes Borong 9 Prestasi di KMIPN VIII 2026, Bawa Pulang Empat Gelar Juara I

    September 12, 2026

    Ubah Gaya Hidup Sebelum Terlambat, Esensi Pencegahan Kerusakan Tulang Belakang

    September 12, 2026

    Data BPJS Karyawan PT WOTS Tak Ditemukan di Disnaker, Statusnya Kini Ditelusuri

    September 11, 2026
    1 2 3 … 3,335 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.