Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tak Mau Bereksperimen, Lefundes Pilih Andalkan Konsistensi Borneo FC Lawan Persita

    Mei 4, 2026

    Bangkit dari Abu, Wajah Baru Pasar Segiri Siap Sambut Pedagang Kembali

    Mei 4, 2026

    Suara Lantang Koalisi Pers Kaltim, Kebebasan Pers Pilar Utama Informasi Publik

    Mei 4, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Diskominfo Kaltim Buka Web Pengaduan, Faisal: Keluhannya Beragam
    Diskominfo Kaltim

    Diskominfo Kaltim Buka Web Pengaduan, Faisal: Keluhannya Beragam

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaAgustus 8, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal menyampaikan pentingnya pemanfaatan SP4N-LAPOR sebagai saluran resmi pengaduan masyarakat serta mengenalkan kembali peran PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) dalam mendukung keterbukaan informasi publik.

    Faisal memaparkan dinamika penggunaan kanal SP4N-LAPOR. Menurutnya, dari tiga jenis laporan yang diterima yakni pengaduan, aspirasi, dan permintaan informasi, pengaduan masih menjadi yang paling dominan.

    “Secara umum, pengaduan yang masuk banyak berkaitan dengan isu lingkungan, kerusakan alam, kehutanan dan juga kepegawaian. Kadang tergantung waktu, misalnya saat momen THR atau naiknya harga BBM, lalu lintas aduan bisa meningkat,” ungkap Faisal usai menghadiri “LAPOR! dan PPID Kaltim Goes to School” yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Samarinda, Jumat 8 Agustus 2025.

    Ia menyebut, jumlah laporan di Kalimantan Timur sekitar 1.000 kasus per tahun, relatif tidak banyak. Namun demikian, menurut Faisal, masih ada tantangan dalam penyebaran informasi dan sosialisasi kanal ini.

    “Salah satu kendalanya, masih ada daerah yang membuat kanal pengaduan sendiri. Ini terkadang membingungkan masyarakat dan membuat niat baik pemerintah pusat jadi tidak maksimal. Apalagi di masa-masa politik seperti pilkada, banyak pihak berlomba-lomba membuka kanal mereka sendiri,” terangnya.

    Meskipun demikian, Faisal menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya menjembatani keterbatasan, termasuk di wilayah-wilayah yang sulit sinyal.

    “Kami minta bantuan desa, jika tidak bisa online, mereka bisa kirim ke kami lewat WhatsApp. Nanti kami bantu input ke sistem pusat,” ujarnya.

    Diskominfo Kaltim juga tengah menyiapkan peluncuran sistem baru “Sakti Gemas” yang akan mendukung pelayanan pengaduan publik berbasis kecerdasan buatan (AI). Meski masih dalam tahap awal, Faisal menyatakan pencapaian timnya sudah cukup memuaskan.

    “Dalam 100 hari kerja, sistem SP4N-LAPOR versi awal sudah kami luncurkan, meski masih satu arah. Tahun depan, sistem akan di-update agar interaktif, termasuk integrasi ke layanan perbankan. Kami sadar semua butuh proses, dan saya bangga teman-teman bisa bekerja cepat dalam waktu singkat,” tandasnya.

    Faisal menegaskan, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen untuk terus melakukan upaya memperluas pemahaman publik tentang keterbukaan informasi dan kanal pengaduan resmi pemerintah.

    “Negara ini negara terbuka. Tidak ada satu pun informasi yang ditutup, apalagi badan publik yang menggunakan anggaran negara. Kalimantan Timur saat ini berada di peringkat tiga nasional dalam indeks keterbukaan informasi. Bahkan untuk nilai monitoring dan evaluasi, kami peringkat dua bersama Aceh,” bangga Faisal. (Adv/Diskominfokaltim)

    Editor: Sukri

    Muhammad Faisal PPID SP4N Lapor
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Pelantikan 234 PNS Kaltim, Rudy: Bukan Sekadar Status, Ini Tanggung Jawab Negara

    Mei 4, 2026

    Heboh Anggaran Laundry Rp450 Juta, Pemprov Kaltim Angkat Bicara

    Mei 4, 2026

    Tak Batasi Usia, Gratispol Kaltim Buka Jalan Dokter Jadi Spesialis

    Mei 3, 2026

    Kolaborasi Jadi Kunci Hadapi Tantangan Dunia Kerja di Kaltim pada May Day 2026

    Mei 1, 2026

    Rakor Diskominfo se-Kaltim 2026: Faisal Dorong Integrasi Data dan Sinergi Digital Antar Daerah

    April 22, 2026

    Sukri Dorong Penguatan Literasi Jurnalistik di OPD, Tekankan Pentingnya Verifikasi Informasi

    April 15, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tak Mau Bereksperimen, Lefundes Pilih Andalkan Konsistensi Borneo FC Lawan Persita

    Andika SaputraMei 4, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pelatih kepala Borneo FC Samarinda Fabio Lefundes menegaskan timnya tidak akan melakukan…

    Bangkit dari Abu, Wajah Baru Pasar Segiri Siap Sambut Pedagang Kembali

    Mei 4, 2026

    Suara Lantang Koalisi Pers Kaltim, Kebebasan Pers Pilar Utama Informasi Publik

    Mei 4, 2026

    Pelantikan 234 PNS Kaltim, Rudy: Bukan Sekadar Status, Ini Tanggung Jawab Negara

    Mei 4, 2026

    Seleksi Paskibraka Kaltim 2026 Makin Ketat, 40 Peserta Terbaik, Tanpa Jatah Daerah

    Mei 4, 2026
    1 2 3 … 3,087 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.