Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jaga Stabilitas Ekonomi Ketahanan Protein Hewani Jadi Strategi di Kaltim

    July 30, 2026

    Perluas Perlindungan BPJS Gratispol, Kepesertaan Ditarget Bertambah 10 Ribu Jiwa

    July 30, 2026

    DLH Samarinda Matangkan 10 Ex Generator, Target Kurangi Beban TPA

    July 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Dinkes Kutim Tepis Isu Penurunan Efektivitas Vaksin Sinovac 
    Advertorial

    Dinkes Kutim Tepis Isu Penurunan Efektivitas Vaksin Sinovac 

    SeliBy SeliApril 17, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur, Bahrani Hasanal saat diwawancarai oleh media Insitekaltim.com di ruangannya, Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta pada Selasa lalu (13/4/2021)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Sangatta – Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur (Dinkes Kutim) menepis isu miring persoalan penurunan efektivitas Vaksin Sinovac.

    Maraknya isu miring perihal Vaksin Sinovac yang diimpor oleh Indonesia dari negara China meresahkan masyarakat yang awam perihal kesehatan khususnya vaksin. Hal itu juga dapat menjadikan salah satu penyebab masyarakat enggan mengikuti program vaksinasi yang dilaksanakan secara masal ini.

    “Vaksin Sinovac memiliki efektivitas lebih dari 50 persen. Sedangkan menurut World Health Organization (WHO) syarat standar efektivitas vaksin minimal sebesar 50 persen,” ujar Kepala Dinkes Kutim, Bahrani Hasanal kepada media Insitekaltim.com saat ditemui di ruangannya, Kantor Dinas Kesehatan Kutim, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta beberapa hari yang lalu.

    Bahrani, mantan Direktur RSUD Kudungga Sangatta itu juga menjelaskan bahwa vaksin Sinovac masih masuk kriteria standar efektivitas vaksin Covid-19.

    Ia juga menyampaikan bahwa salah satu alasan pemerintah mengimpor Vaksin Sinovac karena mudah didapatkan.

    “Sedangkan akhir-akhir ini negara produsen vaksin banyak yang menahan produknya lantaran akan digunakan untuk masyarakatnya sendiri. Sehingga distribusi vaksin termasuk Vaksin Sinovac mulai tersendat,” jelas Bahrani

    Untuk itu, Bahrani mengimbau kepada masyarakat bahwasanya masyarakat tidak perlu memikirkan hal seperti keefektifan vaksin yang datang ke Indonesia. Dalam hal ini tentunya pemerintah tidak akan mengimpor produk yang merugikan negaranya sendiri.

    “Bahkan dari Komisi Nasional (Komnas) Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi ( KIPI) Indonesia menyatakan bahwa tidak ada efek samping yang tinggi dari Vaksin Sinovac,” pungkas Bahrani.

    Hal itu menunjukkan bahwa Vaksin Sinovac yang digunakan di Indonesia masih tergolong aman. Untuk itu masyarakat diharapkan dapat mendukung program vaksinasi massal dari pemerintah.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    July 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    July 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    July 9, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    July 8, 2026

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    July 8, 2026

    Andalkan Aplikasi Lawas 2024, Penentuan Jarak Domisili SPMB Samarinda Ternyata Masih Manual

    July 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jaga Stabilitas Ekonomi Ketahanan Protein Hewani Jadi Strategi di Kaltim

    Nur AjijahJuly 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) jadikan sebagai salah…

    Perluas Perlindungan BPJS Gratispol, Kepesertaan Ditarget Bertambah 10 Ribu Jiwa

    July 30, 2026

    DLH Samarinda Matangkan 10 Ex Generator, Target Kurangi Beban TPA

    July 30, 2026

    Kaltim Bidik Peluang Jadi Tuan Rumah FORNAS 2027, KORMI Nilai Infrastruktur IKN Jadi Modal Kuat

    July 30, 2026

    Balai Kota Samarinda Masih Jadi Magnet Warga yang Gemar Jogging

    July 29, 2026
    1 2 3 … 3,247 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.