Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pengamanan Besar-besaran di Samarinda, 2.263 Aparat Kawal Aksi Unjuk Rasa

    April 20, 2026

    4.500 Massa Diperkirakan Turun, Kesbangpol Samarinda Pastikan Kota Tetap Kondusif

    April 20, 2026

    DPRD Samarinda Dukung Pengolahan Sampah Jadi Energi, Soroti Lokasi dan Dampak Lingkungan

    April 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Ditolak Rumah Sakit, Nenek 80 Tahun Meregang Nyawa Dalam Keadaan Kritis
    Daerah

    Ditolak Rumah Sakit, Nenek 80 Tahun Meregang Nyawa Dalam Keadaan Kritis

    SeliBy SeliJuli 26, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Foto pada saat pasien diantar
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Akmal – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Samarinda – Covid-19 yang semakin merajalela mengakibatkan seorang wanita tua berusia 80 tahun tutup usia saat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie (AWS).

    Dia meninggal di dalam mobil ambulan ketika hendak dibawa untuk mendapatkan penanganan. Namun karena kekurangan stok oksigen, pihak rumah sakit terpaksa harus menolak pasien ini.

    Imbran, Ketua Relawan Masjid At Taufiq Bukit Pinang yang membawa nenek tersebut mengatakan, sekitar 03.00 dini hari tadi, pihaknya mengantar mulai dari Perumahan Puspita Bukit Pinang menuju RSUD AWS. 

    “Namun di AWS ditolak, ditahan diluar oleh petugas jaga (security). Katanya perawat juga tidak sedang menerima pasien lagi,” ungkap Imbran saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Senin (26/7/2021).

    Saat berada di lokasi, Imbran menuturkan kalau pihak RSUD AWS tidak menerima pasien akibat stok oksigen yang tak memadai.

    Sempat terjadi perdebatan dengan pihak rumah sakit dengan keluarga yang mengantar. Kondisinya yang semakin parah membuat pihak rumah sakit melakukan pertolongan.

    “Namun sampai pagi baru dapat kabar lagi, masih belum diapa-apakan jenazahnya. Masih di belakang (tempat jenazah). Cucunya masih menunggu,” paparnya.

    Sementara itu, melalui pengakuan cucu yang tidak ingin disebutkan namanya belum bisa memastikan apakah pasien terkonfirmasi Covid-19 atau tidak.

    “Keluhan awal kaki saja. Tapi kemudian ada sesak napas. Nah, karena sesak napas, kita bawa ke AWS. Ternyata ditelantarkan,” ujar Imbran.

    Di sisi lain, Kepala Instalasi Humas & PKRS dr.Arysia Andhina membenarkan peristiwa semalam. Pihak rumah sakit menolak karena sudah kewalahan menangani pasien.

    “Memang benar ada kejadian seperti itu, kemampuan kami menangani pasien sudah sampai batas maksimal, dampak seperti ini pasti akan terjadi,” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

    Ia juga menjelaskan, pihaknya bukan menolak, tenaga kesehatan (nakes) di RSUD AWS sudah kalang kabut. Apalagi lebih dari 250 nakes saat ini sedang menjalani proses isolasi mandiri (isoman).

    “Keluarga pasien ini juga menghubungi RS lain, dan mereka juga tidak sanggup,” lanjutnya.

    Oleh karena itu, RSUD AWS sangat berharap ada penambahan fasilitas, entah itu dari segi kesehatan maupun dalam mengatasi masalah overload pasien.

    “Tetapi mengingat nakes saat ini merupakan SDM yang sulit dicari, tentu akan memerlukan waktu merealisasikannya dengan segera. Sehingga pencegahan penyebaran di masyarakat dan edukasi serta sosialisasi masalah keterbatasan fasilitas kesehatan saat ini perlu juga disampaikan ke masyarakat,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Pria di TTS Mengamuk Tikam Ibu dan Anak Hingga Tewas

    Februari 23, 2025

    ODGJ Tidur di Jalan Terlindas Motor di NTT

    Februari 23, 2025

    JMSI Go To School Dapat Dukungan Disdikbud

    Januari 25, 2025

    Hari Pertama, Pasar Ramadan Gor Segiri Kembali Jadi Magnet Pengunjung

    Maret 12, 2024

    Pertamina Luncurkan Bantuan Penanganan Karhutla Terampil di Muara Jawa

    September 22, 2023

    Kejari Kutai Timur Dukung Penuh Operasi Zebra Mahakam

    September 5, 2023
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pengamanan Besar-besaran di Samarinda, 2.263 Aparat Kawal Aksi Unjuk Rasa

    Andika SaputraApril 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Aparat gabungan dari TNI dan Polri menyiapkan pengamanan skala besar menjelang rencana…

    4.500 Massa Diperkirakan Turun, Kesbangpol Samarinda Pastikan Kota Tetap Kondusif

    April 20, 2026

    DPRD Samarinda Dukung Pengolahan Sampah Jadi Energi, Soroti Lokasi dan Dampak Lingkungan

    April 20, 2026

    Andi Harun Tegaskan Polemik Mobil Dinas Sewa Ditangani Terbuka, Siap Diawasi KPK

    April 20, 2026

    Kenaikan BBM Non-Subsidi Picu Efek Berantai, DPRD Samarinda Soroti Dampak ke Harga Kebutuhan

    April 20, 2026
    1 2 3 … 3,064 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.