Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kekurangan Guru Samarinda Diprediksi Tembus 700 Orang, Skema PJLP Harus Masuk Anggaran 2027

    Juni 3, 2026

    Bersepeda Malam Jadi Tren Hiburan Baru Warga Samarinda

    Juni 2, 2026

    Cantik Tidak Lagi Harus Putih, Standar Beauty Mulai Bergeser

    Juni 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Gubernur Kaltim Tinjau Proyek Penahan Abrasi di Pantai Biduk-Biduk
    Diskominfo Kaltim

    Gubernur Kaltim Tinjau Proyek Penahan Abrasi di Pantai Biduk-Biduk

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuli 15, 2025Updated:Juli 15, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Gubernur Kalimantan Timur Dr Rudy Mas’ud melakukan peninjauan langsung terhadap proyek pembangunan penahan abrasi di kawasan pesisir Pantai Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, Selasa, 15 Juli 2025.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Berau — Gubernur Kalimantan Timur Dr Rudy Mas’ud melakukan peninjauan langsung terhadap proyek pembangunan penahan abrasi di kawasan pesisir Pantai Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, Selasa, 15 Juli 2025.

    Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan proyek yang dirancang melindungi wilayah pesisir dari ancaman abrasi yang semakin parah akibat perubahan iklim.

    Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi oleh Anggota Komisi VI DPR RI Hj Sarifah Suraidah Harum, Wakil Gubernur Kaltim H Seno Aji, serta Bupati Berau Sri Juniarsih Mas. Turut hadir juga Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda, yang banyak menjelaskan progres proyek secara rinci di lapangan.

    “Kita sepakat bahwa jalur pesisir sepanjang 12 kilometer ini akan terus kita benahi dengan berbagai cara yang preventif,” tegas Gubernur dalam sambutannya saat berada di lokasi proyek.

    Proyek ini mencakup pembangunan infrastruktur pengaman pantai seperti breakwater (pemecah gelombang) dan penanaman vegetasi pantai. Tujuannya tidak hanya meredam dampak gelombang laut, tetapi juga menjaga keberlangsungan ekosistem pesisir.

    Gubernur juga menekankan pentingnya percepatan penyelesaian proyek sesuai dengan target waktu dan spesifikasi teknis yang telah ditentukan. Titik-titik abrasi kritis menjadi prioritas utama penanganan.

    “Proyek penahan abrasi ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam menjaga lingkungan serta mata pencaharian masyarakat pesisir,” ucapnya.

    Selain infrastruktur beton, Gubernur juga menginstruksikan agar penanaman mangrove dilakukan secara intensif. Ia berharap seluruh elemen, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, ikut terlibat aktif dalam program rehabilitasi ini.

    “Kalau kita tanam bakau, maka ikan, kepiting, udang, dan hewan laut lainnya akan berkumpul. Ekosistem akan tetap terjaga dan pantai menjadi lebih asri,” ujarnya kepada Bupati Berau saat meninjau lokasi penanaman vegetasi.

    Kepala Dinas PUPR Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda menjelaskan bahwa pembangunan pengaman Pantai Biduk-Biduk sudah berjalan sejak tahun 2021 dan akan berlanjut hingga 2024. Penanganan dilakukan di enam kampung atau desa, dengan pantai kritis yang sudah tertangani sepanjang 5 kilometer.

    “Sisa panjang pantai yang belum tertangani mencapai 2,7 kilometer. Tahun 2025 ini telah terkontrak sebesar Rp4 miliar untuk penanganan sepanjang 165 meter,” sebutnya.

    Kegiatan peninjauan tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, istri Wakil Gubernur Kaltim Wahyu Hernaningsih Seno Aji, para asisten, kepala biro, serta pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

    Dengan komitmen bersama antara pemerintah provinsi, kabupaten, serta masyarakat, proyek penahan abrasi diharapkan mampu menjadi langkah strategis dalam mitigasi bencana pesisir dan perlindungan wilayah pantai di Kalimantan Timur. (Adv/Diskominfokaltim)

    Editor: Sukri

    H Rudy Masud H Seno Aji pantai Biduk-Biduk
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kekurangan Guru Samarinda Diprediksi Tembus 700 Orang, Skema PJLP Harus Masuk Anggaran 2027

    SittiJuni 3, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Persoalan kekurangan tenaga pengajar di Kota Samarinda diperkirakan semakin serius hingga akhir…

    Bersepeda Malam Jadi Tren Hiburan Baru Warga Samarinda

    Juni 2, 2026

    Cantik Tidak Lagi Harus Putih, Standar Beauty Mulai Bergeser

    Juni 2, 2026

    Kasus Ring Jantung RSUD AWS, Kemenkes dan Majelis Profesi Turun Tangan

    Juni 2, 2026

    Joging Sore di Polder, Mahasiswa Akhir: Jaga Kesahatan Sekaligus Healing Dari Skripsi

    Juni 2, 2026
    1 2 3 … 3,116 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.