Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Hadapi Kekeringan, Pemkot Maksimalkan Pompa Air hingga Irigasi

    Agustus 21, 2026

    HYROX Makin Diminati Perempuan, Olahraga Beban Tak Lagi Identik dengan Pria

    Agustus 21, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Rebranding Pasar Pagi, Libatkan Akademisi hingga Komunitas

    Agustus 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Dinkes Kaltim Fokus Vaksinasi dan Tes Fisik Jemaah Haji
    Diskominfo Kaltim

    Dinkes Kaltim Fokus Vaksinasi dan Tes Fisik Jemaah Haji

    AbdiBy AbdiFebruari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Jaya Mualimin, Kepala Dinas Kesehatan Kaltim (Insitekaltim/Abdi)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Jaya Mualimin menyatakan koordinasi lintas sektor dengan Kementerian Haji telah dilakukan guna memastikan seluruh tahapan kesehatan jemaah berjalan tanpa kendala, terutama terkait ketersediaan stok vaksin dan kesiapan fisik jemaah.

    Dinkes Provinsi Kaltim mulai memacu persiapan medis menjelang musim haji tahun 2026. Fokus utama saat ini meliputi pelaksanaan vaksinasi meningitis secara massal di tingkat kecamatan hingga pelatihan khusus bagi tenaga kesehatan yang akan mendampingi jemaah di tanah suci.

    Untuk memudahkan akses bagi calon jemaah haji, Jaya menegaskan bahwa layanan vaksinasi meningitis kini didekatkan ke domisili masing-masing jemaah melalui Puskesmas. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi penumpukan di rumah sakit.

    “Vaksin untuk calon haji, terutama meningitis, dilakukan oleh Puskesmas masing-masing. Kami sudah berkoordinasi dengan kementerian terkait dan ketersediaannya aman. Di Samarinda ada 26 Puskesmas, di Balikpapan juga 26 Puskesmas, semuanya disiapkan untuk melayani jemaah sesuai alamat terdekat mereka,” ujar Jaya Mualimin.

    Selain kesiapan jemaah, kualitas pendampingan medis juga menjadi prioritas. Dinkes Kaltim telah menyiapkan puluhan tenaga kesehatan yang terdiri dari dua kelompok utama, yakni Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dan Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD).

    Para petugas ini akan menjalani pelatihan intensif untuk membekali mereka menghadapi tantangan medis di Arab Saudi.

    “Hari Kamis dan Jumat ini akan ada pelatihan di Manggar untuk Tenaga Kesehatan Haji Indonesia. Total ada 21 orang untuk TKHI dan 11 orang untuk Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD). Saya sendiri yang akan membuka pelatihannya selama dua hari untuk memastikan mereka siap bertugas,” tambahnya.

    Jaya Mualimin juga memberikan peringatan penting mengenai standar Istitha’ah atau kemampuan jemaah secara kesehatan.

    Sesuai regulasi terbaru, status kesehatan kini menjadi syarat mutlak yang menentukan apakah seorang jemaah diperbolehkan melunasi Ongkos Naik Haji (ONH) atau tidak.

    Pemeriksaan kesehatan akan dilakukan secara ketat untuk menyaring jemaah yang memiliki penyakit berat yang tidak memungkinkan untuk melakukan aktivitas fisik berat di tanah suci.

    “Kesehatan adalah syarat mutlak atau istilahnya Istitha’ah. Jika kesehatannya tidak memenuhi syarat misalnya sedang dirawat atau menderita penyakit yang tidak bisa diobati, maka jemaah tersebut dinyatakan tidak Istitha’ah dan tidak diperbolehkan melunasi ONH. Ini demi keselamatan jemaah itu sendiri,” tegasnya.

    Dinas Kesehatan Kaltim berharap melalui persiapan yang matang sejak dini, angka kesakitan dan kematian jemaah haji asal Katim dapat ditekan seminimal mungkin selama menjalankan ibadah di tanah suci.

     

    Dinkes Kaltim Haji Jaya Mualimin Tim Kesehatan Haji Vaksinasi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Abdi

    Related Posts

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    Kaltim Rawan Penyakit Gigitan dan Sengatan, Jumlah Korban Didominasi Perempuan

    Agustus 7, 2026

    Rencana Pembangunan RSUD Baru Kutai Barat, Mulai 2027 Serap Anggaran Capai Rp297 Miliar

    Agustus 2, 2026

    Warga Diminta Segera Melapor Bila Muncul Riwayat Pemeriksaan Tak Dikenal di Satu Sehat

    Juli 31, 2026

    Perluas Perlindungan BPJS Gratispol, Kepesertaan Ditarget Bertambah 10 Ribu Jiwa

    Juli 30, 2026

    Dinkes Kaltim Genjot Cakupan Cek Kesehatan Gratis, Pelajar Jadi Sasaran Prioritas

    Juli 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Hadapi Kekeringan, Pemkot Maksimalkan Pompa Air hingga Irigasi

    R’syaAgustus 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mulai memaksimalkan berbagai sumber air untuk menjaga lahan…

    HYROX Makin Diminati Perempuan, Olahraga Beban Tak Lagi Identik dengan Pria

    Agustus 21, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Rebranding Pasar Pagi, Libatkan Akademisi hingga Komunitas

    Agustus 21, 2026

    BMKG Prediksi Kemarau Masih Berlangsung hingga September, Samarinda Susun Rencana 30 Hari

    Agustus 21, 2026

    FGD Jadi Langkah Evaluasi Penataan Pasar Pagi, 700 Pedagang Masih Berjualan

    Agustus 21, 2026
    1 2 3 … 3,289 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.