Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    RKAB dan Ekspor Tambang Diambil Pusat, Bisnis Perusda Kaltim Ikut Tertekan

    September 18, 2026

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, 3.000 Masker Demokrat Ludes Kurang dari 30 Menit

    September 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Ekonom Unmul Ungkap Potensi Samarinda Kreatif Mal Jadi Destinasi Belanja
    Samarinda

    Ekonom Unmul Ungkap Potensi Samarinda Kreatif Mal Jadi Destinasi Belanja

    Adit MustafaBy Adit MustafaDesember 4, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Aji Sofyan Effendi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda– Bagaimana jika sebuah mal modern tak hanya menjadi tempat belanja, tetapi juga menjadi pusat inovasi dan kebanggaan daerah? Inilah gagasan besar di balik Samarinda Kreatif Mal (SKM), sebuah ide yang digagas oleh Aji Sofyan Effendi, Ketua Tim Kajian Transformasi Ekonomi Kalimantan Timur.

    Mal ini bukan sekadar pusat perbelanjaan biasa. SKM dirancang untuk memamerkan dan memasarkan kekayaan produk lokal khas Samarinda dan Kalimantan Timur, mulai dari kain tenun, sarung, aksesoris, hingga batik khas daerah yang selama ini belum tersentuh produksi massal.

    “Banyak produk kita punya potensi besar, tetapi masih sulit ditemukan karena belum diproduksi dalam skala besar. SKM akan menjawab tantangan itu,” ujar Aji Sofyan saat diwawancarai usai seminar yang digelar Bank Indonesia, Rabu (4/12/2024).
    Dengan konsep modern sekelas mal besar seperti SCP atau Big Mall, SKM akan menjadi destinasi belanja yang menawarkan lebih dari sekadar produk kerajinan. Kuliner khas, kosmetik, hingga produk berbasis perikanan seperti olahan ikan aruan juga akan menghiasi etalasenya.

    “Saya membayangkan SKM sebagai one stop shopping untuk semua kebutuhan oleh-oleh khas Samarinda. Tidak perlu lagi bingung mencari, semua tersedia di sini,” tambah pria yang juga dosen Fakultas Ekonomi Universitas Mulawarman (Unmul) itu.

    Tak hanya menawarkan produk jadi, SKM juga akan dilengkapi ruang kreatif seperti studio desain, ruang fesyen dan fasilitas pengolahan. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung pelaku usaha lokal agar terus berinovasi dan menciptakan produk yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

    “Di sini para pelaku usaha bisa belajar, mencipta, dan memasarkan produknya sekaligus. SKM bukan hanya mall, tetapi ekosistem ekonomi kreatif,” jelas ekonom Unmul itu.

    Berbeda dengan mal pada umumnya, lokasi SKM direncanakan berada di luar pusat kota, seperti Samarinda Seberang, Samarinda Utara, atau Palaran. Langkah ini bertujuan untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan menghidupkan kawasan yang selama ini kurang dilirik.

    “Selama fasilitasnya lengkap dan aksesnya mudah, pengunjung pasti datang. Kita ciptakan gula dulu, semut pasti akan datang,” katanya.

    Meski ide ini masih dalam tahap konseptual, Aji Sofyan percaya SKM bisa terwujud jika ada dukungan penuh dari pemerintah dan pemangku kepentingan. “Ini bukan hanya tentang mal, ini tentang mengubah wajah ekonomi Samarinda. Dukungan dari pemerintah kota dan provinsi sangat penting,” tuturnya.

    Menurutnya, langkah lanjutan seperti seminar dan dialog dengan Pemerintah Kota Samarinda serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur diperlukan untuk merealisasikan gagasan ini. “Ide ini masih berupa konsep awal yang membutuhkan dukungan luas,” ungkap Aji.

    Aji Sofyan Effendi Pemkot Samarinda SKM Unmul
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Belanja Online Jadi Tantangan, Pemkot Ingin Hidupkan Kembali Pasar Pagi Samarinda

    September 17, 2026

    Kabut Asap Tebal, Sekolah di Samarinda Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

    September 17, 2026

    Perusahaan di Samarinda Didorong Perkuat Kontribusi Tangani Kondisi Darurat

    September 15, 2026

    Karhutla Samarinda Tembus 273 Hektare, DPRD Dorong Gerak Cepat Hadapi Ancaman El Nino

    September 15, 2026

    LPG Bersubsidi Jadi Penekan Biaya Produksi, 137 UMKM Perempuan Samarinda Masuk Sasaran

    September 15, 2026

    Pemkot Samarinda Luncurkan Kartu KEMAS, Perkuat Akses LPG 3 Kg bagi UMKM

    September 15, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    RKAB dan Ekspor Tambang Diambil Pusat, Bisnis Perusda Kaltim Ikut Tertekan

    AminahSeptember 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebijakan pemerintah pusat dalam mengatur produksi dan ekspor komoditas tambang mulai berdampak…

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, 3.000 Masker Demokrat Ludes Kurang dari 30 Menit

    September 18, 2026

    Porprov Kaltim 2026 Batasi Usia Atlet 30 Tahun, Larang Peraih Emas PON Tampil

    September 18, 2026

    Kaltim Kekurangan Jutaan Judul Buku untuk Capai Rasio Ideal Perpusnas

    September 18, 2026
    1 2 3 … 3,349 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.