Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Paripurna DPRD Kaltim Tertunda, Sekda Bantah Pemprov Sengaja Abaikan Agenda Dewan

    Juni 22, 2026

    Blusukan Lagi, Gubernur Harum Siap Tinjau Kondisi Kaltim dari Selatan hingga Utara

    Juni 22, 2026

    DPRD Samarinda Warning Pemkot: Cari PAD Baru, Jangan Jadikan Warga Sasaran Beban Tambahan

    Juni 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»DPRD Samarinda Warning Pemkot: Cari PAD Baru, Jangan Jadikan Warga Sasaran Beban Tambahan
    DPRD Samarinda

    DPRD Samarinda Warning Pemkot: Cari PAD Baru, Jangan Jadikan Warga Sasaran Beban Tambahan

    SittiBy SittiJuni 22, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua DPRD Samarinda, Ahmad Vananzda (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Namun, DPRD Samarinda menilai masih terdapat sejumlah sektor yang perlu dievaluasi dan dioptimalkan agar peningkatan pendapatan tidak justru membebani masyarakat.

    Berdasarkan data PAD Samarinda sebesar Rp1,21 triliun, sektor pajak daerah menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp969,9 miliar atau sekitar 79,6 persen. Sementara retribusi daerah menyumbang Rp182,8 miliar atau 15 persen, hasil pengelolaan kekayaan daerah Rp22,9 miliar, serta lain-lain PAD yang sah sebesar Rp42,2 miliar.

    Wakil Ketua DPRD Samarinda Ahmad Vananzda mengatakan, capaian PAD tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup positif.

    Namun, menurutnya pemerintah tetap perlu mencari sumber pendapatan baru tanpa menjadikan masyarakat sebagai pihak yang paling terbebani.

    Ia menilai peningkatan PAD harus diikuti dengan kebijakan yang lebih bijak, terutama dalam menentukan sektor mana yang layak dipungut dan mana yang perlu dikaji kembali.

    “Kalau melihat tahapan anggaran dari tahun ke tahun memang sudah cukup bagus, signifikan meningkatnya. Tapi kalau ada pajak-pajak yang sekiranya tidak perlu dibebankan kepada masyarakat, harapan kita jangan terlalu banyak dan bertele-tele,” ujar Ahmad di Kantor DPD PDIP Kaltim, Minggu 21 Juni 2026.

    Pemerintah kota masih memiliki peluang untuk menggali potensi pendapatan dari sektor lain, salah satunya pengelolaan parkir. Ahmad menilai sektor tersebut memiliki potensi besar mengingat tingginya jumlah kendaraan di Kota Samarinda.

    Optimalisasi parkir dapat menjadi salah satu alternatif meningkatkan PAD apabila dikelola dengan sistem yang tepat, baik melalui pengelolaan langsung pemerintah maupun kerja sama dengan pihak ketiga sesuai aturan.

    “Parkir itu dari tahun ke tahun memang ada kenaikan, tapi sebenarnya masih bisa ditingkatkan secara signifikan. Kita lihat saja jumlah kendaraan yang ada di Samarinda, baik mobil maupun motor. Kalau dihitung satu hari satu kali parkir saja, potensinya cukup besar,” jelasnya.

    Politisi PDIP itu mengkritisi pengelolaan parkir yang dinilai masih belum maksimal. Ia menduga masih ada potensi pendapatan yang belum sepenuhnya masuk ke pemerintah karena pengelolaan di lapangan melibatkan banyak pihak.

    “Masih jalan di tempat kalau saya lihat. Ada kenaikan, tapi belum signifikan. Ini yang mungkin harus kita evaluasi, karena bisa saja ada potensi yang tidak terserap maksimal,” katanya.

    Selain sektor parkir, DPRD Samarinda juga menyoroti pemanfaatan aset daerah agar dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan, aset pemerintah harus dikelola secara optimal dengan tetap memperhatikan aturan yang berlaku.

    Sejumlah aset seperti kawasan trotoar dan fasilitas publik yang memiliki potensi ekonomi, namun penggunaannya harus dikaji agar tidak menimbulkan persoalan baru.

    “Kita melihat aset pemerintah apakah sudah dimanfaatkan maksimal. Secara garis besar sudah, tapi mungkin ada beberapa hal yang nanti akan kita bicarakan lagi terkait aset-aset yang ada,” ungkapnya.

    Terkait pemanfaatan fasilitas publik seperti trotoar dan kawasan tertentu untuk aktivitas masyarakat, Ahmad menegaskan DPRD tetap mendukung pemanfaatan ruang kota, tetapi tidak ingin kebijakan tersebut dilakukan tanpa kajian matang.

    Aspek keselamatan dan kepatuhan terhadap aturan harus menjadi pertimbangan utama agar kebijakan pemerintah tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.

    “Kita tidak mau ketika nanti digunakan justru ada persoalan, misalnya kecelakaan atau masalah lainnya. Jadi kita sesuaikan dulu dengan aturan yang memang memperbolehkan,” paparnya.

     

    Ahmad Vananzda DPRD Samarinda PAD PAD Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Efisiensi Anggaran Tak Boleh Korbankan Rakyat, DPRD Samarinda Kawal APBD Pro-Masyarakat

    Juni 22, 2026

    Gerindra-PDIP Samarinda Buka Peluang Bangun Komunikasi Politik Menuju Pilwali 2029

    Juni 22, 2026

    Renovasi SMPN 24 Samarinda Terkendala Anggaran dan Masalah Lahan

    Juni 22, 2026

    APBD 2027 Belum Dibahas, DPRD Samarinda Waspadai Dampak Gelombang Efisiensi Anggaran

    Juni 21, 2026

    Mayoritas Guru Sekolah Rakyat Samarinda dari Luar Kaltim, DPRD: Yang Dinilai Kualitasnya

    Juni 21, 2026

    DPRD Samarinda Pastikan Polemik THR Tenaga Kependidikan Tuntas, Guru Tak Perlu Takut Melapor

    Juni 20, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Paripurna DPRD Kaltim Tertunda, Sekda Bantah Pemprov Sengaja Abaikan Agenda Dewan

    Nur AjijahJuni 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Tidak ada unsur kesengajaan, keterlambatan kehadiran jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur…

    Blusukan Lagi, Gubernur Harum Siap Tinjau Kondisi Kaltim dari Selatan hingga Utara

    Juni 22, 2026

    DPRD Samarinda Warning Pemkot: Cari PAD Baru, Jangan Jadikan Warga Sasaran Beban Tambahan

    Juni 22, 2026

    Efisiensi Anggaran Tak Boleh Korbankan Rakyat, DPRD Samarinda Kawal APBD Pro-Masyarakat

    Juni 22, 2026

    Gerindra-PDIP Samarinda Buka Peluang Bangun Komunikasi Politik Menuju Pilwali 2029

    Juni 22, 2026
    1 2 3 … 3,163 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.