Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bukan Musuhan, Banyak Orang Kini Memilih Mengurangi Lingkaran Pertemanan

    Juni 7, 2026

    Big Mall Selalu Jadi Pilihan Warga Samarinda, Menghabiskan Akhir Pekan

    Juni 7, 2026

    Hingga Mei 2026, Realisasi Pajak Reklame Samarinda Baru Capai 12 Persen

    Juni 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Gubernur Tegaskan Kaltim Tidak Ada Mafia Tanah. Konflik dengan Perusahaan Lebih Dominan
    Diskominfo Kaltim

    Gubernur Tegaskan Kaltim Tidak Ada Mafia Tanah. Konflik dengan Perusahaan Lebih Dominan

    SittiBy SittiSeptember 25, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Kanwil BPN Kaltim Asnaedi saat wawancara di Kanwil BPN Kaltim, Senin (25/9/2023)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor dalam Upacara Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional (Hantaru) Ke-36 di Kanwil BPN Kaltim, Senin (25/9/2023) menegaskan bahwa Kaltim masih bersih dari mafia tanah.

    “Di Kaltim sampai saat ini tidak ada mafia tanah,” ungkap Isran

    Kepala Kantor Wilayah Badan Pertahanan Nasional (BPN) Kalimantan Timur Asnaedi juga turut memberikan pandangan yang sejalan dengan pernyataan Gubernur. Menurutnya, Kaltim belum memerlukan perhatian khusus terkait mafia tanah dan hingga saat ini belum ada bukti konkret yang mengindikasikan keberadaan mafia tanah di wilayah ini.

    “Di Kaltim masih banyak tanah, jadi belum perlu. Jadi sejauh ini tidak ada mafia tanah,” ungkap Asnaedi saat wawancara usai Upacara Hantaru di Kanwil BPN Kaltim, Senin (25/9/2023).

    Asnaedi menjelaskan bahwa di Kaltim, masalah yang lebih umum terjadi adalah konflik antara perusahaan dan masyarakat, bukan mafia tanah. Biasanya, konflik ini berkaitan dengan klaim atas lahan yang bisa melibatkan negosiasi berulang antara perusahaan dan masyarakat.

    “Biasanya konflik perusahan dengan masyarakat, mungkin dulu perusahan sudah membayar ke pihak lain terus ada lagi pihak yang menyatakan bahwa itu haknya. Jadi perusahaan harus berulang-ulang melakukan negosiasi dengan masyarakat,” tuturnya.

    Dilansir dari Diskominfo Provinsi Kaltim, Februari 2023 terdata 31 konflik lahan, antara lain Konflik perusahaan dengan masyarakat, tumpang tindih Ijin/peruntukan lahan, okupasi lahan oleh masyarakat, tuntutan masyarakat untuk pengembalian lahan dan ganti rugi lahan.

    Sementara itu, Kanwil BPN Kaltim telah menetapkan target operasi setiap tahun, dan saat ini mereka bekerja sama dengan pihak kepolisian dan kejaksaan untuk menyelidiki apakah kasus-kasus tertentu masuk dalam kriteria mafia tanah.

    “Kita sedang menyelidiki bersama-sama dengan polda, kejaksaan apakah ini masuk kreteria mafia tanah atau tidak,” ungkapnya.

    Dalam hal ini, terlihat bahwa Kaltim lebih dominan dengan konflik lahan yang melibatkan perusahaan-perusahaan daripada kasus mafia tanah yang terjadi di wilayah lain.

    Meskipun demikian, pihak berwenang tetap waspada dan bekerja sama dengan pihak kepolisian dan kejaksaan untuk memeriksa apakah ada indikasi tindakan ilegal dalam hal kepemilikan tanah.

    Asnaedi Hantaru Kanwil BPN
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bukan Musuhan, Banyak Orang Kini Memilih Mengurangi Lingkaran Pertemanan

    R’syaJuni 7, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di era media sosial yang serba terhubung, memiliki banyak teman kerap dianggap…

    Big Mall Selalu Jadi Pilihan Warga Samarinda, Menghabiskan Akhir Pekan

    Juni 7, 2026

    Hingga Mei 2026, Realisasi Pajak Reklame Samarinda Baru Capai 12 Persen

    Juni 7, 2026

    Mengapa Tanah Mengeluarkan Aroma Khas Setelah Hujan? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Juni 7, 2026

    Minimalis dan Personal Kian Diminati, Gen Z Mulai Tinggalkan Cincin Nikah Model Klasik

    Juni 7, 2026
    1 2 3 … 3,128 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.