Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    RKPD 2027 Disusun Lebih Realistis, Pemprov Kaltim Fokus Empat Prioritas Utama

    Maret 31, 2026

    Dari Rumah Cagar Budaya, Tenun Samarinda Terus Menghidupi Generasi

    Maret 31, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Revitalisasi Pasar Segiri, Terapkan Sistem Zonasi dan Layanan 24 Jam

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Disdikbud Samarinda Larang Sekolah Paksa Orang Tua Beli Buku Paket
    Pemkot Samarinda

    Disdikbud Samarinda Larang Sekolah Paksa Orang Tua Beli Buku Paket

    LarasBy LarasJuli 19, 2024Updated:Juli 19, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Disdikbud Kota Samarinda Asli Nuryadin
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Permasalahan mengenai pembelian buku di sekolah kembali mencuat di Samarinda. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda kembali menegaskan kepada sekolah-sekolah agar tidak memaksakan pembelian buku kepada orang tua siswa.

    Teks: Buku paket sekolah

    “Kami sudah mengeluarkan edaran dan telah menyosialisasikan kepada sekolah-sekolah bahwa orang tua siswa tidak diwajibkan membeli buku,” ujar Kepala Disdikbud Samarinda Asli Nuryadin pada Kamis (18/7/2024).

    Asli menekankan bahwa buku-buku wajib telah disediakan oleh pemerintah melalui dana Bosnas (Bantuan Operasional Sekolah Nasional). Sekolah tidak diperkenankan memaksa orang tua untuk membeli buku, selain yang disediakan pemerintah.

    Kendati demikian, Asli mengakui bahwa ada orang tua yang menginginkan buku penunjang atau tambahan untuk anak-anak mereka. Hal ini diperbolehkan, tetapi bisa menimbulkan kecemburuan siswa.

    “Jika itu keinginan orang tua, silakan saja. Kalau mereka ingin membeli, ya beli, kalau tidak, ya tidak. Jadi tidak ada paksaan,” jelasnya.

    Asli menambahkan bahwa banyak orang tua yang terkejut mengetahui adanya fokus pada literasi di sekolah, yang memerlukan buku tambahan.

    “Buku penunjang sebenarnya penting juga, tapi itu tidak boleh dipaksakan. Jika orang tua ingin membeli, silakan, jika tidak, juga tidak apa-apa,” lanjutnya.

    Menurutnya, setiap orang tua memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Ada yang mampu membelikan buku untuk anaknya, namun ada pula yang tidak.

    Pada prinsipnya, hal ini tidak bisa dipaksakan, terutama bagi keluarga yang kurang mampu.

    Asli juga meminta agar orang tua yang merasa dipaksa membeli buku di sekolah untuk segera melapor kepada pihaknya.

    “Jika ada kasus seperti itu, laporkan saja ke saya. Nanti kami akan memanggil dan mengklarifikasi. Tidak boleh ada pemaksaan seperti itu,” tutupnya.

    Asli Nuryadin Bosnas Disdikbud Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Dishub Samarinda Tempel Stiker pada Kendaraan Pelanggar Bongkar Muat di Pinggir Jalan

    Maret 17, 2026

    Parkir Berlangganan di Samarinda Masih Hadapi Tantangan, Dishub Dorong Kesadaran Warga

    Maret 17, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Posko dan Imbau Pemudik Periksa Kendaraan

    Maret 17, 2026

    Bagi Hasil Retribusi Sampah Samarinda Dibahas Ulang, PAD Tetap Jadi Prioritas

    Maret 17, 2026

    Andi Harun Ingatkan LBH KKSS Bantu Masyarakat Temukan Kebenaran

    Maret 16, 2026

    Aplikasi Pendidikan Didorong Lebih Stabil dan Ramah Pengguna

    Maret 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    RKPD 2027 Disusun Lebih Realistis, Pemprov Kaltim Fokus Empat Prioritas Utama

    Ratu ArifanzaMaret 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mulai menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah…

    Dari Rumah Cagar Budaya, Tenun Samarinda Terus Menghidupi Generasi

    Maret 31, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Revitalisasi Pasar Segiri, Terapkan Sistem Zonasi dan Layanan 24 Jam

    Maret 31, 2026

    Dibina BI, UMKM Kampung Ketupat Samarinda Tumbuh Pesat hingga Tembus Pasar Luar Daerah

    Maret 31, 2026
    Our Picks

    RKPD 2027 Disusun Lebih Realistis, Pemprov Kaltim Fokus Empat Prioritas Utama

    Maret 31, 2026

    Dari Rumah Cagar Budaya, Tenun Samarinda Terus Menghidupi Generasi

    Maret 31, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Revitalisasi Pasar Segiri, Terapkan Sistem Zonasi dan Layanan 24 Jam

    Maret 31, 2026

    Dibina BI, UMKM Kampung Ketupat Samarinda Tumbuh Pesat hingga Tembus Pasar Luar Daerah

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.