Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»DPRD Kaltim Desak Evaluasi Menyeluruh Tata Kelola Lingkungan Usai Banjir Samarinda
    DPRD Kaltim

    DPRD Kaltim Desak Evaluasi Menyeluruh Tata Kelola Lingkungan Usai Banjir Samarinda

    MartinusBy MartinusMei 24, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah di Kota Samarinda baru-baru ini memantik keprihatinan mendalam dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur.

    Peristiwa ini dinilai bukan semata akibat cuaca ekstrem, melainkan sebagai bukti kegagalan pengelolaan tata ruang dan lingkungan hidup yang selama ini belum tertangani secara menyeluruh dan berkelanjutan.

    Hujan deras yang mengguyur ibu kota Provinsi Kalimantan Timur pada Senin, 12 Mei 2025 memicu banjir di berbagai kawasan. Kecamatan Loa Janan Ilir tercatat sebagai salah satu wilayah terdampak paling parah. Puluhan rumah warga terendam selama berhari-hari, bahkan akses utama seperti Jalan HM Rifadin sempat lumpuh akibat tingginya genangan dan kemacetan parah yang tak terhindarkan.

    Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Darlis Pattalongi mengungkapkan bahwa peristiwa banjir ini harus dilihat lebih dalam, bukan hanya sebagai akibat dari curah hujan yang tinggi. Ia menyatakan bahwa kejadian tersebut mencerminkan lemahnya sistem tata kelola kota yang seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

    “Ini bukan lagi soal cuaca semata. Ini adalah cermin dari persoalan yang dibiarkan berlarut-larut. Setiap musim hujan, Samarinda selalu menjadi langganan banjir. Ini adalah peringatan keras bagi kita semua bahwa pendekatan saat ini sudah tidak relevan lagi,” ujar Darlis kepada awak media pada Jumat, 23 Mei 2025.

    Menurutnya, sebagai ibu kota provinsi, Samarinda seharusnya tampil sebagai model penanganan bencana yang progresif. Namun, realitas di lapangan justru menunjukkan sebaliknya.

    Darlis menyebut bahwa kelemahan utama terletak pada perencanaan dan pengawasan yang tidak konsisten, serta kebijakan pembangunan yang mengabaikan daya dukung lingkungan.

    Ia menyoroti perlunya penataan ulang tata ruang kota yang lebih berpihak pada kelestarian lingkungan. Peningkatan kapasitas saluran drainase, perlindungan kawasan resapan air, serta penindakan tegas terhadap praktik pertambangan yang merusak ekosistem, menjadi poin-poin penting yang menurutnya harus segera diwujudkan.

    “Kita tidak bisa terus-menerus mengandalkan bantuan darurat. Pemerintah harus mengubah pendekatan. Penanganan banjir harus dilakukan secara sistematis, mulai dari kawasan hulu hingga hilir, dengan langkah yang strategis dan terintegrasi,” tegasnya.

    Meski Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda telah melakukan upaya evakuasi dan distribusi bantuan, kondisi warga yang terdampak masih belum stabil. Banyak keluarga masih bertahan di rumah-rumah yang terendam air, tanpa kepastian mengenai kapan situasi akan kembali normal.

    Menurut Darlis, akar persoalan terletak pada minimnya komitmen politik yang kuat untuk melakukan pembenahan. Selama tidak ada keseriusan dalam membangun sistem perlindungan lingkungan yang kokoh, maka banjir akan menjadi bagian tak terpisahkan dari wajah kota ini.

    “Kalau kita terus diam dan hanya sibuk saat bencana datang, maka Samarinda akan dikenal bukan karena keberhasilannya, tetapi karena banjirnya yang tak kunjung usai. Ini seharusnya menjadi alarm yang menggugah semua pihak,” pungkas Darlis dengan nada prihatin.

    Banjir Darlis Pattalongi DPRD Kaltim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    Oktober 6, 2026

    PUPR Kaltim Sepakat Cabut Patok di Lahan Warga Jalan Kurnia Makmur dan Blitar

    Oktober 5, 2026

    Dikejar Batas 30 September, Pembahasan APBD Perubahan Kaltim 2026 Digelar Maraton

    Oktober 1, 2026

    Ratusan Kapal Beraktivitas di Muara Berau, Potensi PAD Kaltim Masih Dihitung

    Oktober 1, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Penguatan Nilai Pancasila di Kalangan Generasi Muda

    Oktober 1, 2026

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Ratu ArifanzaOktober 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih mengkaji kemungkinan pembayaran insentif guru setiap bulan…

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    Oktober 9, 2026

    Musim Hujan Kaltim Baru Mulai November, El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027

    Oktober 9, 2026
    1 2 3 … 3,379 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.