Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Parkir Berlangganan Dinilai Berpotensi Bebani Masyarakat, DPRD Samarinda Soroti Keadilan Kebijakan

    April 22, 2026

    Kerusakan Minim Pasca Aksi 21 April, Andi Harun Apresiasi Kesadaran Warga Samarinda

    April 22, 2026

    PAD Samarinda Lampaui Target, Kemandirian Fiskal Mulai Menguat

    April 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Dukung Usulan Pemindahan Jalur Angkutan Alat Berat Tambang ke Sungai, Firnadi Ikhsan: Kami Tunggu Konsep Nyatanya
    DPRD Kaltim

    Dukung Usulan Pemindahan Jalur Angkutan Alat Berat Tambang ke Sungai, Firnadi Ikhsan: Kami Tunggu Konsep Nyatanya

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuli 1, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Firnadi Ikhsan
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Firnadi Ikhsan menanggapi isu yang sedang hangat diperbincangkan, yakni wacana pemindahan jalur angkutan alat berat tambang dari jalan darat ke jalur sungai.

    Wacana ini sebelumnya disampaikan oleh Gubernur Kalimantan Timur Dr H Rudy Mas’ud sebagai bentuk penataan ulang lalu lintas logistik pertambangan demi menjaga infrastruktur jalan umum. Menurut Firnadi, gagasan tersebut memang menjadi harapan banyak masyarakat.

    “Saya kira itu memang satu-satunya yang dipikirkan masyarakat. Kalau ikuti alurnya, ya kami setuju dengan itu, karena memang bagaimana kita melihat jalan yang dibangun dengan dana APBD atau APBN, harapannya kan bisa dinikmati semua rakyat. Tapi kenyataannya, baru saja selesai dibangun, rusak lagi karena beban kendaraan tambang dan sawit yang sangat besar,” ujarnya usai Rapat Paripurna ke-21 pada Selasa, 1 Juli 2025, di Ruang Utama DPRD Provinsi Kalimantan Timur.

    Lebih lanjut, Firnadi menjelaskan bahwa sudah sejak lama ada dua pendekatan yang coba dilakukan pemerintah untuk mengatasi persoalan tersebut. Pertama, pendekatan regulatif, yaitu dengan membatasi tonase kendaraan yang melintasi jalan umum.

    “Pendekatan ini sudah pernah dicoba, tapi memang tidak berjalan lama. Padahal idenya cukup baik, semua kendaraan bisa lewat, asalkan tonasenya sesuai dengan kekuatan jalan. Tapi faktanya, itu tidak bertahan,” ucapnya.

    Pendekatan kedua, menurut Firnadi, adalah kebijakan jalur khusus bagi kendaraan tambang dan sawit.

    “Kalimantan Timur bahkan sudah pernah mengeluarkan aturan bahwa angkutan tambang dan sawit harus menggunakan jalur khusus. Tapi ya itu, hingga sekarang belum berjalan juga di lapangan,” tambahnya.

    Terkait usulan baru dari Gubernur Rudy Mas’ud agar jalur transportasi dialihkan ke sungai, Firnadi menilai hal itu sebagai solusi ideal. Namun, ia juga menekankan perlunya kesiapan dari berbagai pihak dan kejelasan konsep pelaksanaannya.

    “Kalau sekarang idenya lewat sungai, ya memang itu yang diinginkan. Tapi nanti di sungai juga pasti ada masalah baru, seperti lalu lintas sungai dan dampaknya ke masyarakat sekitar,” ujarnya.

    Ia menyebut, DPRD Kaltim saat ini masih menunggu konsep konkret dari pemerintah provinsi terkait skema pengalihan jalur tersebut.

    “Kami menunggu konsep itu diturunkan secara nyata. Seperti apa bentuk pengaturannya di lapangan. Sampai sekarang kami juga belum mendengar tanggapan dari para pengusaha, apakah mereka siap atau tidak menjalankan itu,” jelasnya.

    Firnadi juga menekankan bahwa kedua pendekatan sebelumnya yaitu pengaturan tonase dan jalur khusus pernah dicoba, dan sudah ada dasar hukum maupun kebijakan daerahnya. Oleh karena itu, pelaksanaan ide pemindahan ke jalur sungai harus benar-benar mempertimbangkan pelajaran dari upaya-upaya sebelumnya.

    “Jangan sampai ini hanya jadi wacana saja, tanpa realisasi. Kalau memang sungai jadi solusi, ya mari kita lihat realisasi di lapangan seperti apa arahnya nanti,” tegasnya.

    Sebagai penutup, Firnadi mengajak semua pihak untuk duduk bersama dan memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

    “Jalan umum itu dibangun untuk rakyat. Jangan sampai rakyat tidak bisa menikmatinya karena rusak terus menerus oleh kendaraan industri berat. Kita ingin solusi yang adil dan berkelanjutan,” pungkasnya.

    Angkutan Alat Berat Tambang Firnadi Ikhsan Rudy Mas'ud
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Respons Lewat Media Sosial, Rudy Mas’ud Sebut Aspirasi Massa Sangat Berarti dan Berkelas

    April 22, 2026

    Gubernur Kaltim Bungkam Usai Aksi Seharian, Langsung Tinggalkan Kantor Tanpa Pernyataan

    April 21, 2026

    Gratispol Diklaim Berdampak Nyata, Gubernur Kaltim Dorong Mahasiswa Jadi Pencipta Kerja

    April 14, 2026

    Masyarakat Jadi Kunci, Populasi Pesut Mahakam Mulai Tumbuh Perlahan

    April 12, 2026

    Gubernur Kaltim Tekankan Serapan Anggaran Triwulan II, WFH Diklaim Tekan Biaya Operasional

    April 6, 2026

    Kaltim Dorong Kakao dan Kelapa Jadi Sektor Unggulan Baru di Luar Tambang

    April 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Parkir Berlangganan Dinilai Berpotensi Bebani Masyarakat, DPRD Samarinda Soroti Keadilan Kebijakan

    Ratu ArifanzaApril 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebijakan parkir berlangganan yang tengah diwacanakan di Kota Samarinda menuai sorotan. Ketua…

    Kerusakan Minim Pasca Aksi 21 April, Andi Harun Apresiasi Kesadaran Warga Samarinda

    April 22, 2026

    PAD Samarinda Lampaui Target, Kemandirian Fiskal Mulai Menguat

    April 22, 2026

    Tak Ada Sengketa, Pembaruan Sertifikat di Gunung Lingai Terkendala Administrasi Kelurahan

    April 22, 2026

    Salah Ukur Ulang, Lima KK di Palaran Terancam Kehilangan Lahan Bersertifikat

    April 22, 2026
    1 2 3 … 3,067 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.