Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Hari Tasyrik Berakhir, Saatnya Kembali Menghidupkan Puasa Sunnah

    Mei 30, 2026

    Terowongan Samarinda Ditargetkan Rampung Tahun Ini, Pengujian Segera Dimulai

    Mei 30, 2026

    Fenomena FOMO Kafe Baru di Samarinda, Datang karena Kopi atau Konten?

    Mei 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Gratispol Diklaim Berdampak Nyata, Gubernur Kaltim Dorong Mahasiswa Jadi Pencipta Kerja
    Pendidikan

    Gratispol Diklaim Berdampak Nyata, Gubernur Kaltim Dorong Mahasiswa Jadi Pencipta Kerja

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 14, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Suasana Peserta dalam sosialisasi dan diskusi terkait Program Gratispol di Polnes (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Program Pendidikan Gratispol yang telah menyerap anggaran ratusan miliar rupiah di Kalimantan Timur (kaltim) diakui masih menyisakan sejumlah kekurangan dalam pelaksanaannya, meski telah menjangkau puluhan ribu mahasiswa.

    Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menyampaikan, hingga 2026 program tersebut telah berjalan dan memberikan manfaat nyata.Namun, tetap membutuhkan evaluasi dan penyempurnaan agar lebih tepat sasaran.

    Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan secara daring dalam kegiatan sosialisasi dan diskusi program Gratispol di Politeknik Negeri Samarinda (Polnes), Selasa 14 April 2026.

    Dalam paparannya dijelaskan, pada tahap pertama 2026 bantuan telah disalurkan kepada 1.683 mahasiswa dengan nilai sekitar Rp7,42 miliar. Sementara pada tahap kedua, bantuan diberikan kepada 192 mahasiswa dengan nilai sekitar Rp6,48 miliar.

    Secara keseluruhan, program Gratispol di tingkat provinsi telah menjangkau sekitar 48.675 mahasiswa dengan total anggaran lebih dari Rp220 miliar.

    “Ini menunjukkan bahwa program ini berjalan secara nyata, terukur, dan terus kita perluas secara bertahap,” ujarnya.

    Meski capaian tersebut cukup besar, Rudy tidak menampik masih adanya kekurangan dalam implementasi program. Ia menegaskan bahwa perbaikan akan terus dilakukan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

    “Yang terpenting program ini sudah berjalan. Ke depan akan terus kita perbaiki dan kita upgrade agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

    Menurutnya, pendidikan harus dipandang sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar beban anggaran. Setiap dana yang digelontorkan diyakini akan berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

    “Setiap rupiah yang kita keluarkan hari ini adalah investasi untuk menciptakan tenaga kerja yang terampil dan menjadi penggerak ekonomi daerah,” katanya.

    Lebih lanjut, Pemprov Kaltim menargetkan akses pendidikan gratis dapat dirasakan secara luas oleh seluruh anak di daerah, termasuk melalui penguatan pendidikan vokasi seperti di Polnes.

    Ia menekankan, lulusan pendidikan vokasi diharapkan tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru.

    “Kami ingin lulusan tidak hanya mencari kerja, tapi juga menjadi inovator dan pencipta lapangan kerja,” ujarnya.

    Rudy juga membuka ruang kolaborasi dengan kalangan akademisi dan mahasiswa untuk memberikan masukan demi penyempurnaan program Gratispol.

    “Kami ingin mendengar masukan dan ide dari akademisi dan mahasiswa agar program ini benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan,” ungkapnya.

    Di akhir sambutannya, ia mendorong mahasiswa untuk memiliki visi besar dan berani mengambil peran sebagai pemimpin di masa depan.

    “Mahasiswa harus punya semangat menjadi leader, bukan sekadar follower,” pungkasnya.

    Polnes Program Gratispol Rudy Mas'ud
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Guru PPPK Kaltim Adukan Penempatan Jauh dari Keluarga hingga Sulit Dapat Sertifikasi

    Mei 28, 2026

    Rudy Mas’ud Serukan Persatuan dan Kepedulian Sosial saat Iduladha di Islamic Center

    Mei 27, 2026

    Guru PPPK Kaltim Tak Mau Lagi Berkotak-katik Urus Perpanjangan SK Setiap Tahun, Minta Kepastian Sampai Pensiun

    Mei 26, 2026

    Putus Mata Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan, Rudy Tegaskan Sekolah Negeri dan Swasta Harus Diperlakukan Setara

    Mei 26, 2026

    Samarinda Terapkan 14 Rayon Strategis untuk SPMB 2026, Atasi Ketimpangan Akses Sekolah

    Mei 25, 2026

    Gubernur Sebut PLTA Long Bagun Investasi Masa Depan, Rp13 Triliun Disiapkan Bangun Pusat Energi Baru

    Mei 25, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Hari Tasyrik Berakhir, Saatnya Kembali Menghidupkan Puasa Sunnah

    SittiMei 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Iduladha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga momentum syukur dan…

    Terowongan Samarinda Ditargetkan Rampung Tahun Ini, Pengujian Segera Dimulai

    Mei 30, 2026

    Fenomena FOMO Kafe Baru di Samarinda, Datang karena Kopi atau Konten?

    Mei 30, 2026

    Mengapa Bekas Luka Bisa Menonjol dan Tak Hilang? Ini Penjelasan Medis tentang Keloid

    Mei 30, 2026

    Dompet Aman, Saldo Menipis: Fenomena Belanja Impulsif di Era QRIS

    Mei 30, 2026
    1 2 3 … 3,111 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.