Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Desa Prayon: Kecil dalam Wilayah, Besar dalam Kebersamaan dan Potensi

    Agustus 20, 2026

    72 Karhutla Terjadi di Samarinda, Pemkot Sebut 99 Persen Dipicu Aktivitas Manusia

    Agustus 20, 2026

    Cegah Narkoba Sejak Dini, Ismail Latisi Dorong Edukasi Antinarkoba Masuk Kurikulum Sekolah

    Agustus 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Dampak Kabut Asap, Masyarakat Diimbau Kembali Pakai Masker dan Kurangi Keluar Rumah
    Diskominfo Kaltim

    Dampak Kabut Asap, Masyarakat Diimbau Kembali Pakai Masker dan Kurangi Keluar Rumah

    Adit MustafaBy Adit MustafaOktober 9, 2023Updated:Oktober 9, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Jaya Mualimin
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim Jaya Mualimin peringatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di beberapa lokasi, karena dapat berpotensi mengganggu kesehatan.

    Ia menyampaikan bahwa berbagi ancaman penyakit bisa saja menyerang kesehatan.

    “Karhutla menyebabkan kabut asap dapat menimbulkan gangguan pernapasan, iritasi mata dan penyakit kulit. Salah satu penyakit yang harus diwaspadai adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA),” ungkap Jaya usai Rembuk Stunting Tingkat Provinsi Kaltim di Hotel Mercure Samarinda, Senin (9/10/2023).

    Jaya menjelaskan bahwa ISPA adalah jenis infeksi yang dapat mengenai saluran pernapasan atas dan bawah dengan gejala seperti batuk, pilek, demam, dan sesak napas.

    Penyakit ini bisa disebabkan oleh virus atau bakteri yang menyebar melalui udara atau kontak dengan individu yang terinfeksi.

    Untuk mencegah ISPA, Jaya memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan cara meminum air yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi, beristirahat yang cukup, dan rutin berolahraga.

    Selain itu, ia juga mengingatkan agar masyarakat menggunakan masker saat keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menghindari kontak dengan individu yang sedang sakit.

    Lebih lanjut, Jaya juga mengungkapkan rasa syukur atas turunnya hujan selama dua hari terakhir di beberapa wilayah Kaltim, yang telah memperbaiki kualitas udara.

    Meskipun demikian, ia menekankan perlunya tetap waspada dan menjaga kesehatan dengan mengurangi kegiatan di luar rumah jika tidak ada keperluan mendesak.

    “Alhamdulillah dua hari ini hujan turun di beberapa wilayah Kaltim sehingga udara menjadi lebih bersih. Namun demikian, kita tetap harus waspada dan menjaga kesehatan. Kalau tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya di rumah saja,” imbuhnya.

    Jaya juga memberikan apresiasi terhadap upaya pemerintah dan aparat terkait dalam menangani karhutla di Kaltim.

    Ia berharap agar karhutla segera dapat dipadamkan dan tidak terulang di masa mendatang.

    “Karhutla tidak hanya merugikan lingkungan, tetapi juga kesehatan dan ekonomi masyarakat. Mari kita bersama-sama menjaga hutan dan lahan agar tidak terbakar,” tandasnya.

    ISPA Jaya Mualimin karhutla
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    72 Karhutla Terjadi di Samarinda, Pemkot Sebut 99 Persen Dipicu Aktivitas Manusia

    Agustus 20, 2026

    Andi Harun Minta Penanganan Kabut Asap Kaltim Dilakukan Bersama Lintas Daerah

    Agustus 17, 2026

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    Hendri Umar Perintahkan Jajaran Selidiki Setiap Kasus Karhutla di Samarinda

    Agustus 11, 2026

    Kaltim Rawan Penyakit Gigitan dan Sengatan, Jumlah Korban Didominasi Perempuan

    Agustus 7, 2026

    Rudy Mas’ud: Jangan Tunggu Api Membesar, Pencegahan Karhutla Harus Dimulai Sekarang

    Agustus 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Desa Prayon: Kecil dalam Wilayah, Besar dalam Kebersamaan dan Potensi

    Ratu ArifanzaAgustus 20, 2026

    Di antara wilayah Kecamatan Muara Komam, Desa Prayon hadir sebagai salah satu desa dengan wilayah…

    72 Karhutla Terjadi di Samarinda, Pemkot Sebut 99 Persen Dipicu Aktivitas Manusia

    Agustus 20, 2026

    Cegah Narkoba Sejak Dini, Ismail Latisi Dorong Edukasi Antinarkoba Masuk Kurikulum Sekolah

    Agustus 20, 2026

    Pengabdian Dosen Dorong Penguatan Identitas Mamanda Kutai melalui Ecological Dramaturgy

    Agustus 20, 2026

    Ismail Latisi Soroti Kekurangan Guru di Samarinda, Dorong Pengangkatan ASN

    Agustus 20, 2026
    1 2 3 … 3,287 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.