Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Gratispol Pendidikan dan Kesehatan Jadi Sorotan, Arah Pembangunan SDM Kaltim Dapat Pengakuan Nasional

    September 26, 2026

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    Api Kembali Muncul di Talang Sari, Diduga Masih Ada Bara Batubara di Dalam Tanah

    September 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»BW Walk Out, Disnaker Dinilai Tak Peduli Buruh
    DPRD Bontang

    BW Walk Out, Disnaker Dinilai Tak Peduli Buruh

    AdminBy AdminOktober 26, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Bakhtiar Wakkang Anggota Komisi I DPRD Bontang saat memberi keterangan pers kepada awak media, Senin(26/10/2020)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Mohammad-Editor: Redaksi

    Insitekaltim,Bontang – Anggota Komisi I DPRD Kota Bontang Bakhtiar Wakkang (BW) memutuskan walk out dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kota Bontang, Senin (26/10/2020).

    Suasana ruangan yang tdk dihadiri Dinas Tenaga Kerja Saat RDP bersama Komisi I DPRD Bontang

    Menurutnya Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bontang sudah tidak memihak kepada kepentingan rakyat khususnya tenaga kerja.

    “Kami menilai, Disnaker Kota Bontang tidak serius mengurusi rakyat. Seharusnya Disnaker memberikan keterangan secara tertulis atau mengutus perwakilan,” kesal BW usai RDP di Ruang Rapat II Kantor DPRD Bontang

    DPRD Bontang sudah mengirimkan surat secara resmi kepada Pjs Wali Kota Bontang untuk menghadirkan Kepala Disnaker Kota Bontang. Surat tersebut bernomor 172.3/950/DPRD-BTG.01.

    RDP dijadwalkan pukul 13.00 Wita. Undangan ditujukan kepada Disnaker Kota Bontang, PT Harlis Tata Tahta (HTT), Ketua Serikat Pekerja Indonesia (SPSI) Kota Bontang, dan perwakilan karyawan PT HTT. RDP tersebut merupakan tindak lanjut rapat pada tanggal 19 Agustus 2020 terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) atau merumahkan karyawan.

    “Kalau ingin dihormati, maka hormatilah kami. RDP hari ini adalah upaya mediasi antara perusahaan dan tenaga kerja,” kata BW.

    BW memilih keluar dari RDP karena pihak Disnaker tidak mengahadiri rapat untuk kedua kalinya. Sementara PT HTT sudah tiga kali RDP, namun tidak mengirim orang yang punya otoritas untuk memutuskan permasalahan ini.

    “Ini sudah RDP ketiga dengan PT HTT. Mereka tidak mengirim manajemen yang dapat menyelesaikan masalah ini. Orang yang mereka kirim tidak punya kapasitas untuk mengambil kebijakan dan tidak memiliki surat mandat untuk hadir,” geram BW lagi.

    Dalam RDP tersebut, perwakilan karyawan PT HTT menyampaikan keluh kesah mereka kepada DPRD. Sebanyak 12 orang yang bekerja di bidang supir mengaku belum mendapatkan upah minimum kabupaten (UMK), tunjangan hari raya (THR) dan BPJS Ketenaga kerjaan.

    Rini Mayangsari Karyawan 12 Tahun di PHK menuntut pesangon PT. HTT

    Salah satu karyawan yang di-PHK adalah Rini Mayangsari. Ia mengalami ketidakpastian dalam pekerjaannnya. Rini bekerja 12 tahun di bagian administrasi tetapi di-PHK sepihak.

    “Kami harus bolak balik Samarinda butuh biaya, sampai saat ini belum mendapatkan pesangon,” ungkap Rini.

    BW mengatakan, Komisi I DPRD Bontang akan mengagendakan ulang RDP. Diharapkan Dinas dan perusahaan dapat menghadiri RDP selanjutnya sehingga permasalahan ini dapat segera terselesaikan.

    “Kami akan mengagendakan RDP lagi. Semoga nanti semua yang kami undang dapat hadir dan permasalahan ini cepat selesai,” tegas BW kepada awak media.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026

    KPK Temukan Anomali Penganggaran Kaltim, Proposal Masyarakat Bakal Diperketat

    September 24, 2026

    Antrean BBM Kaltim Meningkat, DPRD Kaltim Singgung Produksi Energi yang Menurun

    September 24, 2026

    Parkir Berlangganan Samarinda Belum Siap, DPRD Soroti Sistem dan Target Rp200 Miliar

    September 23, 2026

    Gerindra Buka Semua Pintu Koalisi, Duet dengan PDIP Belum Jadi Kesepakatan

    September 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Gratispol Pendidikan dan Kesehatan Jadi Sorotan, Arah Pembangunan SDM Kaltim Dapat Pengakuan Nasional

    Ratu ArifanzaSeptember 26, 2026

    Insitekaltim, Jakarta – Kebijakan Kalimantan Timur (Kaltim) dalam memperluas akses pendidikan dan kesehatan menjadi sorotan…

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    Api Kembali Muncul di Talang Sari, Diduga Masih Ada Bara Batubara di Dalam Tanah

    September 25, 2026

    Hujan Mulai Guyur Utara dan Barat Kaltim, BMKG Prediksi Penguatan Curah Hujan Oktober–November

    September 25, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026
    1 2 3 … 3,364 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.