Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Telur Rebus Jadi Mulus dan Tidak Retak, Cukup Tambahkan Satu Sendok Bumbu Ini

    Mei 31, 2026

    Hari Tasyrik Berakhir, Saatnya Kembali Menghidupkan Puasa Sunnah

    Mei 30, 2026

    Terowongan Samarinda Ditargetkan Rampung Tahun Ini, Pengujian Segera Dimulai

    Mei 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»DPTPH Kaltim Hadirkan Pasar Penyeimbang Atasi Fluktuasi Harga Cabai
    Diskominfo Kaltim

    DPTPH Kaltim Hadirkan Pasar Penyeimbang Atasi Fluktuasi Harga Cabai

    LarasBy LarasFebruari 18, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala DPTPH Provinsi Kaltim Siti Farisyah Yana
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Cabai rawit, rempah mungil yang menjadi primadona sebagai pelengkap makanan ini sering menjadi sorotan.

    Bagaimana tidak, cabai rawit menjadi salah satu kebutuhan dapur yang sering mengalami naik turun harga di pasaran.

    Hal ini membuat tidak hanya ibu rumah tangga, pedagang dan pemerintah pun sering dibuat ‘sakit kepala’ atas fluktuatif harga si mungil ini.

    Untuk mengatasi hal ini, Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Timur (DPTPH Kaltim) membangun pasar yang berlokasi di Pasar Segiri Samarinda.

    “Harga cabai di Kaltim memang fluktuatif,” ungkap Kepala DPTPH Provinsi Kaltim Siti Farisyah Yana, pada jumpa pers yang diinisiasi oleh Diskominfo Kaltim, Jumat (16/2/2024).

    Pasar ini hasil kerja sama antara DPTPH Kaltim, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Provinsi Kaltim, agenda dan distributor se-Kaltim untuk mendapatkan harga terbaik bagi warga.

    Fluktuasi harga cabai ini, menurut Siti Farisyah Yana disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah daya beli masyarakat Kaltim yang cukup tinggi.

    “Coba kita perhatikan, cabai Rp200 ribu per kilogram, enggak ada yang demo. Cuma teriak aja, tapi dibeli juga,” katanya.

    “Kita tidak beli cabai, tapi yang lain masih ada saja yang beli. Nah, seperti itu di Kaltim, harganya fluktuatif, gapnya tinggi. Bisa Rp25 ribu dibeli, sampai Rp150 ribu dibeli. Bisa turun dan naik tiba-tiba,” tambahnya.

    Ia menambahkan faktor lain yang menyebabkan harga cabai rawit naik adalah karena stok yang tidak stabil.

    “Kadang merasa aman, stok cukup untuk 15 hari, tapi bisa naik tinggi. Ketika tim kita turun, ada berita harga naik sedikit, penjual ngikutin ini,” tuturnya.

    Selain pasar penyeimbang, pemerintah juga membangun gudang penyimpanan cabai. Sementara, saat ini sudah dibangun dua tempat penyimpanan cabai di Samarinda. Selanjutnya, akan dibangun pula di Balikpapan.

    “Jadi pasar penyeimbang ini nanti ada di Pasar Segiri juga. Jadi kalau seandainya cabai naik Rp200 ribu, kami jual standarnya bisa di Rp90 ribu. Ini luar biasa upayanya,” tandasnya.

    Disperindagkop UKM DPTPH Kaltim Siti Farisyah Yana
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Telur Rebus Jadi Mulus dan Tidak Retak, Cukup Tambahkan Satu Sendok Bumbu Ini

    SittiMei 31, 2026

    Telur rebus menjadi salah satu menu favorit banyak keluarga karena praktis, murah, dan kaya nutrisi.…

    Hari Tasyrik Berakhir, Saatnya Kembali Menghidupkan Puasa Sunnah

    Mei 30, 2026

    Terowongan Samarinda Ditargetkan Rampung Tahun Ini, Pengujian Segera Dimulai

    Mei 30, 2026

    Fenomena FOMO Kafe Baru di Samarinda, Datang karena Kopi atau Konten?

    Mei 30, 2026

    Mengapa Bekas Luka Bisa Menonjol dan Tak Hilang? Ini Penjelasan Medis tentang Keloid

    Mei 30, 2026
    1 2 3 … 3,112 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.