Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Scroll Terus tapi Bosan, Kenapa Kita Tetap Membuka Media Sosial?

    Agustus 15, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Pengisian Jabatan Kosong Secara Serentak

    Agustus 15, 2026

    Pendidikan Jangan Hanya Andalkan Hafalan, Siswa Harus Dilatih Berkolaborasi

    Agustus 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Cegah Sampah Berlebih, Akmal Minta Pengadaan Barang Ramah Lingkungan
    Diskominfo Kaltim

    Cegah Sampah Berlebih, Akmal Minta Pengadaan Barang Ramah Lingkungan

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuli 16, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik meminta agar seluruh pihak yang berkontribusi pada sektor pengadaan barang dan jasa baik pemerintah, swasta maupun masyarakat untuk berorientasi kepada barang-barang yang ramah lingkungan.

    Teks: Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik

    “Kalau bisa pengadaan berang lebih berorientasi kepada ramah lingkungan. Contoh kita mendorong sekarang pengadaan barang jasa untuk UMKM,” kata Akmal Malik usai membuka Scaling Sustainable Consumption and Production (SCP) Indonesia, Sosialisasi dan Market Sounding Percontohan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang Berkelanjutan untuk Provinsi Kalimantan Timur di Hotel Harris Samarinda, Selasa (16/7/2024).

    Kemudian Akmal juga berharap adanya bersinergi dan kolaborasi yang baik antarseluruh elemen yang bergerak di bidang pengadaan barang untuk memaksimalkan upaya penggunaan barang ramah lingkungan yang nantinya juga akan berdampak pada masyarakat sekitar.

    “Pengadaan barang dan jasa kita berharap barang-barang yang digunakan untuk kepentingan-kepentingan yang bermanfaat untuk OPD,” sebutnya.

    Lebih lanjut Akmal Malik memaparkan urgensi peralihan ke barang-barang ramah lingkungan adalah karena saat ini rata-rata bungkus produk UMKM masih banyak menggunakan bahan plastik yang tidak ramah lingkungan dan itu harus diganti agar tidak menimbulkan pencemaran lingkungan dari plastik.

    Akmal menilai pemerintah provinsi melalui Biro Pengadaan Barang dan Jasa seharusnya membuat kebijakan-kebijakan tentang penyediaan barang yang ramah lingkungan. Hal ini dikarenakan banyaknya jumlah dana yang dikeluarkan untuk pengadaan barang tidak ramah lingkungan, maka akan memperbanyak masalah baru berupa penanganan limbah.

    Akmal menyebutkan, di Kaltim sendiri total dana pengadaan barang sebesar Rp6,8 triliun. Kemudian penggunaan dana untuk barang-barang seperti makan minum, ATK dan sebagainya sebesar Rp4,8 triliun.

    “Bayangkan ketika sekian triliun tersebut barang-barangnya tidak ramah lingkungan dan itu terjadi setiap tahun. Makanya sungai dan laut penuh dengan sampah plastik dan bayangkan juga kalau itu terjadi se-Indonesia,” papar Akmal.

    Akmal Malik SCP UMKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Festival Pesona Nusantara Buka Ruang Promosi bagi 60 UMKM Lokal

    Juni 28, 2026

    Kadin Kaltim Imbau Perusahaan Besar hingga UMKM Isi Data Sensus dengan Jujur

    Juni 26, 2026

    Buka Akses ke Retail Modern, DPRD Usulkan Batas Modal UMKM Naik Jadi Rp50 Juta

    Juni 25, 2026

    Penerbangan Internasional Buka Peluang Ekspor bagi UMKM Kaltim

    Juni 24, 2026

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Scroll Terus tapi Bosan, Kenapa Kita Tetap Membuka Media Sosial?

    R’syaAgustus 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pernah membuka media sosial tanpa tujuan, menggulir layar dari satu unggahan ke…

    Pemkot Samarinda Siapkan Pengisian Jabatan Kosong Secara Serentak

    Agustus 15, 2026

    Pendidikan Jangan Hanya Andalkan Hafalan, Siswa Harus Dilatih Berkolaborasi

    Agustus 15, 2026

    Supardi Sebut Kaltim Jadi Penugasan Paling Berkesan dalam Kariernya

    Agustus 14, 2026

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026
    1 2 3 … 3,279 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.