Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Siaga Kekeringan hingga November, Stok Bansos Tinggal 6.000 Paket

    September 14, 2026

    Terus Berulang, DPD RI Minta Penanganan Karhutla Tak Setengah-setengah

    September 14, 2026

    Beras Kaltim Masih Tebal, Serapan Gabah Petani Justru Melambat

    September 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Harga Kedelai Naik, Produksi Tahu dan Tempe di Kutim Menurun
    Advertorial

    Harga Kedelai Naik, Produksi Tahu dan Tempe di Kutim Menurun

    SeliBy SeliMei 28, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri, Ahmad Doni Efriadi saat ditemui oleh Insitekaltim.com di ruangannya, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta, Jumat (28/5/2021)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Sangatta – Harga kedelai di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) naik hingga Rp11.000 per kilogram sehingga produksi tahu dan tempe menurun.

    Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Zaini melalui Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri, Ahmad Doni Efriadi saat ditemui oleh media Insitekaltim.com di ruangannya, Kantor Disperindag, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta, Jumat (28/5/2021).

    Awalnya harga kedelai di Kutim sebesar Rp 435.000 per sak atau 50 kilogram. Itu artinya harga awal kedelai masih Rp8.700 per kilogram.

    “Kenaikan kedelai di Kutim mengikuti arus dari harga nasional. Di Kutim harga kedelai saat ini sebesar Rp550.000 per sak atau 50 kilogram sehingga didapat Rp11.000 per kilogram,” ujar Doni.

    Ia tidak berkomentar banyak lantaran kenaikan harga kedelai terjadi di tingkat nasional. Namun demikian, Doni memastikan bahwa ketersediaan kedelai di Kutim mencukupi kebutuhan masyarakat.

    “Kami bekerja sama dengan Polres Kutim untuk memantau ketersediaan kedelai dan alhamdulillah stok masih banyak,” ungkap Doni.

    Ia menambahkan stok kedelai di Kutim akan mencukupi kebutuhan masyarakat khususnya pengrajin tahu dan tempe selama 2 hingga 3 bulan mendatang.

    Hanya saja produksi tahu dan tempe menurun lantaran produsen menyesuaikan modal yang dimiliki.

    “Misalnya, biasanya modal produsen bisa membeli satu kilogram. Namun karena harga kedelai naik maka kedelai yang terbeli tidak sampai satu kilogram,” pungkasnya.

    Terkait kenaikan harga kedelai, pihaknya hanya bisa mengikuti harga nasional. Jika tingkat nasional turun maka harga di daerah juga akan turun.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Siaga Kekeringan hingga November, Stok Bansos Tinggal 6.000 Paket

    AminahSeptember 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menetapkan status siaga darurat kekeringan, kebakaran hutan…

    Terus Berulang, DPD RI Minta Penanganan Karhutla Tak Setengah-setengah

    September 14, 2026

    Beras Kaltim Masih Tebal, Serapan Gabah Petani Justru Melambat

    September 14, 2026

    59 Cabor Dipastikan Bertanding di Porprov Kaltim 2026, Lima Digelar Mandiri

    September 14, 2026

    ABS Resmi Isi Kursi PAW DPRD Kaltim, Bawa Janji Berpihak kepada Rakyat

    September 14, 2026
    1 2 3 … 3,340 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.