Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bursa Pilwali Samarinda Mulai Memanas, PDIP Pilih Tahan Diri

    September 12, 2026

    Domino Bukan Sekadar Kartu, Strategi dan Ketepatan Mengambil Keputusan Jadi Kunci

    September 12, 2026

    Jadi Sumber Inspirasi Anak, Guru PAUD Dituntut Kreatif

    September 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskes Kutim Usulkan TCM-B Milik RSUD Kudungga Bisa Jadi Alat Tes Cepat Covid-19
    Advertorial

    Diskes Kutim Usulkan TCM-B Milik RSUD Kudungga Bisa Jadi Alat Tes Cepat Covid-19

    AdminBy AdminApril 14, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Nanda – Editor – Redaksi
    Insitekaltim, Sangatta – Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur (Kutim) dr. Bahrani Hasanal mengatakan saat ini tengah mengusulkan penginstalan ulang alat Tes Cepat Molekular (TCM) Tuberkulosis milik RSUD Kudungga Kutim kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, agar bisa digunakan sebagai alat tes  cepat untuk Covid-19.
    Mengingat setelah mendapat kabar dari Kemenkes RI, bahwa alat TCM yang biasa digunakan bagi penderita Multidrug Resistant Tuberkulosis (MDR-TB), ternyata bisa digunakan sebagai alat Tes Cepat Molekular Covid-19, setelah sebelumnya dilakukan penginstalan ulang dan penambahan reagen,” ungkapnya kepada awak media, Senin (13/4/2020).
    “Dari informasi yang kami dapat ternyata alat TCM, yang biasanya digunakan untuk pasien MDR-TB (Multidrug Resistant Tuberkulosis, red) dapat digunakan untuk TCM Covid-19. Namun harus diinstall ulang terlebih dahulu. Kami bersama Dinkes Kaltim sudah bersurat kepada pusat agar alat TCM-TB yang ada di setiap rumah sakit di Kaltim, bisa dilakukan penginstalan ulang,” terangnya.
    Dikatakan, Bahrani bahwa saat ini hampir semua rumah sakit besar di Indonesia dan Kaltim pada khususnya sudah memiliki alat TCM-TB, termasuk RSUD Kudungga. Jika memang nantinya proses penginstalan ulang sudah dilakukan dan memang bisa berfungsi, maka tentu akan semakin mempercepat proses pemeriksaan dan diagnosa pasien ODP (Orang Dalam Pemantauan) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Kutim, baik yang saat ini tengah menjalani rawai inap maupun yang melakukan isolasi mandiri di rumah.
    “Saat ini yang membuat lamban adalah setiap sampel hasil tes swab PDP Covid-19, harus dikirim ke Surabaya atau Jakarta dan membutuhkan waktu hampir seminggu. Mulai dari proses pengiriman sampel hingga hasilnya. Jika memang nantinya alat tes TBC (Tuberkulosis, red) ini sudah bisa digunakan sebagai alat tes cepat Covid-19 . Maka dalam waktu 6 jam sudah bisa diketahui hasilnya. Apakah pasien tersebut positif  atau negatif,” jelasnya.
    Lebih jauh,jika semua daerah di Indonesia bisa melakukan pengetesan cepat Covid-19, dengan metode VCR, maka selain memudahkan penanganan atau tindakan medis, juga akan mempengaruhi angka perkembangan penanganan Covid-19 di Indonesia. Saat ini, jumlah temuan positif Covid-19 di Indonesia sudah mencapai angka di atas 4.500 kasus.
    Sementara yang dinyatakan sembuh sebanyak 380 kasus dan meninggal 399 kasus. Namun jika bisa dilakukan pemeriksaan secara cepat dan massal di semua daerah, maka kemungkinan angka temuan positif  bisa terdeteksi secara cepat sehingga asumsi kematian akibat virus ini hanya 2 persen, bisa tercapai di Indonesia.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bursa Pilwali Samarinda Mulai Memanas, PDIP Pilih Tahan Diri

    R’syaSeptember 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Meski mulai menyiapkan kader untuk diusung dalam bursa Pemilihan Wali Kota (Pilwali)…

    Domino Bukan Sekadar Kartu, Strategi dan Ketepatan Mengambil Keputusan Jadi Kunci

    September 12, 2026

    Jadi Sumber Inspirasi Anak, Guru PAUD Dituntut Kreatif

    September 12, 2026

    Hapkido Kaltim Bidik Sapuh Bersih 20 Kelas di Kualifikasi PON 2027

    September 12, 2026

    Menpora Erick Dorong Olahraga Jadi Mesin Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi

    September 12, 2026
    1 2 3 … 3,336 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.