Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    RKPD 2027 Disusun Lebih Realistis, Pemprov Kaltim Fokus Empat Prioritas Utama

    Maret 31, 2026

    Dari Rumah Cagar Budaya, Tenun Samarinda Terus Menghidupi Generasi

    Maret 31, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Revitalisasi Pasar Segiri, Terapkan Sistem Zonasi dan Layanan 24 Jam

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Dua Warga Terperosok, DPRD Bontang Kritik Proyek PJU Tanpa Rambu Keselamatan
    DPRD Bontang

    Dua Warga Terperosok, DPRD Bontang Kritik Proyek PJU Tanpa Rambu Keselamatan

    SittiBy SittiAgustus 24, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Sementara DPRD Kota Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bontang – Akibat proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) senilai Rp2,2 miliar oleh Dinas Perhubungan Kota Bontang, trotoar di Jalan Piere Tendean Bontang rusak dan menelan korban. Dua warga Bontang Kuala (BK) baru-baru ini terperosok saat melintas di trotoar tersebut karena menghindari banjir rob.

    Menanggapi kejadian tersebut, Ketua Sementara DPRD Kota Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam mengkritik dinas terkait atas kelalaian aspek keselamatan.

    “Itu pentingnya dinas terkait memahami tentang keselamatan ketika mengerjakan sebuah proyek, apalagi di trotoar BK yang saat ini sudah sangat parah kondisinya,” tegas Andi Faizal usai Rapat Paripurna pada Kamis (22/8/2024).

    Ketika jembatan kayu yang menjadi bagian dari trotoar tersebut dibongkar, seharusnya diberi rambu-rambu agar masyarakat tahu dan lebih berhati-hati ketika melintasi area trotoar yang berlubang.

    “Ini adalah hal yang paling utama dalam mengerjakan proyek, salah satunya keselamatan dan pemberitahuan kepada masyarakat,” lanjutnya.

    Menurut Andi Faizal, kejadian serupa tidak boleh terulang lagi karena menyangkut nyawa masyarakat, penting intervensi dari pemerintah kota meski proyek tersebut berada di bawah kewenangan pemerintah pusat melalui Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim.

    “Kita lihat trotoar ini seharusnya sudah diintervensi oleh pemkot. Artinya walaupun itu adalah kewenangan pemerintah pusat, tapi ini menyangkut hajat hidup dan keselamatan masyarakat BK,” jelasnya.

    Lebih lanjut, DPRD Kota Bontang sering mengupayakan penggunaan dana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk proyek-proyek yang mendesak.

    “Kami di DPRD selalu mengintervensi pemkot untuk menggunakan dana APBD, berkomunikasi dengan kementerian supaya kita bisa menggunakan APBD di wilayah yang menjadi kewenangannya,” kata Andi Faizal.

    Namun, pemerintah kota seringkali menolak penggunaan APBD dengan alasan dana akan menggunakan dana dari pusat.

    “Tapi buktinya sampai sekarang itu tidak menjadi prioritas,” kritiknya.

    Sebagai contoh pengaspalan Jalan Letjen R Suprapto, depan Rumah Sakit Amalia yang berhasil menggunakan dana APBD meskipun jalan tersebut awalnya merupakan jalan nasional.

    “Ini yang sebenarnya kita harapkan, ketika ada sesuatu yang sudah mendesak untuk kepentingan dan keselamatan masyarakat, seharusnya kalau tidak ada kejelasan dari pusat, kita bisa koordinasi untuk mengambil alih,” tambahnya.

    Andi Faizal meminta pemerintah lebih cepat dalam mengintervensi proyek-proyek yang mendesak demi keselamatan warga.

    “Karena ini sudah menimbulkan korban, saya kira seharusnya pemerintah bisa mengintervensi ini lebih cepat,” pungkas Andi Faizal.

    Andi Faizal Sofyan Hasdam BBPJN PJU
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Andi Faizal Sofyan Hasdam Resmi Pimpin KKSS Bontang, Diperkenalkan dengan Gelar Adat Karaeng Buntu

    Januari 26, 2026

    Jalan HAM Rifaddin Amblas, Wewenang Penanganan Pusat

    Mei 14, 2025

    Mudik Lebih Cepat, Tol IKN Difungsikan Sementara Mulai 24 Maret

    Maret 22, 2025

    Rizal Desak Pemerintah agar Pegawai Non-ASN Diangkat P3K

    Februari 12, 2025

    Yassier Arafat Sebut Lapangan Berbas Pantai Butuh Perbaikan, Bukan Alih Fungsi

    November 28, 2024

    DPT Bontang Naik, Ketua DPRD Optimis Partisipasi Pemilih Tinggi

    November 26, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    RKPD 2027 Disusun Lebih Realistis, Pemprov Kaltim Fokus Empat Prioritas Utama

    Ratu ArifanzaMaret 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mulai menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah…

    Dari Rumah Cagar Budaya, Tenun Samarinda Terus Menghidupi Generasi

    Maret 31, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Revitalisasi Pasar Segiri, Terapkan Sistem Zonasi dan Layanan 24 Jam

    Maret 31, 2026

    Dibina BI, UMKM Kampung Ketupat Samarinda Tumbuh Pesat hingga Tembus Pasar Luar Daerah

    Maret 31, 2026
    Our Picks

    RKPD 2027 Disusun Lebih Realistis, Pemprov Kaltim Fokus Empat Prioritas Utama

    Maret 31, 2026

    Dari Rumah Cagar Budaya, Tenun Samarinda Terus Menghidupi Generasi

    Maret 31, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Revitalisasi Pasar Segiri, Terapkan Sistem Zonasi dan Layanan 24 Jam

    Maret 31, 2026

    Dibina BI, UMKM Kampung Ketupat Samarinda Tumbuh Pesat hingga Tembus Pasar Luar Daerah

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.