Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Supardi Sebut Kaltim Jadi Penugasan Paling Berkesan dalam Kariernya

    Agustus 14, 2026

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»FPS Inginkan Harga Sawit Stabil dan Usulkan Forum Kemitraan
    Advertorial

    FPS Inginkan Harga Sawit Stabil dan Usulkan Forum Kemitraan

    AdminBy AdminSeptember 23, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    H Lulu
    Cabub H Lulu gelar acara silaturahmi bersama Forum Petani Sawit (FPS)Kutim yang digelar di Hotel Kristal Jalan Sangatta-Bontang, Selasa (22/9/2020) dihadiri 30 pengurus FPS se-Kutai Timur.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Syifa – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Sangatta – Ketua Forum Petani Sawit (FPS) Asbudi sampaikan tiga hal utama yang menjadi keinginan petani sawit se-Kutai Timur dalam acara silaturahmi bersama bakal calon wakil bupati H Lulu Kinsu.

    Acara yang digelar di meeting room Hotel Kristal Jalan Sangatta-Bontang tersebut dihadiri oleh 30 pengurus FPS se-Kutai Timur pada Selasa, (22/9/2020).

    “Yang pertama harga. Mohon harga sawit distabilkan sesuai dengan UU. Harga ini harus diberlakukan, tidak hanya tertulis di UU tapi harus diterapkan juga di lapangan,” tuturnya.

    Asbudi sebelumnya menyampaikan harga tandan buah segar (TBS) pada tahun 2018 di Kutim pernah anjlok hingga Rp300-400 per kg.

    Jatuhnya harga buah sawit di tahun 2018 tentu meresahkan petani, hingga FPS melakukan demonstrasi ke DPRD Kutim sebanyak 3 kali, dan Kantor Bupati Kutim sebanyak 2 kali.

    “Yang kedua, segera dibuat forum kemitraan antara petani dengan perusahaan,” ujar Asbudi.

    Forum kemitraan berguna untuk membuat hubungan sehat antara petani dan perusahaan sehingga tidak ada lagi kesewenangan perusahaan terhadap petani.

    Selain itu, maraknya kasus kriminalisasi petani merupakan salah satu contoh minimnya perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan petani.

    “Yang ketiga, di 18 kecamatan disiapkan gudang-gudang pupuk sehingga meningkatkan petani baik petani biasa maupun perkebunan dari segi pengadaan pupuk,” tambahnya.

    Asbudi menilai problematika mendasar seperti pupuk yang langka, seharusnya tidak terjadi di Kutai Timur yang memiliki lahan pertanian dan perkebunan sangat luas.

    “Ada banyak petani mau beli pupuk, tapi tidak ada pupuknya. Padahal Kutim punya APBD Rp3,7 triliun. Berarti dari pengelolaan ada yang kurang efektif. Semoga pada masa jabatan bupati dan wakil bupati selanjutnya, hal seperti ini lebih diperhatikan,” ungkapnya.

    FPS berharap dengan kehadiran bakal calon wakil bupati Kutim H Lulu Kinsu dalam silaturahmi, aspirasi yang disampaikan dapat diserap dan kesejahteraan petani bisa lebih diperhatikan apabila menang di Pilkada Desember 2020 nanti.

    H Kinsu Lulu Mahyudin Mahyunadi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Tak Ingin Elit di Internal Partai, PDI Perjuangan Samarinda Dorong Kader Turun ke Masyarakat

    Agustus 14, 2026

    Iswandi: Efisiensi Anggaran DPRD Samarinda Berlanjut, Kinerja Tetap Jadi Prioritas

    Agustus 14, 2026

    SDN 005 Loa Buah Kekurangan Enam Ruang Kelas, 370 Siswa Terpaksa Belajar Dua Sif

    Agustus 13, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Tunjangan Guru di TK Negeri 2, dari 14 Guru Hanya 2 yang Menerima

    Agustus 12, 2026

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Agustus 11, 2026

    Andi Harun Ajak Hasanuddin Mas’ud Belajar APBD: Saya Terangkan dengan Bahasa Bayi

    Agustus 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Supardi Sebut Kaltim Jadi Penugasan Paling Berkesan dalam Kariernya

    R’syaAgustus 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Timur (Kaltim) Supardi menyebut masa tugasnya…

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026

    Skirining Jadi Kekuatan Pemerintah Kota Samarinda Percepat Jaring Penderita HIV

    Agustus 14, 2026

    187 Lulusan IKIP PGRI Kaltim Siap Diwisuda Oktober 2026

    Agustus 14, 2026
    1 2 3 … 3,278 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.