Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Keluhan BBM Berulang, Pemprov Kaltim Akan Turun Pantau Distribusi

    Oktober 4, 2026

    Penumpang Angkutan Kaltim Turun, Pergerakan Udara Domestik Susut Hampir 15 Persen

    Oktober 4, 2026

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Oktober 3, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Bukan Saingan, Kios Penyeimbang Untuk Tekan Inflasi
    Diskominfo Kaltim

    Bukan Saingan, Kios Penyeimbang Untuk Tekan Inflasi

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaOktober 25, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Balikpapan – Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik menegaskan Kios Penyeimbang Manuntung Gesit (Gerakan Stabilisasi Inflasi Terkendali) dihadirkan bukan untuk bersaing ataupun merugikan pedagang.

    “Menjadi bagian yang dapat dipahami kios penyeimbang ini tidak merugikan teman-teman pedagang, bukan saingan pedagang,” kata Akmal saat meresmikan Kios Penyeimbang Manuntung Gesit (Gerakan Stabilisasi Inflasi Terkendali) Pasar Klandasan – Pasar Pandansari di Balikpapan, Jumat (25/10/2024).

    Hal ini dikarenakan, fungsi kios penyeimbang adalah untuk stabilisasi harga pasar.

    “Kita boleh untung tapi tidak boleh terlalu banyak untungnya. Intinya membuat harga kebutuhan pangan lebih terjangkau bagi masyarakat,” imbuhnya.

    Peresmian ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng dilanjutkan dengan pengguntingan pita oleh Pj Gubernur Akmal Malik didampingi Penjabat (Pjs) Wali Kota Balikpapan Ahmad Muzakir, Kepala Perwakilan BI Balikpapan Robi Ariadi dan Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Kaltim Ujang Rachmad.

    Pada kesempatan itu, Pj Gubernur Akmal Malik mengapresiasi langkah dari Pemkot Balikpapan melalui Perumda Manuntung Sukses Balikpapan yang telah membuka dua kios di Kota Balikpapan, masing-masing di Pasar Pandansari dan Pasar Klandasan.

    “Alhamdulillah dengan dua unit kios penyeimbang di Balikpapan ini, Kaltim telah memiliki enam unit kios penyeimbang,” kata Akmal dalam sambutannya.

    Sebagai informasi, Kaltim telah memiliki empat kios penyeimbang, yaitu dua unit di Samarinda, kemudian Paser dan Penajam Paser Utara masing-masing satu unit.

    Selain itu, Akmal juga mengapresiasi langkah Pjs Wali Kota Balikpapan yang telah melakukan akselerasi langkah-langkah pengendalian inflasi melalui kios penyeimbang ini.

    “Ini yang saya maksud, agar Pjs dalam waktu singkat selama dua bulan bisa menghadirkan legacy kepada masyarakat daerah yang dipimpinnya,” tegasnya.

    Akmal juga menyebutkan inflasi merupakan permasalahan yang menjadi perhatian khusus, baik di masa kepemimpinan mantan Presiden Joko Widodo, hingga Presiden Prabowo Subianto saat ini. Hal itu juga membuat Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menggelar rapat rutin setiap minggu terkait inflasi yang diikuti oleh seluruh provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.

    Menurutnya, mengendalikan inflasi bukan hanya tugas pemerintah pusat ataupun pemerintah daerah masing-masing melainkan tugas bersama yang dipikul melalui kolaborasi.

    “Perlu orkestrasi pusat dan daerah dalam mengendalikan inflasi. Kita memang membutuhkan kolaborasi. Sekarang tidak ada lagi istilah Superman. Semua stakeholder baik pusat, provinsi dan kabupaten/kota harus saling berkolaborasi,” jelas Akmal.

    Untuk itu, Akmal menyebut kios penyeimbang ini merupakan inovasi dari Pemprov Kaltim yang menjadi early warning system untuk pengendalian inflasi di daerah.

    Tampak hadir Kepala Dinas PPKUKM Heni Purwaningsih, Kepala Biro Perekonomian Iwan Darmawan, Forkopimda Balikpapan, Direktur Utama PT Kaltim Melati Bhakti Satya Aji Muhammad Abidharta Wardhana Hakim dan Direktur Utama Perumda Manuntung Sukses Andi Sangkuru.

    Akmal Malik Forkopimda Inflasi Pemprov Kaltim Tito Karnavian
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Keluhan BBM Berulang, Pemprov Kaltim Akan Turun Pantau Distribusi

    Oktober 4, 2026

    Inflasi Kaltim Tembus 3,98 Persen, Harga Pangan dan Transportasi Jadi Beban Terbesar

    Oktober 2, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Penguatan Nilai Pancasila di Kalangan Generasi Muda

    Oktober 1, 2026

    BPSDM Kaltim Dorong Gaya Kepemimpinan yang Lebih Peka terhadap Psikologi ASN

    September 30, 2026

    36 Pekerjaan 2025 Lewati Tahun Anggaran, Sekda Kaltim Pastikan Pembayaran Sesuai Progres

    September 30, 2026

    Dinkes Kaltim Petakan Program Bermasalah, Percepatan Layanan Jadi Prioritas

    September 30, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Keluhan BBM Berulang, Pemprov Kaltim Akan Turun Pantau Distribusi

    AminahOktober 4, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Timur (Kaltim) belum sepenuhnya…

    Penumpang Angkutan Kaltim Turun, Pergerakan Udara Domestik Susut Hampir 15 Persen

    Oktober 4, 2026

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Oktober 3, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026
    1 2 3 … 3,373 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.