Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Waspada DBD Saat Musim Hujan, Puncak Kasus Kaltim Diprediksi Awal Tahun

    Oktober 30, 2026

    Novan Jelaskan Keterlambatan Pembayaran Pemkot Samarinda, Terkendala Kas Daerah

    Oktober 30, 2026

    Empat Pembangkit Listrik Bermasalah, Pemadaman Bergilir Samarinda Berlanjut hingga Desember

    Oktober 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Empat Pembangkit Listrik Bermasalah, Pemadaman Bergilir Samarinda Berlanjut hingga Desember
    Samarinda

    Empat Pembangkit Listrik Bermasalah, Pemadaman Bergilir Samarinda Berlanjut hingga Desember

    AminahBy AminahOktober 30, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Gemerlap lampu Kota Samarinda saat malam hari. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Warga Kota Samarinda masih harus bersiap menghadapi pemadaman listrik bergilir dalam beberapa pekan ke depan. PLN UP3 Samarinda mengakui pasokan listrik masih terbatas akibat gangguan pada empat pembangkit, sementara penambahan kapasitas daya baru ditargetkan beroperasi secara bertahap hingga Desember 2026.

    Manajer PLN UP3 Samarinda Adrian Sitompul, menyebut empat pembangkit yang mengalami gangguan yakni Pembangkit Listrik Senipah, Indo Eka, Asam-asam, dan GBK. Khusus di Senipah, terdapat dua gangguan yang turut memengaruhi pasokan listrik.

    “Memang penyebab pemadaman ini terjadi akibat gangguan. Yang pertama kita ada gangguan dua di Pembangkit Listrik Senipah. Kemudian ada gangguan di Indo Eka, Asam-asam, dan GBK,” kata Adrian saat menemui massa aksi, Kamis, 29 Oktober 2026.

    Meski telah menyebutkan empat lokasi pembangkit tersebut, PLN belum memerinci jenis kerusakan dan penyebab teknis gangguan pada masing-masing pembangkit. Adrian hanya menyampaikan bahwa koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan untuk mempercepat pemulihan.

    Di tengah gangguan tersebut, PLN menyiapkan penambahan kapasitas pembangkit melalui dua tahap dengan total sekitar 278 megawatt (MW). Tahap pertama ditargetkan menambah 158 MW, sedangkan tahap kedua sebesar 120 MW.

    Sekitar 45 MW telah beroperasi di Batu Licin dan Trisakti. Adapun tahap pertama diharapkan beroperasi pada November 2026, disusul tahap kedua pada Desember 2026.

    “Kita harapkan tahap pertama bisa beroperasi di November ini. Memang sudah beroperasi di Batu Licin dan di Trisakti dengan total sekitar 45 MW. Kemudian untuk tahap dua kita harapkan bisa beroperasi di Desember,” ujarnya.

    Namun, rencana penambahan daya tersebut belum berarti pemadaman akan langsung berakhir. Adrian justru mengakui keterbatasan pasokan masih berpotensi membuat pemadaman berlangsung selama beberapa pekan ke depan.

    “Dengan kondisi saat ini, keterbatasan kita, kemungkinan padam dalam beberapa minggu ke depan masih akan terjadi. Karena itu, kita akan tetap melakukan percepatan dan berkoordinasi,” jelasnya.

    Kondisi ini memperpanjang ketidakpastian bagi masyarakat yang telah menghadapi pemadaman bergilir selama sekitar empat bulan. Gangguan listrik tidak hanya menghambat aktivitas rumah tangga, tetapi juga berdampak pada kegiatan pendidikan, tempat ibadah, dan pelaku usaha kecil.

    Adrian mengakui dampak tersebut dirasakan berbagai kelompok masyarakat, termasuk pengusaha kafe yang tidak memiliki generator set (genset).

    “Kalau padam seperti ini terus, saya yakin teman-teman pasti merasa tidak enak, terganggu. Ibu rumah tangga juga terganggu, pendidikan juga terganggu. Bahkan pengusaha kecil yang buka kafe tidak punya genset. Masjid dan tempat ibadah juga,” tuturnya.

    Selain persoalan pasokan, tuntutan kompensasi bagi pelanggan terdampak juga belum mendapat kepastian. PLN menyatakan akan mengevaluasi ketentuan yang berlaku dan meneruskan persoalan tersebut kepada unit di atasnya.

    “Jika memang ada kompensasi diberikan, maka akan kami berikan. Kami patuh pada regulasi yang ada,” kata Adrian.

    Persoalan pasokan listrik sebelumnya telah dibahas bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pada 7 Oktober 2026 di Balikpapan. PLN juga menggelar pertemuan dengan Aliansi Cipayung Plus pada 14 Oktober 2026.

    Hingga kini, PLN belum memaparkan secara terperinci akar gangguan pada empat pembangkit maupun kepastian kapan pasokan listrik di Samarinda kembali stabil.

     

    Adrian Sitompul Pemadaman Listrik PLN
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Empat Bulan Listrik Samarinda Padam Bergilir, PLN Belum Bisa Jelaskan Penyebabnya

    Oktober 29, 2026

    Polisi Amankan 37 Orang terkait Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda

    Oktober 27, 2026

    DPRD Samarinda Bahas Revisi Perda Perubahan Susunan OPD

    Oktober 27, 2026

    536 Pengendara Ditindak pada Hari Pertama Operasi Patuh Mahakam di Samarinda

    Oktober 26, 2026

    Abdul Rohim Desak APH Audit PLN dan Minta Kompensasi Pemadaman Listrik di Samarinda

    Oktober 22, 2026

    DPRD Samarinda Siapkan Hearing dengan PLN dan PDAM, Soroti Kerugian Warga

    Oktober 21, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Waspada DBD Saat Musim Hujan, Puncak Kasus Kaltim Diprediksi Awal Tahun

    AminahOktober 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ancaman lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kalimantan Timur (Kaltim) diperkirakan…

    Novan Jelaskan Keterlambatan Pembayaran Pemkot Samarinda, Terkendala Kas Daerah

    Oktober 30, 2026

    Empat Pembangkit Listrik Bermasalah, Pemadaman Bergilir Samarinda Berlanjut hingga Desember

    Oktober 30, 2026

    Jadi Pilot Project Nasional, Terowongan Samarinda Kejar Sertifikat Laik Fungsi pada Akhir 2026

    Oktober 30, 2026

    Pantau Pembangunan di Lima RT, Kelurahan Air Hitam Tekankan Kualitas Sarpras Probebaya

    Oktober 30, 2026
    1 2 3 … 3,416 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.