Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Target Eliminasi 2030, Penanganan TBC dan HIV/AIDS di Samarinda Perlu Kolaborasi

    April 13, 2026

    Dari Toko Karpet Sepi ke Galeri Seni, Perjuangan Ramadhan Bangun Pameran Ilustrasi Terbesar di Kaltim Tanpa Dukungan Dana

    April 13, 2026

    Kasus TBC Masih Tinggi, Pemkot Samarinda Siapkan Perda Penanggulangan

    April 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»Emir Moeis Mundur Karena Fokus Untuk Kesembuhan, Tetap Berjuang Untuk Kaltim
    Nasional

    Emir Moeis Mundur Karena Fokus Untuk Kesembuhan, Tetap Berjuang Untuk Kaltim

    MartinusBy MartinusJuli 27, 201803 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email
    Insitekaltim Samarinda-Emir Moeis mundur dari  pencalonan DPD-RI  Daerah Pemilihan Kalimantan Timur.Mantan ketua komisi VII DPR-RI dari politisi PDI Perjuangan mundur sebagai calon DPD-RI  karena alasan sakit .Hal ini disampaikan Ananda Emira Moeis, Kamis(26/7/2018)
    Dalam kondisi kesehatannya yang tidak mendukung pasca kecelakaan bulan Mei yang lalu tidak bisa melakukan apa-apa sehingga harus istirahat total. Karena menjaga hal-hal yang tidak diinginkan
    Saat ini, Emir Moeis masih menjalani terapi untuk pemulihan kesehatannya  pasca operasi dan memerlukan waktu lama penyembuhannya,” ungkapnya
    Mundurnya dari pancalonan dari DPD-RI, Emis Moeis menyampaikan maaf kepada masyarakat Kaltim karena tidak bisa melanjutkan perjuangannya
    Kalaupun dirinya mundur tetap akan memberi kontribusi untuk Kaltim, baik dengan pemikiran dan kerja nyata lainnya untuk masyarakat Kaltim seperti apa yang telah kita lakukan selama ini,”ungkapnya
    Emir Moeis merupakan aset Kaltim karena dia dilahirkan dan dibesarkan di Kalimantan  Timur, anak pertama dari Inche Abdoel Moeis, Gubernur Pertama Provinsi Kaltim. Saat itu, Kaltim masih bernama Swatantra Tingkat I Kaltim.
    Maju sebagai calon DPD-RI, hal ini disebabkan  karena merasa terpanggil untuk  memberi kontribusi nyata kepada daerah ini dan coba kita lihat kondisi Kaltim saat ini yang semakin memprihatinkan selama belasan tahun belakangan ini.
    Kemudian Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menugaskan Emir untuk berkiprah di DPD RI, untuk menyuarakan demi kepentingan masyarakat Kaltim.
    “Apalagi kami sebagai putra daerah  tentu merasa terpanggil, untuk ikut membenahi Kaltim, selain itu maju sebagai anggota DPD RI karena memang ada penugasan dari Ketum PDI-Perjuangan Megawati Soekarno Putri,”paparnya
    Emir Moeis aktif di PDI Perjuangan mulai tahun 1998. Sekitar tahun 1970, Dia, sebagai anggota muda Partai Nasional Indonesia (PNI) dan menjadi staf khusus  DPP,.Partai yang didirikan oleh Presiden RI pertama Soekarno dan sempat menjadi Ketua DPP PNI periode terakhir, sebelum PNI bermetamorfosis menjadi Partai Demokrasi Indonesia
    “Emir Moeis pernah menjadi anggota parlemen di senayan selama tiga periode sebagai  Ketua Komisi IX DPR RI dan Ketua Panitia Anggaran DPR RI (yang sekarang namanya menjadi Badan Anggaran DPR RI) dan terakhir sebagai Ketua Komisi VII DPR-RI
    Dia, pernah diberi amanah menjadi Ketua DPP Bidang Ekonomi dan Keuangan PDI Perjuangan selama dua periode. Pada pertengahan Mei 2017, Ketua Umum PDI Perjuangan juga memberi tugas kepada Emir untuk menjadi Eksekutif Perencanaan Kebijakan PDI Perjuangan.
    Posisinya tersebut masuk dalam Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan, meski tidak masuk dalam struktur kepengurusan. Tugas utamanya antara lain menjalin hubungan internasional serta penggalangan negara-negara The New Emerging Forces
    Saat gerakan reformasi mulai bergulir di Tanah Air pada pertengahan tahun 1990-an, Emir Moeis adalah salah satu dosen di Universitas Indonesia (UI) ,dimana pada reformasi Emir aktif dalam pergerakan kampus.
    “Hampir 29 tahun bergelut sebagai dosen di UI , meski gelar insinyurnya diraih di Institut Teknologi Bandung (ITB). Kemudian meraih gelar magister teknik industri dan lingkungan hidup dari ITB, UI, dan terakhir dari Massachusetts Institute of Technology, Amerika Serikat.
    Mundurnya Emir Moeis sebagai bakal calon anggota DPD RI juga terkait dengan kiprahnya di Partai dan PDI Perjuangan meminta Emir untuk terlibat langsung dalam upaya memenangkan Pileg dan Pilpres 2019
    “Sekali lagi, dengan ucapan dan rasa hormat kami kepada masyarakat Kaltim menyampaikan permohonan maaf dan mengucapkan terakasih kepada masyarakat atas dulungan dengan menyerahkan foto copy KTP nya
    Dan kepada tim relawan yang telah bekerja dan membantu untuk menjadi wakil Kaltim. Kita akan tetap akan bersama sama  memajukan Kaltim secara luas untuk mengabdi dan bekerja  demi daerah ini, “ungkapnya
    Wartawan sukri

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Soroti Pengalihan JKN 49 Ribu Warga, DPRD Samarinda Minta Pemprov Kaltim Tinjau Ulang

    April 11, 2026

    Kabel Semrawut, Pansus DPRD Dorong Regulasi Utilitas Perkabelan

    April 9, 2026

    Data Penduduk Tak Sinkron, DPRD Samarinda Ingatkan Risiko Salah Nilai Kinerja Daerah

    April 9, 2026

    DPRD Samarinda Harap Sekda Baru Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik

    April 9, 2026

    DPRD Samarinda Ingatkan Standar SPPG, Kualitas Program MBG Harus Diutamakan

    April 8, 2026

    Tak Gentar Bersaing, DPRD Samarinda Dukung Putra-Putri Daerah ke Nasional

    April 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Target Eliminasi 2030, Penanganan TBC dan HIV/AIDS di Samarinda Perlu Kolaborasi

    Andika SaputraApril 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Upaya penanggulangan Tuberkulosis (TBC) dan HIV/AIDS di Kota Samarinda dinilai memerlukan keterlibatan…

    Dari Toko Karpet Sepi ke Galeri Seni, Perjuangan Ramadhan Bangun Pameran Ilustrasi Terbesar di Kaltim Tanpa Dukungan Dana

    April 13, 2026

    Kasus TBC Masih Tinggi, Pemkot Samarinda Siapkan Perda Penanggulangan

    April 13, 2026

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    April 12, 2026

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026
    1 2 3 … 3,053 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.