Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Juni 15, 2026

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Rumah Bangsalan Ambruk, Akibat Tanah Longsor
    Daerah

    Rumah Bangsalan Ambruk, Akibat Tanah Longsor

    AdminBy AdminJanuari 3, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Hilda – Editor: Redaksi
    Insitekaltim, Samarinda – Intensitas hujan di Samarinda belakangan ini patut diwaspadai. Bukan hanya banjir yang kerap melanda, tanah longsor turut menjadi ancaman. Seperti yang terjadi di Jalan KS. Tubun Dalam, Kelurahan Sidodadi pada Jumat (3/1/2020), sebuah bangsalan ambruk akibat tanah longsor dan menimpa rumah warga.

    Menurut Yunus Setiawan sang pemilik bangsalan, sebelumnya ia diberitahu warga untuk memeriksa keadaan bangsalan miliknya karena dikhawatirkan longsor.
    Kekhawatiran ini bukannya tanpa dasar. Dua hari sebelumnya, sebuah rumah di samping bangsalan miliknya telah longsor, namun tidak separah keadaan yang sekarang.
    Setelah memeriksa keadaan rumah dan memastikan bangsalan dalam keadaan kosong, ia pun kembali untuk berkoordinasi dengan ketua RT 10. Sekitar pukul 14.30 Wita, longsor baru terjadi.
    “Jadi setelah saya cek dan tinggal, longsor baru terjadi. Untungnya tidak ada korban jiwa, dan rumah warga yang tertimpa juga sudah dalam keadaan kosong,” jelasnya.
    Yunus memaparkan, bagian yang ambruk merupakan daerah dapur dan kamar mandi dengan kerugian yang ditaksir mencapai seratus juta.

    Dikatakan Arifani anggota Relawan Penakluk Api (RPA) Samarinda, jika hujan kembali turun dengan kontur tanah yang masih stabil kemungkinan akan terjadi longsor lanjutan. Ia menjelaskan, jenis tanah di daerah tersebut merupakan tanah podzolit. Di mana, jika curah hujan rendah hingga sedang, kemungkinan longsor semakin besar.
    “Kalau hujannya ringan sampai sedang, air itu mengendap dulu di tanah. Baru kemudian mengalir pelan dan justru itu yang menimbulkan risiko pergeseran tanah,” terangnya.
    Menurutnya, untuk saat ini hanya evakuasi penghuni yang bisa dilakukan karena kondisi waktu yang sudah gelap serta pergerakan tanah yang masih terasa.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Kolaborasi Tiga Kekuatan: Jurus Baru Cetak Talenta Siap Kerja dan Siap Cipta Lapangan Kerja

    Mei 5, 2026

    Anak Muda Didorong Jadi Pencipta Kerja di Tengah Dominasi Sektor Informal

    Mei 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Nur AjijahJuni 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Terowongan Samarinda atau Terowongan Selili merupakan proyek infrastruktur strategis sepanjang 690 meter yang…

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026

    Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Kaltim, Diabetes Menempati Urutan Kedua

    Juni 15, 2026

    Kebutuhan Sekolah di Kaltim Belum Terpenuhi, Revitalisasi dari Pusat Belum Menjawab Persoalan

    Juni 15, 2026
    1 2 3 … 3,147 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.