Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    36 Pekerjaan 2025 Lewati Tahun Anggaran, Sekda Kaltim Pastikan Pembayaran Sesuai Progres

    September 30, 2026

    Dinkes Kaltim Petakan Program Bermasalah, Percepatan Layanan Jadi Prioritas

    September 30, 2026

    Rabies Masih Mengintai, Kaltim Perkuat Perlindungan dari Gigitan Anjing

    September 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Ekonomi Keuangan Syariah Tumbuh Signifikan, 15 Ribu Produk UMKM Halal Ada di Kaltim
    Diskominfo Kaltim

    Ekonomi Keuangan Syariah Tumbuh Signifikan, 15 Ribu Produk UMKM Halal Ada di Kaltim

    AminahBy AminahMei 23, 2025Updated:Juni 3, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji menilai ekonomi dan keuangan syariah tengah mengalami pertumbuhan signifikan di daerah ini. Ia mengapresiasi sinergi berbagai pihak, termasuk peran aktif Bank Indonesia dan Majelis Ulama Indonesia (MUI), dalam memperluas ekosistem halal di Bumi Etam.

    Hal ini disampaikan Seno Aji usai membuka Kaltim Halal Festival (KalaFest) 2025, sebuah ajang pameran produk halal dan literasi ekonomi syariah yang digelar di Islamic Center Samarinda Jumat, 23 Mei 2025. Menurutnya, perkembangan keuangan syariah telah menjadi motor pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Kalimantan Timur.

    “Ekonomi keuangan syariah saat ini bangkit secara signifikan. Kami mengapresiasi karena adanya keuangan syariah ini membuat ekonomi kerakyatan kita juga bertumbuh,” ujar Seno Aji.

    Saat ini pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur berada pada angka 5,6 persen, dan sebagian kontribusinya berasal dari sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis halal. Momentum ini disebutnya penting untuk terus dijaga dan diperluas melalui pendekatan ekosistem syariah.

    “KalaFest ini kami lihat sangat mendorong perkembangan UMKM kita. Ada kurang lebih 15 ribu produk halal yang sudah tersertifikasi di Kaltim. Ini hasil kerja bersama, dikembangkan terus oleh Bank Indonesia, MUI, dan para pemangku kepentingan lainnya,” ungkapnya.

    Keberadaan produk-produk halal tidak hanya penting dari sisi keagamaan, tetapi juga telah menjadi standar global. Indonesia sendiri menargetkan menjadi pusat industri halal dunia. Kalimantan Timur, menurut Seno, memiliki potensi besar sebagai salah satu pilar utama dalam pencapaian tersebut.

    Selain mengapresiasi perkembangan industri halal, ia juga menyoroti pentingnya membangun pemahaman masyarakat terhadap prinsip-prinsip keuangan syariah. Seno menilai bahwa literasi keuangan syariah perlu ditanamkan secara menyeluruh, mulai dari anak muda hingga pelaku usaha.

    “Target kami adalah masyarakat punya pola pikir yang benar tentang apa itu ekonomi dan keuangan syariah. Kita sudah punya banyak bank berprinsip syariah, berbasis teknologi, tinggal bagaimana masyarakat juga terbuka untuk memanfaatkannya,” ujarnya.

    Ia mendorong masyarakat Kaltim untuk mulai mengenal dan menggunakan produk keuangan syariah, seperti membuka tabungan di bank syariah, memilih asuransi syariah, hingga mengakses pembiayaan usaha secara syariah. Menurutnya, langkah-langkah tersebut akan memperkuat daya tahan ekonomi dan menumbuhkan etika bisnis yang lebih sehat.

    “Misalnya, masyarakat bisa punya tabungan di bank syariah. Itu salah satu langkah kecil, tapi dampaknya besar bagi gerakan ekonomi kita. Dan ini sejalan dengan semangat kemandirian dan keberkahan yang jadi nilai dasar ekonomi syariah,” tambahnya.

    KalaFest 2025 sendiri menghadirkan ratusan pelaku usaha dari berbagai sektor, mulai dari kuliner, fashion muslim, kosmetik halal, hingga layanan keuangan. Selain pameran, festival ini juga diramaikan oleh forum edukasi, konsultasi sertifikasi halal, hingga seminar ekonomi syariah yang terbuka untuk umum.

    Bank Indonesia Kaltim dalam laporan resminya mencatat bahwa jumlah pelaku UMKM yang telah bersertifikat halal mengalami kenaikan pesat dalam tiga tahun terakhir. Hal ini ditunjang oleh sinergi program antara Pemprov Kaltim, Bank Indonesia, Dinas Perindustrian, dan MUI.

    Di sisi lain, Seno Aji juga menilai bahwa kesadaran kolektif tentang gaya hidup halal semakin meningkat. Tak hanya sebagai identitas keagamaan, halal kini dipandang sebagai simbol kualitas, kebersihan, dan keberlanjutan produk.

    “Kalau dulu halal itu dianggap hanya untuk konsumsi umat Islam, sekarang halal itu jadi gaya hidup yang sehat dan aman. Bahkan non-Muslim pun banyak yang lebih percaya produk halal,” kata Seno.

    Ia berharap Kalafest tidak hanya menjadi event tahunan, tetapi bisa menjadi pemantik gerakan ekonomi syariah yang lebih luas. (ADV/Diskominfokaltim)

    Editor: Sukri

    Diskominfo Kaltim Ekonomi Pemprov Kaltim Seno Aji UMKM Wakil Gubernur Kaltim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    36 Pekerjaan 2025 Lewati Tahun Anggaran, Sekda Kaltim Pastikan Pembayaran Sesuai Progres

    September 30, 2026

    Dinkes Kaltim Petakan Program Bermasalah, Percepatan Layanan Jadi Prioritas

    September 30, 2026

    Rabies Masih Mengintai, Kaltim Perkuat Perlindungan dari Gigitan Anjing

    September 29, 2026

    Rudy Mas’ud Tegaskan Hotel BUMD Hanya untuk Kegiatan Internal Pemprov Kaltim

    September 29, 2026

    APBD Perubahan Kaltim 2026 Prioritaskan Jalan dan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    September 29, 2026

    Tiga Bulan Tersisa, Kepala Dinkes Kaltim Baru Dihadapkan Sejumlah Persoalan Kesehatan

    September 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    36 Pekerjaan 2025 Lewati Tahun Anggaran, Sekda Kaltim Pastikan Pembayaran Sesuai Progres

    AminahSeptember 30, 2026

    Samarinda, Insitekaltim – Sekitar 36 pekerjaan tahun anggaran 2025 dengan akumulasi pembiayaan sekitar Rp132 miliar…

    Dinkes Kaltim Petakan Program Bermasalah, Percepatan Layanan Jadi Prioritas

    September 30, 2026

    Rabies Masih Mengintai, Kaltim Perkuat Perlindungan dari Gigitan Anjing

    September 29, 2026

    Kompensasi Rp5 Miliar Belum Terealisasi, Kasus Pasien RSUD AWS Berlanjut ke DPRD Kaltim

    September 29, 2026

    Dugaan Malpraktik Dokter Furqon Belum Bisa Dibuktikan, AWS Tunggu Hasil Majelis Disiplin Profesi

    September 29, 2026
    1 2 3 … 3,369 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.