Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pakar Hukum Soroti Kasus Korupsi yang Menggantung, Minta Penegak Hukum Segera Ambil Keputusan

    Juni 20, 2026

    Donor Darah, Selain Menolong Sesama Juga Bermanfaat Bagi Kesehatan Tubuh

    Juni 20, 2026

    BPKAD Kaltim Pastikan Setiap Pendapatan Daerah Sekecil Apapun Nilainya, Harus Masuk Kas Daerah

    Juni 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Bontang»Hendita Dyah Ratnady, Guru IPA yang Ikut Susun LKS Bontang
    Diskominfo Bontang

    Hendita Dyah Ratnady, Guru IPA yang Ikut Susun LKS Bontang

    AdminBy AdminNovember 1, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Muhammad editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Lahir 35 tahun silam, tepatnya di Kota Jambi pada 21 Maret 1985. Perempuan ini tercatat sebagai guru di SMPN 6 Bontang Lestari. Dia adalah Hendita Dyah Ratnady atau lebih sering dipanggil Dita.

    Dita kecil mengenyam pendidikan di SD 002 Bontang Utara, kemudian melanjutkan ke jenjang sekolah menengah di SMP 1 Bontang. Dan menamatkan sekolah atasnya di SMA 1 Bontang.

    Sewaktu kuliah Dita menimba ilmu di Universitas Mulawarman Jurusan S1 Pendidikan Biologi dan dinyatakan lulus tahun 2007.

    Guru yang dikenal penyabar ini dikarunia satu putra yang ia beri nama M Izzat Attar Fauzi dan dua putri cantik bernama Fadiyah Naurah Rayyan dan Malya Aiesha Dinillah

    Sehari-hari Dita dipercaya menjadi guru mata pelajaran IPA di tempat ia mendedikasikan ilmunya.

    Keterbatasan ruang kelas tidak menyurutkan semangatnya. Dita menggunakan ruang laboratorium digunakan untuk ruang kelas.

    “Keterbatasan ini tidak menyurutkan langkah kami, tetap praktik di ruang kelas. Percoban tetap jalan dengan sederhana di sekitar lingkungan siswa. Kemudian, siswa kami persilakan mendowload hasil video percobaan pada google class room,” ungkap Dita kepada insitekaltim.com Sabtu (31/10/2020).

    Dita berpesan kepada semua pelajar agar selalu mematuhi protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 ini. Dan disiplin menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).

    Dia berharap masa pandemi ini tidak menghalangi semangat para siswa untuk belajar, mengukir prestasi menggoreskan tinta emas pada peradaban.

    “Kuatkan tekad, walaupun PJJ saya harus berhasil mendapatkan nilai terbaik, tetap ingat dengan pencipta, salat, ngaji, banyak berdoa agar pandemi segera berakhir,” pesannya.

    Istri dari Ewin Suhandoyo ini mengatakan, selama proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) ia menemukan banyak kendala. Menurutnya, beberapa siswa harus membantu pekerjaan orang tuanya dan ada yang tidak memiliki HP.

    Banyak kendala yang dihadapi. Seperti sinyal internet yang kurang bersahabat. Ada juga siswa yang berada di pesisir dan ada yang tidak memiliki HP sehingga harus pinjam ke saudara atau tetangga.

    Ada juga keluarga yang memiliki anak lebih dari dua dan hanya memiliki satu HP untuk digunakan bergantian.

    Saat ini Dita bersama keluarga tinggal di Jalan Gendang Tanjung Limau. Dia di percaya Disdikbud Bontang sebagai Tim Penyusun Lembar Kerja Siswa (LKS) pada semester I tahun 2020. Atas karyanya tersebut, Disdikbud Bontang memberikan penghargaan berupa piagam dan SK Tim Penyusun LKS untuk SMP di Kota Bontang.

    Selama penyusunan LKS, Dita mengalami berbagai kendala seperti waktu yang terlalu mepet dan harus mendampingi anak didiknya dalam PJJ.

    “Kendala jangan ditanya. Tapi alhamdulilah, semua harus bisa kita atasi,” jawab Dita.

    Kadisdikbud Bontang Saparudin-Disdik Bontang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    1.667 Lulusan Diwisuda, Rektor Unmul: Awal Perjalanan Menuju Kontribusi Nyata

    Juni 20, 2026

    Tumbuhkan Kepercayaan Diri, Siswa Keluarga Prasejahtera Sekolah Rakyat Tunjukkan Perkembangan Positif

    Juni 20, 2026

    Pemprov Kaltim Kucurkan Anggaran Kematangan Lahan Pembangunan Sekolah Rakyat di Bukit Biru

    Juni 20, 2026

    Tangani Siswa Buta Aksara hingga Putus Sekolah, Kini SRT 57 Samarinda Mulai Torehkan Prestasi

    Juni 20, 2026

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    Juni 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pakar Hukum Soroti Kasus Korupsi yang Menggantung, Minta Penegak Hukum Segera Ambil Keputusan

    R’syaJuni 20, 2026

    Insitkaltim, Samarinda – Praktik penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi yang berlangsung bertahun-tahun tanpa kepastian…

    Donor Darah, Selain Menolong Sesama Juga Bermanfaat Bagi Kesehatan Tubuh

    Juni 20, 2026

    BPKAD Kaltim Pastikan Setiap Pendapatan Daerah Sekecil Apapun Nilainya, Harus Masuk Kas Daerah

    Juni 20, 2026

    Pasar Pagi Usai Revitalisasi Sepi Pembeli, Akses dan Tata Letak Jadi Sorotan

    Juni 20, 2026

    1.667 Lulusan Diwisuda, Rektor Unmul: Awal Perjalanan Menuju Kontribusi Nyata

    Juni 20, 2026
    1 2 3 … 3,158 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.